Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Pertanyakan Keputusan Shin Tae-yong yang Doyan Ubah Komposisi Pemain usai Timnas Indonesia Ditahan Laos di Piala AFF 2024: Sangat Merugikan 

Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo mempertanyakan keputusan Shin Tae-yong yang doyan mengubah komposisi pemain usai Timnas Indonesia ditahan Laos di Piala AFF 2024.
Jumat, 13 Desember 2024 - 08:19 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, di Piala AFF 2024
Sumber :
  • AMEC 204

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo mempertanyakan keputusan Shin Tae-yong yang doyan mengubah komposisi pemain usai Timnas Indonesia ditahan Laos di Piala AFF 2024.

Skuad Garuda harus rela ditahan imbang 3-3 oleh Laos pada matchday kedua Grup B Piala AFF 2024 di Stadion Manahan, Solo, Kamis 12 Desember 2024 malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Meski bermain di hadapan ribuan pendukungnya sendiri, Timnas Indonesia justru dibuat tertinggal dua kali oleh Laos di babak pertama. 

Tercatat, Laos unggul lebih dulu di menit ke-10 melalui gol Phousomboun Panyavong sebelum disamakan oleh tendangan Kadek Arel pada menit ke-13. 

Timnas Indonesia Vs Laos di Piala AFF 2024
Timnas Indonesia Vs Laos di Piala AFF 2024
Sumber :
  • ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA

 

Setelah itu, Laos kembali unggul kedua kalinya pada pada menit ke-14 melalui gol Phathana Phommathep yang memanfaatkan serangan balik cepat.

Namun, Timnas Indonesia kembali memaksa skor kembali sama kuat setelah sang kapten Muhammad Ferarri mencetak gol pada menit ke-19.

Skuad Garuda harus bermain dengan sepuluh orang karena Marselino Ferdinan mendapatkan kartu kuning kedua alias kartu merah pada menit ke-69.

Meski kekurangan jumlah pemain, Timnas Indonesia sempat memimpin 3-2 berkat gol kedua Ferarri pada menit ke-73. 

Sayangnya, keunggulan skuad Garuda tak berlangsung lama karena Laos sukses menyamakan skor 3-3 pada menit ke-77 melalui gol Peeter Phanthavong.

Setelah pertandingan, Kesit Budi Handoyo mempertanyakan keputusan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong soal komposisi pemain dari yang kerap berubah di starting line up.

Dia menilai kesebelasan pertama di babak kedua saat menang 1-0 atas Myanmar seharusnya menjadi sebelas pertama yang diturunkan untuk melawan Laos.

Timnas Indonesia ditahan Laos 3-3
Timnas Indonesia ditahan Laos 3-3
Sumber :
  • PSSI

 

"Ini yang membuat kita selalu bertanya-tanya kepada Shin Tae-yong yang selalu saja melakukan perubahan pemain," kata pria yang akrab disapa Bung Kesit itu, dikutip dari ANTARA.

"Padahal babak kedua lawan Myanmar sudah oke, malam ini perombakan dilakukan STY mulai penjaga gawang lini tengah, Asnawi dicadangkan Dethan juga begitu padahal kemarin mainnya oke," imbuhnya.

Lebih lanjut, Bung Kesit menyayangkan Timnas Indonesia harus ditahan oleh Laos yang notabene tim peringkat FIFA terendah di Grup B.

Terlebih, Laos sampai berhasil melesatkan tiga gol ke gawang tim Garuda yang dikawal Daffa Fasya. Hal ini dinilai sangat merugikan.

"Hasil imbang 3-3, bermain di kandang ini tentu saja sangat merugikan, apalagi sebenarnya lebih tangguh Myanmar yang kemarin kita kalahkan 1-0 dibanding dengan Laos," ujar Bung Kesit.

Dia pun menyarankan kepada STY agar melakukan perbaikan signifikan demi meraih poin penuh saat melawan Vietnam pada Minggu (15/12/2024).

Apalagi, Vietnam menjadi tim yang kuat usai mencukur Laos dengan skor 4-1 pada pertandingan pertama, Senin (9/12/2024) lalu.

"Kalau mainnya masih seperti malam ini saat lawan Vietnam berat pastinya. Vietnam main full team bagaimana mereka sangat dominan saat lawan Laos menang 4-1, jika tidak berubah berat bisa kalah kita lawan Vietnam," ungkapnya.

"Hasil imbang posisi semakin tidak enak. Jadi akan bergantung hasil lawan Vietnam, kalau kita kalah jadi wajib menang lawan Filipina di laga terakhir grup B piala AFF 2024 ini," tambahnya.

Meski imbang, Timnas Indonesia saat ini naik ke posisi pertama Grup B dengan empat poin, hasil sekali menang dan sekali imbang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skuad Garuda unggul satu poin atas Vietnam yang ada di posisi kedua dengan baru memainkan satu pertandingan.

(ant/yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT