News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Kubur Mimpi Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2010, Legenda Malaysia Beri Pengakuan Menohok, Safee Sali: Untuk Menghadapi Malaysia...

Legenda Timnas Malaysia, Safee Sali berbagi cerita mengenai keberhasilannya menyingkirkan Timnas Indonesia di final Piala AFF 2010. Menurutnya Indonesia terlalu
Jumat, 3 Januari 2025 - 21:23 WIB
Safee Sali dan Cristian Gonzales
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Legenda Timnas Malaysia, Safee Sali, berbagi cerita mengenai keberhasilannya menyingkirkan Timnas Indonesia di final Piala AFF 2010. 

Safee Sali, yang kala itu menjadi momok bagi skuad Garuda, mencetak tiga gol ke gawang Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol-gol tersebut menjadi kunci kemenangan Malaysia, yang akhirnya dinobatkan sebagai juara Piala AFF untuk pertama kalinya.

Dalam wawancara di kanal YouTube Chandra Margatama, Safee Sali mengungkapkan tekanan besar yang ia rasakan ketika menghadapi Indonesia, terutama bermain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). 

"Ada (pressure), ada, karena mau datang ke stadion GBK pressure-nya udah ada," ujar Safee Sali.

Suasana di stadion yang dipenuhi oleh ribuan pendukung Timnas Indonesia menjadi tantangan besar bagi Safee dan rekan-rekannya.

Sebelum pertandingan, Safee dan pemain Malaysia lainnya diberi pengarahan untuk tidak merayakan gol secara berlebihan. 

Hal ini dilakukan demi menjaga situasi tetap kondusif di tengah tekanan yang datang dari suporter Indonesia. 

"Sebelum masuk briefing pun, kami udah disarankan oleh pihak keselamatan untuk tidak over reacting kalau kita ada celebration untuk menang atau gol," jelas Safee. 

Legenda Timnas Malaysia, Safee Sali
Legenda Timnas Malaysia, Safee Sali
Sumber :
  • REUTERS/Samsul Said

 

Meskipun demikian, Safee tetap melakukan selebrasi sederhana dengan mencium bendera Malaysia di jerseynya setelah mencetak gol.

Menurut Safee, salah satu faktor kekalahan Timnas Indonesia adalah rasa percaya diri yang berlebihan. 

Indonesia, yang sebelumnya tampil luar biasa sepanjang turnamen, mungkin meremehkan kekuatan Harimau Malaya. 

"Indonesia kan udah lolos semua peringkat, jadi untuk menghadapi Malaysia ini ya mungkin Indonesia terlalu yakin. Terlalu yakin pada kebolehan," katanya. 

Safee menambahkan bahwa dalam sepak bola, penting untuk tetap rendah hati, menghormati lawan, dan bekerja keras untuk meraih hasil terbaik.

Pada Piala AFF 2010, Timnas Indonesia dan Malaysia bertemu dua kali. Di babak penyisihan grup, Indonesia menang telak 5-1 atas Malaysia. 

Namun, di partai final, Malaysia bangkit dengan mengalahkan Indonesia melalui agregat 4-2. Leg pertama final berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, di mana Malaysia menang 3-0. 

Safee Sali mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Di leg kedua di GBK, Indonesia hanya mampu menang 2-1, sehingga Malaysia keluar sebagai juara.

Bagi Malaysia, kemenangan ini adalah sejarah baru dalam sepak bola mereka. Tim yang saat itu diasuh oleh pelatih K. 

Rajagopal berhasil memadukan pemain muda dan berpengalaman, termasuk Safee Sali yang menjadi pencetak gol terbanyak turnamen dengan lima gol. 

Di sisi lain, Indonesia, yang diperkuat bintang-bintang seperti Cristian Gonzalez dan Firman Utina, harus puas menjadi runner-up. 

Meskipun gagal juara, animo masyarakat terhadap Timnas Indonesia saat itu sangat luar biasa, dengan dukungan masif dari suporter di dalam maupun luar stadion.

Cerita Safee Sali tentang pengalaman menghadapi Indonesia di GBK memberikan pelajaran penting tentang mentalitas dan strategi dalam olahraga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam sepak bola kita tidak boleh terlalu yakin, kita harus respek pihak lawan, kita harus bekerja keras, dan insyaallah hasilnya akan ada kalau kita bekerja keras," pungkasnya. 

Kisah ini menjadi pengingat bahwa sepak bola bukan hanya tentang keahlian teknis, tetapi juga tentang sikap dan penghormatan terhadap permainan serta lawan. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Sejarah haji Indonesia dari era tanpa antrean hingga waiting list 26 tahun. Wacana war tiket kembali mencuat di tengah panjangnya antrean haji.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Rachel/Febi dihadang unggulan kelima asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dua game langsung 11-21 dan 16-21 di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka, Lowongan Nasional hingga Jalur Disabilitas Disiapkan

Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka, Lowongan Nasional hingga Jalur Disabilitas Disiapkan

Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 resmi dibuka. Tersedia berbagai posisi nasional, termasuk untuk disabilitas, dengan proses seleksi gratis.
1,5 Tahun Jadi Presiden, Prabowo Klaim Selamatkan Rp31,3 Triliun dari Kerugian Praktik Korupsi

1,5 Tahun Jadi Presiden, Prabowo Klaim Selamatkan Rp31,3 Triliun dari Kerugian Praktik Korupsi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan capaian besar pemerintahannya selama 1,5 tahun terakhir adalah mampu memulihkan kerugian negara dari praktik korupsi.
BBRI Jelang RUPST 2026: Dividen Besar Disiapkan, Saham Tertekan Jadi Sorotan Investor

BBRI Jelang RUPST 2026: Dividen Besar Disiapkan, Saham Tertekan Jadi Sorotan Investor

BBRI siap gelar RUPST 2026 dengan potensi dividen besar. Di tengah tekanan harga saham BBRI, investor menanti kepastian pembagian dividen.
Final Four Proliga 2026: LavAni Juara Putaran Pertama, Erwin Rusni Bilang Begini...

Final Four Proliga 2026: LavAni Juara Putaran Pertama, Erwin Rusni Bilang Begini...

akarta LavAni Livin' Transmedia memastikan diri sebagai juara putaran pertama Final Four Proliga 2026.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT