Pelatih Legendaris di Liga Indonesia ini Heran kok Shin Tae-yong Banyak Haters-nya, Padahal Kalau di Brasil Dia...
- tvonenews.com - Ilham Giovani
tvOnenews.com - Sejak ditangani pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, Timnas Indonesia secara perlahan terus menunjukan peningkatan performa dan juga kualitas permainan.
Nama Shin Tae-yong kini seakan menjadi salah satu idola baru untuk para fans Timnas Indonesia.
Pasalnya, sejak ditangani Shin Tae-yong, Timnas Indonesia mulai menunjukan peningkatan performa.
Shin Tae-yong (sumber: tvonenews.com - Julio Tri Saputra)
Hal itu terbukti dari capaian Shin Tae-yong bersama Skuad Garuda, dimana dirinya berhasil membawa Timnas Indonesia berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Asia untuk pertama kalinya.
Tak hanya itu, di kelompok umur Shin Tae-yong sukses menorehkan catatan impresif dengan membawa Timnas Indonesia U-23 melaju hingga babak semifinal pertama kalinya.
Selain itu, STY juga membantu Timnas Indonesia untuk menjadi satu-satunya negara ASEAN yang tersisa di putaran ketiga babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Meski kini Shin Tae-yong selalu mendapatkan pujian dari masyarakat, ternyata masih ada beberapa pihak yang justru tak suka padannya.
Hal seperti itulah yang membuat pelatih legendaris di Liga Indonesia yakni Jacksen F. Tiago heran.
![]()
Jacksen F. Tiago. Sumber: Instagram/jt_jacksen_f_tiago_coach
Jacksen mengaku heran melihat masih banyak orang yang membenci Shin Tae-yong setelah berbagai prestasi yang ia ukir dengan Timnas Indonesia.
Jacksen juga menilai jika STY berhasil membawa sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi dari sebelumnya.
"Saya merasa apa yang beliau lakukan itu sungguh luar biasa. Dia mampu membawa sepak bola Indonesia ke sebuah level yang saya tidak pernah melihat satupun pelatih mampu membawa (Timnas Indonesia) sampai (ke level) saat ini," ujar Jacksen Tiago dalam bincang-bincangnya bersama Helmy Yahya di YouTube Helmy Yahya Bicara.
Selain itu, Jacksen F. Tiago juga mengatakan kalau STY bisa membawa Timnas Indonesia melewati level Asia Tenggara.
"Saya selalu bilang, bahwa kita sudah tidak membahas Asia Tenggara lagi. Boleh dikatakan bukan kita yang terbaik, tapi sudah tidak penting lagi (level Asia Tenggara), karena visi dari beliau (Shin Tae-yong) adalah mencapai level lebih tinggi," ujar Jacksen Tiago.
Load more