GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Bergetar, Warga Indonesia Bereaksi usai Skuad Asuhan Shin Tae-yong Kalah dari China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Hasil buruk timnas Indonesia kontra timnas China dengan skor 2-1 dalam lanjutan kualifikasi roud 3 piala dunia 2026, membuat masyarakat di tanah air kecewa.
Rabu, 16 Oktober 2024 - 20:20 WIB
Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • Kolase Instagram

Jakarta, tvOnenews.com - Hasil buruk timnas Indonesia kontra timnas China dengan skor 2-1 dalam lanjutan kualifikasi roud 3 piala dunia, membuat masyarakat di tanah air kecewa.

Meski begitu, masyarakat tetap antusias dan memberi dukungan penuh saat laga home melawan Jepang dan australia 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pendukung timnas Indonesia kecewa dengan hasil akhir melawan China dengan skor 2-1.

Tak terkecuali warga Rungkut Mapan Barat dan Rungkut Permai Surabaya yang menggelar nonton bareng (nobar) di masjid Al Haq juga merasa kecewa dengan hasil buruk tersebut. 

Meski Indonesia harus menelan kekalahan dengan skor 1-2, semangat para suporter tetap berkobar untuk mendukung laga-laga berikutnya.

tvonenews

Ach Khariri, salah satu jamaah Masjid Al-Haq, menyampaikan rasa kecewanya terhadap hasil akhir.

Dia juga tetap optimis bahwa Timnas Indonesia akan bangkit di pertandingan selanjutnya. 

“Meskipun kecewa, kita harus tetap mendukung Timnas. Insya Allah, dalam pertandingan melawan Jepang dan Australia, Indonesia akan bermain lebih baik, terutama saat bertanding di kandang sendiri,” ujar Khariri.

Pertandingan yang digelar di Stadion Qingdao, China, tersebut dimulai dengan penguasaan bola oleh Timnas Indonesia. Peluang pertama datang dari Witan Sulaeman pada menit ke-10.

Namun sayangnya, Witan terjatuh sebelum dapat menyelesaikan peluang tersebut.

Hingga menit ke-20, Indonesia masih memegang kendali permainan, tetapi serangan balik China pada menit ke-21 berhasil memecah kebuntuan.

Gol pertama China tercipta dari tendangan bebas yang tidak dapat diantisipasi dengan baik oleh Shayne Pattynama. Behram Abduweli berhasil mengeksekusi bola, membuat China unggul 1-0.

Menjelang akhir babak pertama, Behram kembali mencetak gol setelah menerima umpan terobosan yang akurat, membuat Indonesia tertinggal 2-0 saat memasuki jeda.

Di babak kedua, pelatih Shin Tae Yong melakukan tiga pergantian pemain, termasuk memasukkan Marselino Ferdinan dan Thom Haye untuk meningkatkan daya serang.

Meskipun Indonesia kembali mendominasi permainan, kokohnya pertahanan China membuat Tim Garuda kesulitan mencetak gol.

Pada menit ke-86, Indonesia akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol Thom Haye yang memanfaatkan lemparan jauh Pratama Arhan.

Namun, meskipun terus menekan, upaya Indonesia untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil, dan pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan China.

Meskipun menelan kekalahan, Ach Khariri dan suporter lainnya di Masjid Al-Haq tetap optimis.

“Kita sudah memberikan perlawanan yang bagus. Pertandingan melawan Jepang dan Australia pasti akan lebih berat, tapi saya yakin Timnas bisa meraih kemenangan di kandang,” tambah Khariri dengan penuh semangat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan berikutnya, Timnas Indonesia akan menjamu Jepang pada 15 November 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dukungan penuh dari suporter sangat diharapkan untuk memberikan semangat tambahan bagi para pemain Garuda agar meraih hasil maksimal.(msi/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Jadi satu-satunya pemain lokal di deretan top skor Liga 2, winger milik Bekasi City FC ini bisa dipertimbangkan oleh John Herdman untuk skuad Timnas Indonesia.
Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih
Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT