News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukti Ketegasan Shin Tae-yong saat Melatih Timnas Indonesia, Tak Segan Coret Pemain yang Berani Melakukan.....

Pelatih yang berasal dari Korea Selatan, Shin Tae-yong, terkenal sebagai orang yang sangat tegas saat dirinya diberi kepercayaan melatih Timnas Indonesia .
Senin, 13 Januari 2025 - 17:32 WIB
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY)
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, terkenal sebagai orang yang tegas saat dirinya diberi kepercayaan melatih Timnas Indonesia.

Ada banyak hal yang dilakukan Shin Tae-yong saat menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MUlai dari memangkas generasi pemain di Timnas Indonesia dengan memanggil banyak pemain muda.


Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman di Timnas Indonesia (sumber: Instagram @pssi)

Shin Tae-yong memang kerap memberi kesempatan kepada para pemain muda untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Nama seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Marselino Ferdinan, sampai Hokky Caraka merupakan pemain yang mendapatkan kesempatan membela Timnas Indonesia sejak usia muda.

Meski begitu, Shin Tae-yong dikenal sebagai sosok pelatih yang tegas dan tak kenal kompromi jika tahu anak asuhnya melakukan tindak indisipliner atau melanggar aturan yang sudah dibuatnya.

Ada beberapa pemain Timnas Indonesia yang tak segan ia tendang karena melanggar aturan yang sudah ditetapkan.

Berikut ini daftar pemain Timnas Indonesia yang pernah dicoret oleh Shin Tae-yong karena tindakan indisipliner.

1. Ramai Rumakiek

Ramai Rumakiek. (Antara)

Pertama ada pemain andalan Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Asia 2023, Ramai Rumakiek yang menjadi korban ketegasan STY.

Dikabarkan jika Ramai Rumakiek sempat mendapatkan panggilan untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia (TC) di Korea Selatan.

Namun, Ramai Rumakiek justru tidak memberikan respons panggilan dari STY meski sempat beralasan cedera.

Alhasil, Shin Tae-yong pun mencoret Ramai Rumakiek dari skuad Timnas Indonesia dan belum pernah memperkuat Pasukan Garuda lagi.

2. Rifad Marasabessy


Rifad Marasabessy. (PSSI)

Kemudian ada Rifad Marasabessy yang juga harus menerima kenyataan pahit tak lagi mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia.

Beredar kabar jika Rifad Marasabessy dicoret dari Timnas Indonesia karena melakukan tindak indisipliner.

Kabarnya, kala itu Rifad Marasabessy terlambat berkumpul di tempat menginap Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui jika ketika itu, Timnas Indonesia diminta untuk datang satu jam sebelum jam makan siang.

Namun, Rifad justru menghilang tanpa ada kabar dan terlambat datang ke tempat berkumpul.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT