News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Martin Kristensen, Mimpi Buruk Timnas Indonesia yang Nyaris Bawa Filipina Gagalkan Thailand ke Final Piala AFF 2024

Meski gagal membawa Filipina ke Final Piala AFF 2024, Kristensen jadi salah satu pemain yang cukup menonjol dalam skuad The Azkals -julukan Timnas Filipina.
Selasa, 31 Desember 2024 - 04:47 WIB
Bjorn Martin Kristensen nyaris bawa Filipina jegal Thailand di Semifinal Piala AFF 2024
Sumber :
  • Instagram/bjornmartink

Bangkok, tvOnenews.com - Penggawa Timnas Filipina, Martin Kristensen layak mendapat sorotan di Piala AFF 2024.

Meski gagal membawa Filipina ke partai puncak, Kristensen jadi salah satu pemain yang cukup menonjol penampilannya dalam skuad The Azkals -julukan Filipina pada ajang kali ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain timnas Indonesia, Pratama Arhan dan pencetak gol bagi Filipina, Bjorn Martin Kristensen.
Pemain timnas Indonesia, Pratama Arhan dan pencetak gol bagi Filipina, Bjorn Martin Kristensen.
Sumber :
  • Instagram/pratamaarhan8 - ASEAN United FC

 

Bjorn Martin Kristensen merupakan pemain Filipina berdarah Norwegia, ia juga merupakan satu dari banyaknya pemain Filipina yang memiliki kewarganegaraan ganda.

Sepanjang perjalanan karirnya, Bjorn Martin Kristensen selalu bermain sepakbola di Norwegia.

Mengawali karirnya melalui klub Nordstrand IF, Kristensen sempat merasakan beberapa kali pindah-pindah klub.

Grorud IL II merupakan klub ke-2 yang pernah dibela Kristensen yang kala itu bergabung pada Maret 2021.

Tak butuh waktu lama, berkat penampilan apiknya Kristensen langsung promosi ke tim utama Grorud.

Setahun kemudian akhirnya pria berpostur 183 centimeter itu memutuskan untuk hijrah ke Aalesund yang menjadi klubnya hingga saat ini.

Pada gelaran Piala AFF 2024 kali ini, stiker 22 tahun itu menjadi mimpi buruk Timnas Indonesia di fase grup.

Gol semata wayang yang dicetaknya dari titik putih membuat mimpu Garuda Muda untuk lolos dari fase grup sirna.

Terbaru, pemain bernama lengkap Martin Kristensen itu juga kembali hampir menjadi pahlawan bagi Timnas Filipina saat menghadapi Thailand di semifinal.

The Azkals yang menang 2-1 di leg pertama datang dengan kepercayaan diri tinggi saat bertandang ke Rajamangala Stadium, Senin 30 Desember 2024 malam WIB.

Martin Kristensen memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Dia baru diturunkan pelatih  pada menit ke-73 menggantikan Javier Mariona.

Masuknya Kristensen membuat lini serang The Azkals lebih mengerikan.

Tembakan spekulasinya beberapa kali memberikan ancaman serius ke gawang Thailand.

Benar saja, menit ke-84 Kristensen mencetak gol dan membuat Filipina memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim tamu pun berhasil memaksa kubu tuan rumah untuk melankutkan pertandingan ke babak tambahan.

Sayang, pada babak tambahan Thailand yang menunjukkan mental juara berhasil kembali mencetak gol tambahan sekaligus menyudahi perlawanan Filipina di babak semifinal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT