News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Bisa Jadi Standar Ganda Jika Kabulkan Permintaan Pindah Venue Timnas Indonesia vs Bahrain, Eks Persib Ini Rasakan Sendiri Kekejamannya

Bahrain secara resmi mengajukan surat permohonan untuk mengubah venue laga Timnas Indonesia vs Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Kamis, 17 Oktober 2024 - 07:11 WIB
AFC Bisa Jadi Standar Ganda Jika Kabulkan Permintaan Pindah Venue Timnas Indonesia vs Bahrain, Eks Persib Ini Rasakan Sendiri Kekejamannya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/AFC/Mohun Bagan

Jakarta, tvOnenews.com - AFC bisa menjadi standar ganda jika akhirnya mengabulkan permintaan Asosiasi Sepak Bola Bahrain untuk memindahkan laga kandang Timnas Indonesia

Bahrain secara resmi mengajukan surat permohonan untuk mengubah venue laga Timnas Indonesia vs Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika sesuai jadwal, pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 25 Maret 2025 mendatang. 

tvonenews

Namun karena ulah sendiri, Bahrain mendapatkan teror siber dari netizen Indonesia yang membuat Bahrain merasa ada ancaman khususnya pada pemain timnas mereka. 

Jika akhirnya AFC mengabulkan permohonan tersebut, maka sudah dipastikan Konfederasi Sepak Bola Asia ini memiliki standar ganda. 

Kasus permintaan untuk bermain di luar kandang tim tuan rumah ternyata pernah terjadi beberapa waktu yang lalu. 

Adalah di kompetisi antar klub kasta kedua di Asia, AFC Champions League Two 2024/2025 hal tersebut terjadi. 

Bermain di ACL Two 2024/2025, klub dari mantan pemain Persib, Alberto Rodriguez asal India, Mohun Bagan mengalami kebijakan aneh AFC. 

Dilansir dari laman Republic Bharat, Mohun Bagan awalnya bermain di wilayah Barat Grup A. Mereka pun menghadapi tim lawan dari berbagai wilayah Timur Tengah seperti Tractor FC, Ravshan, dan Al Wakrah. 

Belum sempat bertanding, Mohun Bagan menolak untuk menjalani laga tandang pertama dengan menghadapi tim asal Iran. 

Faktor keamanan pun menjadi alasan Mohun Bagan menolak bertanding. 

Seharusnya, pertandingan tersebut digelar di Stadion Yadegar e Imam, Tabriz pada 2 Oktober 2024. 

Namun satu hari sebelum pertandingan, ketegangan Iran dengan Israel membuat adanya penyerangan udara sehingga klub tak yakin melanjutkan laga tandang tersebut.

Mohun Bagan pun memberikan surat pada AFC atas keraguan mereka menjalani laga tandang tersebut. 

Alih-alih memindahkan venue, AFC memutuskan untuk mengumumkan bahwa Mohun Bagan mundur dari kompetisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pernyataannya, AFC menyebut Mohun Bagan diaanggap mengundurkan diri dari kompetisi setelah klub dilaporkan agagal bertanding melawan Tractor sesuai dengan jadwal awal. 

"Seluruh pertandingan Mohun Bagan dibaatalkan dan dianggap tak bertanding sesuai dengan regulasi kompetisi pasal 5.6, dengan alasan tersebut, tidak ada poin daan gol yang akan dihitung pada klasemen akhir grup A sesuai dengan regulasi kompetisi pasal 8.3," tulis laporan tersebut. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lakukan Ritual dengan Sosok Perempuan "Misterius" Sebelum Gali Harta Karun di Bangunan Bekas Penggilingan Padi, Dua Warga Bandung Berujung Tewas Tertimbun Longsoran Galian di Antapani

Lakukan Ritual dengan Sosok Perempuan "Misterius" Sebelum Gali Harta Karun di Bangunan Bekas Penggilingan Padi, Dua Warga Bandung Berujung Tewas Tertimbun Longsoran Galian di Antapani

Sempat melakukan ritual dengan sosok perempuan “misterius” sebelum menggali harta karun di bangunan bekas penggilingan padi, dua warga Bandung berujung tewas tertimbun longsoran galian di Antapani.
Antisipasi Virus Nipah, BBKK Surabaya Perketat Pengawasan Penerimaan Internasional di Bandara Juanda

Antisipasi Virus Nipah, BBKK Surabaya Perketat Pengawasan Penerimaan Internasional di Bandara Juanda

Dalam upaya mengantisipasi masuknya virus nipah ke Jawa Timur, BBKK Surabaya memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan internasional di Bandara Juanda.
Dikira Mata-matai Timnas Futsal Indonesia, Ternyata Ini Tujuan Pelatih Iran Tonton Langsung Laga Skuad Garuda Kontra Jepang ‎

Dikira Mata-matai Timnas Futsal Indonesia, Ternyata Ini Tujuan Pelatih Iran Tonton Langsung Laga Skuad Garuda Kontra Jepang ‎

‎Iran bakal melakoni partai final Piala Asia Futsal 2026 dengan menghadapi penantang baru. Bukan Jepang maupun raksasa Asia lainnya, namun Timnas Futsal Indonesia menjadi lawan yang harus mereka hadapi di laga pamungkas tersebut. 
Alim Suseno Ungkap Biang Kerok Jakarta Electric PLN Babak Belur Dihajar Megawati Hangestri Cs Tiga Set Langsung

Alim Suseno Ungkap Biang Kerok Jakarta Electric PLN Babak Belur Dihajar Megawati Hangestri Cs Tiga Set Langsung

Jakarta Electric PLN gagal perpanjang catatan kemenangan beruntun mereka pada gelaran Proliga 2026 memasuki seri kelima yang berlangsung di Malang, Jawa Timur.
Komisi I DPR Tegaskan Belum Bahas Anggaran Kemenhan untuk Iuran Board of Peace

Komisi I DPR Tegaskan Belum Bahas Anggaran Kemenhan untuk Iuran Board of Peace

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menegaskan bahwa hingga saat ini belum pernah ada pembahasan resmi terkait rencana penggunaan anggaran Kemenhan untuk membayar iuran Board of Peace yang nilainya disebut mencapai sekitar 1 miliar dolar AS.
Ramalan Cinta Shio 7 Februari 2026: Tikus, Macan, Kelinci, Naga hingga Babi

Ramalan Cinta Shio 7 Februari 2026: Tikus, Macan, Kelinci, Naga hingga Babi

​​​​​​​Ramalan cinta shio 7 Februari 2026: Tikus, Macan, Kelinci, Naga hingga Babi. Simak peruntungan asmara besok untuk single dan berpasangan lengkap.
background

Pekan ke-20

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT