News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Baik Patrick Kluivert Jangan Memaksakan Diri, Legenda Timnas Indonesia Ingatkan saat Lawan Australia Nanti...

Salah satu pemain legenda Timnas Indonesia mengungkapkan pandangannya soal taktik yang akan dipakai Patrick Kluivert saat menghadapi Australia pada Maret nanti.
Senin, 10 Februari 2025 - 10:22 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Salah satu legenda Timnas Indonesia, Yeyen Tumene berbicara soal pandangannya seputar rencana Patrick Kluivert dalam menghadapi Australia pada Maret mendatang.

Yeyen Tumena merupakan mantan pemain Timnas Indonesia yang kerap membela Skuad Garuda, salah satunya pada Piala Asia 1996.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di level klub, Yeyen Tumena berhasil membawa PSM Makassar juara Liga Indonesia pada 1999-2000.

Ia juga pernah membawa Persebaya Surabaya juara Liga Indonesia tahun 2004.

Di bidang kepelatihan, Yeyen Tumena pernah mendampingi Simon McMenemy sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia.

Tak heran jika pandangan Yeyen Tumene terhadap kondisi Timnas Indonesia saat ini bisa menjadi masukan bagi Patrick Kluivert.

Apalagi melihat fakta bahwa Timnas Indonesia saat ini membutuhkan hasil positif di 4 laga yang tersisa.

Salah satu laga terdekat yang akan dihadapi Timnas Indonesia adalah melawan Australia pada Maret mendatang.

Yeyen Tumena menilai Patrick Kluivert tak akan serta merta langsung menerapkan strategi total football alias bermain terbuka melawan Australia nanti.

"Kalau saya melihatnya (Timnas Indonesia) bermain terbuka belum tentu," ujar Yeyen Tumena, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Nusantara TV.

Dasar dari prediksi Yeyen Tumena ini adalah target awal Timnas Indonesia yang hanya mengincar 1 poin saat melawan Australia.

"Karena targetnya adalah 1 poin," kata Yeyen Tumena.

"Artinya, dengan clean sheet kita 1 poin," lanjutnya.

Dengan menahan imbang Australia tanpa harus kebobolan, Timnas Indonesia bisa membawa pulang 1 poin.

Untuk meraih hasil imbang, Yeyen Tumena menduga Patrick Kluivert akan lebih menggabungkan taktik bertahan dan menyerang.

"Kalau tidak kebobolan minimal kita tidak kalah, maka saya akan melihat mereka akan combine tactical defending untuk counter attack dengan bagaimana mungkin akan bertahan di middle area," jelas Yeyen Tumena.

Justru kata Yeyen Tumena, akan sangat berisiko bagi Patrick Kluivert jika memaksakan taktik total football saat melawan Australia nanti.

"Ada risiko yang akan muncul ketika dia main terbuka maka ada area besar di belakang pertahanan, nah ini risiko paling besar untuk sebuah tim kebobolan," ujar Yeyen Tumena.

"Jadi saya melihat mereka akan mencoba memainkan bertahan di lapangan tengah, memanfaatkan kecepatan pemain Timnas Indonesia melakukan counter dan juga tidak lupa mengamankan pertahanan untuk clean sheet," lanjutnya.

Melihat risiko besar tersebut, lebih baik Patrick Kluivert jangan memaksakan diri untuk memainkan total football karena justru bisa membuat Timnas Indonesia mengalami kekalahan.

Dengan bermain aman, Timnas Indonesia bisa mengamankan 1 poin untuk selanjutnya fokus mengincar kemenangan di laga kandang melawan China dan Bahrain.

Saat masih dilatih oleh Shin Tae-yong, Timnas Indonesia berhasil menahan imbang Australia di Stadion GBK.
(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

Trending

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT