News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jurnalis Senior Jepang Bingung, Senegal dan Irlandia yang Favorit ke Piala Dunia Saja Tak Persoalkan Bawa Pemain Naturalisasi, tapi Timnas Indonesia...

Fenomena pemain naturalisasi yang kini diandalkan oleh Timnas Indonesia mendapat dukungan dari jurnalis veteran sekaligus pandit senior Jepang Yoshiyuki Osumi.
Minggu, 10 November 2024 - 17:25 WIB
Jurnalis Jepang bicara soal pemain naturalisasi Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Yoshiyuki Osumi, jurnalis senior di media Jepang mengaku keheranan dengan pihak yang menyindir penggunaan pemain naturalisasi oleh timnas Indonesia.

Dalam tulisannya, jurnalis senior sekaligus pandit sepak bola Jepang itu sampai membandingkan Timnas Indonesia dengan tim langganan Piala Dunia seperti Senegal dan Irlandia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Timnas Indonesia segera bersiap melakoni lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadap Jepang dan Arab Saudi.

Timnas Indonesia dituntut untuk setidaknya meraih poin dalam dua pertandingan kandang tersebut mengingat target yang ditetapkan Shin Tae-yong ialah finis empat besar.

Maka dari itu, pelatih Shin Tae-yong langsung menyiapkan 27 pemain ke Timnas Indonesia dan 13 di antaranya merupakan penggawa keturunan Eropa.

Sebagai informasi, dalam beberapa waktu terakhir pelatih Shin Tae-yong kerap memanggil sejumlah pemain naturalisasi yang berkarier di Eropa ke Timnas Indonesia.

Tercatat, beberapa prestasi gemilang diraih Timnas Indonesia, salah satunya ialah bisa mentas di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk kali pertama sepanjang sejarah.

tvonenews

Akan tetapi, walaupun kontribusi pemain naturalisasi tersebut cukup besar, namun tetap saja masih ada pihak yang cenderung kurang mendukung kiprah mereka di Timnas Indonesia.

Padahal, untuk menghadapi tim-tim kuat Asia hingga negara dari benua lain, diperlukan pemain-pemain berkualitas dengan kemampuan yang mumpuni.

Kondisi inilah yang kemudian dikritisi oleh jurnalis senior asal Jepang Yoshiyuki Osumi. Dalam sebuah artikelnya, ia mengaku heran dengan pihak yang menyepelekan program naturalisasi.

Jelang berhadapan dengan negaranya yakni Jepang, Yoshiyuki Osumi tidak sungkan menyamankan fenomena pemain naturalisasi Timnas Indonesia dengan tim Piala Dunia seperti Senegal atau Irlandia.

“Timnas Indonesia saat ini mengingatkan saya pada Senegal di Piala Dunia 2002. Hingga tahun 1990-an, Senegal bukanlah tim kuat di Afrika,” tulis Yoshiyuki Osumi di Soccer Hihyo.

“Tapi di Piala Dunia 2002, Senegal menang melawan juara bertahan Prancis dan menempati posisi kedua di grup. Mereka juga mengalahkan Swedia di babak 16 besar sebelum kalah dari Turki di perempat final,” tambahnya.

Menurut jurnalis veteran kelahiran Jepang tersebut, performa mengejutkan Senegal di Piala Dunia 2002 tak lepas dari kebijakan pelatih mereka saat itu yakni Bruno Metz yang memanggil pemain keturunan dari Prancis.

Memang, Prancis memiliki keterkaitan dengan Senegal lantaran sejarah mereka yang pernah menjajah negara Afrika tersebut pada Perang Dunia II tahun 1940-an silam.

Hal inilah yang membuat talenta berbakat Senegal banyak tersebar tidak hanya di negaranya sendiri melainkan juga di Eropa , khususnya Prancis.

“Kemajuan pesat Senegal saat itu karena menemukan pemain yang lahir atau besar di Prancis hingga menjadi pemain profesional di Eropa. Mereka memberi paspor Senegal dan melatih mereka bermain untuk tim nasional,” pungkasnya.

Terbukti setelah Piala Dunia 2002, prestasi Senegal sampai saat ini cukup diperhitungkan sebagai negara kuat asal Afrika yang mampu bersaing dengan negara lainnya.

Di sisi lain, Yoshiyuki Osumi juga mencontohkan kembali negara yang sukses dengan pemain naturalisasinya. Kali ini ada Irlandia, tetangga dekat Inggris.

Menurutnya, Irlandia sampai sekarang masih rutin mencari pemain keturunan di sepak bola Inggris. Tak sedikit dari mereka yang baru menginjak negaranya saat dipanggil timnas.

Jurnalis Jepang bicara soal pemain naturalisasi Timnas Indonesia
Jurnalis Jepang bicara soal pemain naturalisasi Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

 

“Irlandia juga melakukannya. Mereka mencari pemain yang berasal dari Irlandia di kalangan profesional Inggris dan membujuk mereka untuk mewakili Irlandia,” ujar Yoshiyuki Osumi.

“Tak jarang, para pemain pertama kali menginjakkan kaki di tanah Irlandia setelah menjadi pemain timnas,” tutupnya.

Kondisi ini mengingatkan kepada sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia asal Eropa yang baru menginjakkan kakinya di tanah air seusai dipanggil tim nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, Yoshiyuki Osumi menekankan jika pemanfaatan talenta pemain naturalisasi Timnas Indonesia layak didukung demi perkembangan sepak bola nasional.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT