Belum Kesampaian di Era Shin Tae-yong, Patrick Kluivert Bisa Dekati 5 Pemain Grade A Belanda Ini untuk Timnas Indonesia
- Kolase tvOnenews / FC Utrecht / Instagram @jairoriedewald_fan / Instagram/maurozijlstra
Nama Ole Romeny sudah tak asing lagi bagi publik sepak bola Tanah Air, ia sudah pernah mengunjungi Indonesia dan ramai dibicarakan dalam beberapa bulan belakangan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengonfirmasi proses naturalisasi Ole Romeny.
"Ole Romeny Insya Allah, proses surat menyuratnya sudah lebih advance dibandingkan Jaïro Riedewald," ungkap Erick dalam konferensi pers.
"Kita juga sedang meng-approach Jairo Riedewald untuk bergabung juga ke tim nasional Indonesia, tapi apakah keburu bulan Maret, kita lihat nanti," tambahnya.
Sebelum bergabung dengan Oxford United, Ole Romeny memperkuat FC Utrecht sejak musim lalu, ia menjadi andalan di lini depan klubnya itu.
Penyerang berusia 24 tahun itu mencatat 18 penampilan dengan mencetak satu gol pada tahun pertamanya.
Kemudian pada musim 2024/2025, ia tampil 13 laga dan berhasil mencetak dua gol.
Ole Romeny dinilai bakal menjadi striker ideal bagi timnas Indonesia, mengingat laga penting yang akan segera dilakoni di grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2025 pada pertengahan Maret 2025.
Tim asuhan Patrick Kluivert akan menghadapi Australia dan Bahrain.Â
Laga perdana bagi Patrick Kluivert menjadi juru taktik tim nasional Indonesia, sekaligus pembuktian bahwa kualitasnya di atas Shin Tae-yong.
- Instagram/mittchelb
Â
Nama selanjutnya adalah Mitchel Bakker, yang disebut-sebut tengah dipantau untuk dinaturalisasi membela timnas Indonesia.
Pemain berusia 24 tahun ini tengah berkarier di kasta tertinggi Liga Prancis yakni LOCS Lille.
Pemain keturunan Indonesia dari sang kakek yang lahir di Maluku itu berposisi sebagai fullback kiri.
Namun menurut Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, masih sulit untuk melakukan proses naturalisasi karena adanya regulasi FIFA.
"Bakker agak sulit (dinaturalisasi), setelah kita cek, bukan sesuai regulasi FIFA, ibu-bapak atau kakek-neneknya, kita sedang mencari suratnya, tapi belum menemukan surat qualified sesuai aturan FIFA," ungkap Erick Thohir dalam konferensi pers baru-baru ini.
"Maunya sih (bisa membela timnas Indonesia), tingginya 189 cm dan bisa main sebagai midfielder juga," tutup mantan Presiden Inter Milan itu.
Load more