News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! Shin Tae-yong Kerja di Kepolisian Korea Selatan usai Dipecat PSSI sebagai Pelatih Timnas Indonesia, Ini Tugasnya

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong langsung mendapat pekerjaan baru di Korea Selatan usai resmi dipecat PSSI.
Rabu, 29 Januari 2025 - 17:26 WIB
Shin Tae-yong Kerja di Kepolisian usai Resmi Dipecat sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kantor Polisi Yeongdeok

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong langsung mendapat pekerjaan baru di Korea Selatan usai resmi dipecat PSSI.

Shin Tae-yong resmi dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia oleh PSSI pada 6 Januari 2025 lalu, setelah lima tahun melatih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Posisi Shin Tae-yong akhirnya digantikan oleh Patrick Kluivert, yang diberikan kontrak dua tahun untuk menangani Timnas Indonesia.

Dia akhirnya kembali ke negaranya, Korea Selatan melalui bandara Soekarno Hatta pada Minggu (26/1/2025) malam WIB.

tvonenews

Saat akan kembali ke Korea Selatan, ratusan suporter skuad Garuda pun mengiringi kepulangan Shin Tae-yong dan asisten lainnya.

Beberapa hari setelah tiba di Korea Selatan, pelatih berusia 54 tahun tersebut langsung mendapat pekerjaan.

Bukan berhubungan dengan sepak bola seperti yang digelutinya selama ini, Shin Tae-yong justru kerja di Kepolisian Korea Selatan.

Dikutip dari media Korea Selatan, Gukjenews, Kantor Polisi Yeongdeok menunjuk Shin Tae-yong sebagai duta hubungan masyarakat.

Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat hendak pulang ke Korea Selatan.
Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat hendak pulang ke Korea Selatan.
Sumber :
  • tvOnenews.com / Taufik Hidayat

 

Eks pelatih Timnas Korea Selatan itu bertugas untuk melindungi kelompok rentan secara sosial dalam pekerjaannya.

Shin Tae-yong yang berasal dari Yeongdeok bertugas untuk memaksimalkan efek promosi guna melindungi kelompok yang rentan secara sosial.

Termasuk juga dari kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan terhadap anak dan orang tura, serta phising suara.

"Berkat kerja keras polisi, mayoritas warga menjalani kehidupan yang aman, dan saya akan secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan duta hubungan masyarakat Kepolisian Yeongdeok untuk melindungi kelompok rentang secara sosial, termasuk remaja di kampung halaman saya, Yeongdeok," ujar Shin Tae-yong.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • AFC

 

Rencananya, Shin Tae-yong akan melakukan beberapa kegiatan promosi bersama Kantor Kepolisian Yeongdeok selama dua tahun ke depan.

Shin Tae-yong sendiri mengaku mendapat tawaran melatih dari beberapa tim usai dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia.

"Pernah ada tawaran dan saya ingin istirahat dulu," ujar Shin Tae-yong sebelum kepulangan ke Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dia menegaskan bahwa Timnas Indonesia sudah sangat dicintainya dan berharap suporter terus berikan dukungan.

"Jujur bagaimanapun pemain-pemain timnas sudah seperti anak saya. Walaupun ganti pelatih, para pemain jangan kecewa dan harus berusaha membangun chemistry yg baik dengan pelatih yang baru, saya berdoa agar timnas bisa mendapatkan tiket ke Piala Dunia 2026," ucapnya. (fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Kondisi penerbangan nasional saat ini tengah berada dalam tekanan berat menyusul meluasnya kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo di Mako Polairud Tangerang Selatan (Tangsel), menyisakan duka mendalam sekaligus tanya besar bagi keluarga. 
Penyelundupan Narkoba di Rutan Kelas I Medan Terbongkar, Ketelitian Petugas Jadi Kunci

Penyelundupan Narkoba di Rutan Kelas I Medan Terbongkar, Ketelitian Petugas Jadi Kunci

Aksi nekat seorang perempuan berinisial ES berhasil digagalkan oleh petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan, Sumatera Utara. 
Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Kematian Zulkarnain (10), bocah difabel di Rungkut, Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap adanya kejanggalan.
Prancis Membara: 1.800 Orang Ditangkap, Ratusan Polisi Tumbang dalam Kerusuhan Mencekam

Prancis Membara: 1.800 Orang Ditangkap, Ratusan Polisi Tumbang dalam Kerusuhan Mencekam

Gelombang protes nasional yang dipicu oleh tingginya biaya hidup di Prancis berubah menjadi mimpi buruk bagi pemerintah. 
Respons Berkelas Igor Tolic Usai Persib Tundukkan Persik 1-0, Sanjung Karakter Pantang Menyerah Maung Bandung

Respons Berkelas Igor Tolic Usai Persib Tundukkan Persik 1-0, Sanjung Karakter Pantang Menyerah Maung Bandung

Pelatih Persib, Igor Tolic, memuji kerja keras para pemain saat mengalahkan Persik. Kerja keras tersebut diperlihatkan hingga Maung Bandung amankan poin penuh.

Trending

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Survei Terbaru Adidaya Institute: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Tembus 60,3 Persen, Bagaimana Gibran?

Survei Terbaru Adidaya Institute: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Tembus 60,3 Persen, Bagaimana Gibran?

Menjelang peringatan dua tahun masa pemerintahan, kinerja Presiden Prabowo Subianto mendapatkan apresiasi yang cukup signifikan dari masyarakat. 
Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Kematian Zulkarnain (10), bocah difabel di Rungkut, Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap adanya kejanggalan.
Tonton Langsung IWL, John Herdman Blak-blakan Akui Ingin Putrinya Bisa Bermain di Indonesia

Tonton Langsung IWL, John Herdman Blak-blakan Akui Ingin Putrinya Bisa Bermain di Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengaku ingin putrinya bisa bermain di liga Tanah Air.
Prancis Membara: 1.800 Orang Ditangkap, Ratusan Polisi Tumbang dalam Kerusuhan Mencekam

Prancis Membara: 1.800 Orang Ditangkap, Ratusan Polisi Tumbang dalam Kerusuhan Mencekam

Gelombang protes nasional yang dipicu oleh tingginya biaya hidup di Prancis berubah menjadi mimpi buruk bagi pemerintah. 
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan jelang Piala Asia 2027. Ayase Ueda, ujung tombak Jepang yang berada satu grup dengan Skuad Garuda, harus absen.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Menjelang dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Komunitas Melek Politik menggelar aksi serap aspirasi masyarakat di Taman Ayodya, Blok M, Jakarta, Sabtu (17/10). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT