News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku Tak Pernah Nonton Liga 1, Coach Justin Tiba-tiba Dorong Pelatih Belanda Ini Gantikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: PSSI Mau...

Coach Justin yang dikenal dengan kritik tajamnya secara terbuka mendesak PSSI untuk memecat Shin Tae-yong usai kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.
Kamis, 26 Desember 2024 - 19:56 WIB
Coach Justin dan Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra
Sumber :
  • Instagram @coachjustinl - Instagram @pieterhuistra

tvOnenews.com - Nama Justinus Lhaksana, atau yang akrab disapa Coach Justin, kembali menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola Indonesia.

Pengamat sepak bola yang dikenal dengan kritik tajamnya ini secara terbuka mendesak PSSI untuk memecat Shin Tae-yong usai kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Coach Justin juga tiba-tiba merekomendasikan pelatih asal Belanda, Pieter Huistra, sebagai pengganti ideal Shin Tae-yong.

Coach Justin ragukan kemampuan Shin Tae-yong bawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia
Coach Justin ragukan kemampuan Shin Tae-yong bawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Julio Trisaputra

 

Padahal, dalam beberapa tayangan podcast yang berseliweran di media sosial, pengamat sepak bola itu akui tak pernah menyaksikan pertandingan Liga 1.

Namun, usulannya kali ini justru menjadi bahan kritik netizen. Banyak yang mempertanyakan bagaimana Coach Justin bisa menilai kualitas seorang pelatih tanpa menyaksikan langsung Liga 1.

"Lah? Katanya gak nonton Liga 1, kok bisa nilai kualitas nih pelatih?" celetuk salah seorang netizen.

"Lah Coach lu bilang gak nonton Lig ang kok bisa tau Borneo mainnya kaya gimana? Kok bisa menyimpulkan itu pelatih bagus? Lucu lu Coach," imbuh netizen lainnya.

tvonenews

Sebagaimana diketahui Timnas Indonesia mengalami hasil buruk di Piala AFF 2024.

Dari empat laga di Grup B, skuad Garuda hanya berhasil meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.

Dengan total empat poin, Indonesia menempati posisi ketiga klasemen grup dan gagal melaju ke babak semifinal.

Kekalahan di laga penentuan melawan Filipina dengan skor tipis 0-1 pada Sabtu (21/12) di Stadion Manahan, Surakarta, menjadi pukulan telak bagi Timnas.

Hasil ini semakin memanaskan sorotan terhadap Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang sebelumnya dipuji karena membawa perubahan dalam tim.

Melansir dari channel YouTube JEBREEETmedia TV pada Selasa (24/12), Coach Justin secara blak-blakan menyatakan bahwa sudah waktunya PSSI mengganti Shin Tae-yong.

"Banyak orang bilang kita tunggu sampai Maret, kalau kita kalah kita baru pecat dia. It's too late!" ucap Coach Justin dilansir tim tvOnenews.com pada Kamis (26/12/2024).

Ia menilai, perubahan pelatih adalah langkah penting agar Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

"Kalau PSSI mau mencari pelatih yang kualitas nya bagus dan harganya murah, ambil aja pieter Huistra yang sekarang ngelatih Borneo,” kata Coach Justin tegas.

“Dia bagus, berasal dari Belanda juga kan, jadi chemistry-nya pasti dapat dengan pemain keturunan," tambah Coach Justin.

Siapa Pieter Huistra?

Pieter Huistra saat ini merupakan pelatih Borneo FC, klub Liga 1 yang tampil impresif di bawah kepemimpinannya.

Pelatih asal Belanda ini dikenal memiliki kemampuan taktik yang mumpuni dan pengalaman panjang di dunia sepak bola, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Keunggulan lain yang disebutkan Coach Justin adalah kemampuan Pieter Huistra dalam berkomunikasi.

Dengan banyaknya pemain keturunan Indonesia-Belanda di skuad Garuda, kemampuan Huistra berbahasa Belanda dan Indonesia dinilai akan memudahkan koordinasi di lapangan.

Pernyataan Coach Justin ini menuai beragam reaksi. Sebagian mendukung idenya, mengingat hasil buruk yang diraih Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.

Namun, tak sedikit pula yang mempertanyakan apakah Pieter Huistra benar-benar bisa membawa perubahan besar bagi Timnas.

Hingga saat ini, PSSI belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan dari Coach Justin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dengan kegagalan di Piala AFF 2024, tekanan terhadap Shin Tae-yong semakin besar.

Publik menunggu apakah PSSI akan mengambil langkah tegas untuk mengganti pelatih atau tetap memberikan kepercayaan kepada Shin hingga kontraknya selesai. (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT