News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Buka Statistik, Timnas Indonesia Tak Layak Disebut Favorit Juara Piala AFF 2024 Karena Ini

"Dari statistik tersebut terlihat bahwa Timnas Indonesia hanyalah tim kuda hitam namun belum cukup kuat untuk menjadi kandidat juara," tulis The Gioi Publishers
Rabu, 11 Desember 2024 - 09:25 WIB
Myanmar Vs Timnas Indonesia
Sumber :
  • Facebook - Myanmar Football Federation

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia disebut tak layak mendapat predikat sebagai favorit juara Piala AFF 2024.

Pendapat tersebut disampaikan salah satu media Vietnam usai melihat hasil pertandingan Timnas Indonesia vs Myanmar di Grup B.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Penilaian tersebut memang cukup masuk akal, terlebih jika melihat start bagus dari tim-tim kuat lain seperti Vietnam yang menang 4-1 atas Laos atau Thailand yang mengawali langkah mereka di Piala AFF 2024 dengan berpesta 10 gol ke gawang Timor Leste.

Seperti diketahui, Skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- hanya menang tipis 1-0 saat bertamu ke Stadion Thuwanna, Yangon pada Senin (9/12/2024) malam WIB.

Timnas Indonesia bahkan terlihat sangat kesulitan menciptakan peluang ke gawang Myanmar di laga tersebut.

Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF 2024
Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF 2024
Sumber :
  • PSSI

 

Untungnya, pergantian pemain yang dilakukan Shin Tae-yong di babak kedua cukup berdampak pada permainan Skuad Garuda.

Masuknya Rafael Struick, Victor Dethan dan Asnawi Mangkualam membuat Timnas Indonesia lebih baik ketika membangun serangan.

Nama terakhir bahkan berhasil memecah kebuntuan lewat golnya pada menit ke-76.

Statistik usai pertandingan memang memperlihatkan kedua tim bermain cukup ketat sepanjang waktu penuh.

Jumlah tembakan ke gawang hingga penguasaan bola hanya terpaut tipis meski Timnas Indonesia masih unggul dari Myanmar.

Melihat pada data tersebut, The Gioi Publishers menilai Timnas Indonesia bukan tim favorit juara pada ajang Piala AFF 2024 kali ini.

Marselino Ferdinan dan rekan-rekan disebut lebih layak menyandang predikat sebagai tim kuda hitam.

"Dari statistik tersebut terlihat bahwa kemenangan 1-0 atas Myanmar memang pantas didapatkan Indonesia, dan juga dari apa yang terjadi di laga kali ini menunjukkan bahwa Indonesia hanyalah “kuda hitam” – yang cukup berpotensi menciptakan kejutan – namun belum cukup kuat untuk menjadi kandidat serius perebutan gelar juara," tulis The Gioi Publishers.

Namun di sisi lain, mereka tetap memuji keputusan pelatih Shin Tae-yong yang menurunkan para pemain muda untuk Piala AFF 2024 kali ini.

Keputusan tersebut sangat strategis untuk meregenerasi para pemain Timnas Indonesia agar lebih kuat lagi.

Jika nantinya menjadi juara, Indonesia bakal mendapatkan hadiah yang sangat indah.

"Singkatnya, kekuatan Indonesia di Piala ASEAN sebagian besar adalah pemain generasi sepak bola Indonesia yang sedang mempersiapkan diri untuk Piala Dunia U-20 2023," tulisnya.

"Dengan apa yang telah dilakukannya bagi sepak bola tanah air, jika menjuarai Piala ASEAN 2024 terlalu indah bagi Indonesia, namun jika tidak dinobatkan, PSSI tidak akan rugi karena Piala ASEAN 2024 bukanlah segalanya dalam sepak bola Indonesia," tutupnya.

Berbicara mengenai laga kontra Myanmar, Shin Tae-yong sebenarnya sudah memprediksi timnya bakal kesulitan.

Juru taktik asal Korea Selatan itu sudah menggambarkan kalau Timnas Indonesia yang didominasi pemain muda bakal dipaksa bekerja keras untuk menghadapi Myanmar yang menurunkan tim senior.

"Kami datang ke Myanmar menjalani laga pertama ASEAN Cup 2024 (Piala AFF 2024) dan saya rasa sulit karena Myanmar menggunakan pemain senior," ujar Shin Tae-yong di sesi konferensi pers jelang pertandingan.

Timnas Indonesia sendiri menjadi tim dengan skuad termuda di ajang Piala AFF 2024.

Untuk gelaran Piala AFF 2024 kali ini, pelatih Shin Tae-yong tidak memanggil para pemain diaspora yang jadi andalan pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga.

Tercatat, nama-nama seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Kevin Diks, Maarten Paes, Thom Haye serta Ragnar Oratmangoen absen di ajang ini.

Sebagai gantinya, Shin Tae-yong memanggil para pemain muda dari kompetisi domestik seperti Muhammad Ferarri, Dony Tri Pamungkas, Kadek Arel serta Arkhan Kaka.

Terlepas daripada itu, Shin Tae-yong menyinggung terkait fokus utama skuad Garuda dalam gelaran kali ini.

Ia mengaku ingin menjadikan Piala AFF 2024 sebagai ajang persiapan dalam menatap gelaran SEA Games 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

"Kami datang ke sini juga sebagai persiapan untuk SEA Games dan Kualifikasi Piala Asia U-23 tahun depan," jelas Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harapannya pemain U-23 yang kami bawa mendapatkan banyak pengalaman di ASEAN Cup 2024," lanjutnya.

"Saya harap bahwa turnamen ini bisa membawa banyak bekal positif untuk persiapan ke dua ajang tersebut tahun depan," sambung Shin Tae-yong. (dwi/aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Basarnas Sebut 22 Korban Selamat Kapal Virgo Tertahan di Tengah Laut

Basarnas Sebut 22 Korban Selamat Kapal Virgo Tertahan di Tengah Laut

Syafii mengatakan 22 korban yang berada di Kapal Cahaya Bahari tertahan di tengah laut, namun gelombang di atas normal membuat kapal itu tidak berani mendekat.
BNN Ungkap 4,1 Juta Pengguna Narkoba di Indonesia Mengalami Peningkatan Pada Usia Remaja

BNN Ungkap 4,1 Juta Pengguna Narkoba di Indonesia Mengalami Peningkatan Pada Usia Remaja

Pencegahan penyalahunaan narkotika dilakukan BNN dilakukan dengan menyasar berbagai lingkungan yang dekat dengan generasi muda..
Operasi Pencarian Lima Jurnalis dan Kru Kapal Diperpanjang 3 Hari

Operasi Pencarian Lima Jurnalis dan Kru Kapal Diperpanjang 3 Hari

Tim SAR gabungan resmi memperpanjang operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang di Selat Sunda selama tiga hari. 
Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Pemeriksaan berlangsung untuk menggali rangkaian kejadian yang dilaporkan. Dalam proses tersebut, korban dicecar sebanyak 23 pertanyaan oleh penyidik......
Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Dalam video rekaman pengawas yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan sedang berjalan seorang diri di sebuah gang jadi korban begal pantat.
Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Trending

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Dalam video rekaman pengawas yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan sedang berjalan seorang diri di sebuah gang jadi korban begal pantat.
Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).
OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

Terkait dengan OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Budi menjelaskan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).
KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor dan Jakarta, pada Senin (14/9/2026).
Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Pemeriksaan berlangsung untuk menggali rangkaian kejadian yang dilaporkan. Dalam proses tersebut, korban dicecar sebanyak 23 pertanyaan oleh penyidik......
Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT