News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Firman Utina? Legenda Timnas Indonesia itu Ternyata Sekarang jadi...

Masih ingat dengan Firman Utina sekarang? Tak disangka pemain legenda Timnas Indonesia itu kini ternyata malah jadi...
Rabu, 19 Februari 2025 - 13:45 WIB
Firman Utina saat berseragam Pelita Jaya.
Sumber :
  • Instagram/firmanutina1515

tvOnenews.com - Firman Utina adalah salah satu legenda sepak bola Indonesia yang memiliki karier cemerlang, baik di level klub maupun tim nasional.

Lahir di Manado pada 15 Desember 1981, namanya pertama kali dikenal saat bermain untuk Persita Tangerang pada tahun 2001 setelah tampil mengesankan bersama klub asal kampung halamannya, Persma Manado.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karier Firman Utina mulai menanjak ketika ia bergabung dengan Persita Tangerang, di mana ia menjadi salah satu gelandang tengah terbaik yang dimiliki Indonesia.

Kepindahannya ke Persita tak lepas dari peran Benny Dollo, yang menjadi mentor dan terus mendukungnya, bahkan saat keduanya melanjutkan perjalanan di Timnas Indonesia.

Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina
Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina
Sumber :
  • Antara/Bayu Kuncahyo

 

Firman Utina kemudian menarik perhatian klub-klub besar di tanah air, dan sempat memperkuat Arema Malang, Pelita Jaya, Persija Jakarta, Persib Bandung, hingga Sriwijaya FC.

Ia juga berhasil membawa Persib Bandung meraih gelar Liga Super Indonesia pada tahun 2014 dan Piala Presiden pada tahun 2015.

Di level timnas Indonesia, Firman menjadi pemain andalan, terutama di bawah kepelatihan Benny Dollo, dan bahkan dipercaya sebagai kapten tim.

Selain itu, pemain yang mengakhiri karier profesionalnya di Bhayangkara FC ini pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Indonesia dan meraih gelar di Piala AFF.

Bagaimana kabar Firman Utina kini?

Dengan pengalaman dan banyaknya trofi yang diraihnya sebagai pemain, Firman Utina sebenarnya memiliki modal kuat untuk menjadi pelatih di klub Liga 1 atau Liga 2.

Mantan Pemain Timnas Indonesia, Firman Utina
Mantan Pemain Timnas Indonesia, Firman Utina
Sumber :
  • Instagram @firmanutina1515

 

Terlebih lagi, ia kini telah memegang lisensi A-AFC.

Namun, Firman memilih membina pemain muda terlebih dahulu dengan mendirikan akademi sepak bola yang memakai namanya sendiri pada 2016.

Firman Utina pernah terlihat mendampingi akademi sepakbola miliknya FU15 Football Academy.

Tim tersebut mengikuti sebuah turnamen kelompok usia 10 dan 12 tahun bertitel Anniversary Reklamindo Football Persada pada 25-26 November 2023.

"Sepak bola itu terus berkembang setiap waktu. Jadi sebagai pelatih, saya harus belajar dari bawah. Bagi saya, seorang pemain hebat tak otomatis menjadi pelatih hebat pula," tegas Firman dalam channel Bobotoh TV.

Menurutnya, apa yang ia lakukan adalah untuk membantu kemajuan sepak bola Indonesia.

Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina
Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina
Sumber :
  • Antara/Bayu Kuncahyo

 

Seorang pelatih tidak hanya bertugas untuk mengembangkan pemain, tetapi juga menjaga mereka sesuai dengan kategori usia mereka.

Firman juga mengingat pesan dari Alfred Riedl, mantan pelatih Timnas Indonesia.

Alfred Riedl mengatakan bahwa melatih pemain Timnas itu seperti melatih pemula. Artinya, tugas pelatih adalah menanamkan dasar-dasar sepak bola yang baik sejak dini.

Namun, Firman menegaskan bahwa ia tidak tertarik untuk bergabung dengan PSSI, meskipun saat ini ia sudah belajar tentang organisasi dengan menjabat sebagai Presiden APPI (Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia) pada periode 2018-2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perjalanan karier kepelatihannya, Firman sudah berhasil membina beberapa pemain muda, salah satunya Kafiatur Rizky yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-17.

Terbaru, sejak 1 Juli 2024 lalu Firman Utina menjabat sebagai asisten pelatih klub Liga 1, Dewa United. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT