Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Patrick Kluivert Berani Tegas? Dulu Tak Ada Ampun, Para Pemain ini Pernah Dicoret Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia, Kebanyakan Gara-gara...

Apakah Patrick Kluivert berani tegas? seperti mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang dikenal tak pandang bulu kepada para pemain, menindak tegas..
Kamis, 20 Februari 2025 - 12:24 WIB
Kolase foto Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong, mantan pelatih timnas Indonesia.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ FIFA / Tim tvOnenews - Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Banyak yang mempertanyakan apakah Patrick Kluivert punya sikap tegas seperti pendahulunya di kursi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong memiliki sikap tegas kepada para pemain, tanpa pandang bulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah sikap itu ada pada diri Patrick Kluivert? yang kini menjadi pelatih baru Timnas Indonesia, dan akan membawa Thom Haye dan kawan-kawan bertarung di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Salah satu yang mungkin teringat adalah ancaman kepada Marselino Ferdinan pada laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi.

Seperti kejadian baru-baru ini saat Shin Tae-yong mengancam Marselino Ferdinan untuk ditarik keluar (diganti) jika tidak mengikuti taktik yang sudah diinstruksikan.

Meski saat itu Marselino Ferdinan bermain bagus saat mencetak gol pertama di babak pertama saat Indonesia melawan Arab Saudi di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Tim kepelatihan Timnas Indonesia, Alex Pastoor (kiri), Patrick Kluivert (tengah), dan Denny Landzaat (kanan).
Tim kepelatihan Timnas Indonesia, Alex Pastoor (kiri), Patrick Kluivert (tengah), dan Denny Landzaat (kanan).
Sumber :
  • X/Mike Verweji

 

"Marselino itu di mata kita sudah pahlawan karena di babak pertama sudah cetak satu gol. Sebagai pelatih kamu gak ikut taktik aku,'kalau kamu tetap main begini, aku tarik keluar," ucap Greg atas situasi saat STY mencoba memberi instruksi ke Marselino.

"Marselino bilang ke dia (STY), kasih aku waktu lagi, aku akan cetak gol. Oke ini cerita yang bagus, tetapi cerita yang bagus lainnya adalah Shin Tae-yong ini tetap (utamakan) kerja sama, kamu gak kerja sendiri, kamu bekerja dengan orang lain di tim. Kamu harus ikut apa yang aku mau," tutur Greg Nwokolo.

Dia menerangkan secara jelas tentang cara atau dunia sepak bola, seperti harus ikuti instruksi pelatih." Di sini i'm the boss, itu cara sepak bola," ujarnya.

Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong telah memberikan kesempatan dengan memanggil beberapa pemain yang berkembang untuk membela tim Garuda, tapi malah disia-siakan.

Shin Tae-yong perlahan membuktikan bahwa Timnas Indonesia mampu menunjukkan permainan terbaiknya di level Asia hingga mendapatkan hasil yang maksimal.

STY juga berhasil melahirkan pemain muda berbakat seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, hingga Marselino Ferdinan, hal itu efek positif dari potong generasi yang dilakukannya.

Pelatih asal Korea Selatan itu memiliki kriteria khusus terkait pemain yang bakal ia panggil untuk membela Timnas Indonesia. 

STY bukan melihat hanya skill dan kemampuan saja, tapi juga mempertimbangkan kedisiplinan dari individu para pemain yang bakal tampil untuk skuad Garuda. 

Ia bahkan tak segan untuk mencoret para pemain yang menurutnya tidak memiliki kedisiplinan hingga tak lagi memanggil para pemain itu.

Berikut ini sejumlah pemain yang menyia-nyiakan panggilan dari Timnas Indonesia dengan berbagai alasan yang tidak memenuhi aturan dari Shin Tae-yong.

Osvaldo Haay saat membela Timnas Indonesia
Osvaldo Haay saat membela Timnas Indonesia
Sumber :
  • ANTARA/Sigid Kurniawan/foc

 

Nama dari Osvaldo Haay sempat mencuat saat dia tampil gemilang membela timnas Indonesia di ajang SEA Games 2019 di Filipina lalu.

Di bawah asuhan Indra Sjafri, timnas Indonesia U-22 berhasil menjuarai Piala AFF U-22 2019.

Osvaldo Haay berhasil mencuri perhatian pecinta sepak bola tanah air saat tampil impresif sepanjang turnamen antar negara ASEAN itu.

Di ajang SEA Games 2019, Osvaldo Haay berhasil meraih titel top skor atau pencetak gol terbanyak dengan torehan 8 gol sepanjang turnamen.

Mantan pemain Persebaya itu juga sempat menjadi andalan pelatih Shin Tae-yong sebagai ujung tombak Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Namun sayang, ia justru menyia-nyiakan kepercayaan dari Shin Tae-yong dan melakukan tindakan indisipliner ketika dirinya tak hadir di TC Timnas Indonesia jelang Kualifikasi Piala Asia 2023.

Saat itu, Osvaldo Haay mengaku sakit tetapi tak berselang lama dirinya bermain untuk klubnya Persija Jakarta dalam tiga pertandingan Liga 1 2021-2022. 

Di mana alasan tersebut yang membuat Shin Tae-yong tidak lagi tertarik memakai jasa Osvaldo Haay di Timnas Indonesia dan lebih percaya dengan Ramadhan Sananta.

Rifad Marasabessy
Rifad Marasabessy
Sumber :
  • PSSI

 

Bek tengah Arema FC, Rifad Marasabessy pernah tidak hadir dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang kualifikasi Piala Asia 2023 menghadapi Taiwan pada tahun 2021 lalu.

Merespons hal tersebut, Shin Tae-yong langsung mengambil tindakan tegas dengan mencoret Rifad Marasabessy dari daftar pemain Timnas Indonesia untuk turnamen tersebut.

Ramai Rumakiek
Ramai Rumakiek
Sumber :
  • PSSI

 

Pemain kelahiran Jayapura 19 April 2002 ini pernah menjadi pilihan di lini serang di skuad asuhan Shin Tae-yong di kualifikasi Piala Asia 2023.

Ramai Rumakiek sempat menolak panggilan Shin Tae-yong ketika dirinya dipersiapkan dalam skuad Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021 Vietnam.

Dia menjadi salah satu dari 29 pemain yang terdaftar di skuad Shin Tae-yong untuk melakukan pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan.

Namun hingga waktu yang ditentukan tiba, Ramai Rumakiek tidak memberikan respons panggilan dari STY meski sempat beralasan cedera.

Ramai Rumakiek pun dicoret dari skuad SEA Games 2021 setelah mendapat sanksi.

Hal itulah yang membuat Shin Tae-yong pada akhirnya tidak lagi memanggil Ramai Rumakiek hingga menutup kesempatannya untuk membela Timnas Indonesia.

Kemudian dirinya mendapatkan kesempatan kedua dari Indra Sjafri di ajang Asian Games 2022.

Dia pun tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, Ramai Rumakiek menunjukkan performa apik saat timnas Indonesia U-24 menang atas Kirgistan 2-0 pada laga pertama Grup F sepak bola Asian Games 2022, Selasa (19/9/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Pemain Persipura Jayapura ini menjadi pemecah kebuntuan skuad timnas lewat gol yang ia cetak di menit ke-58.

Hingga kini Ramai Rumakiek tidak pernah lagi dipanggil ke timnas Indonesia, padahal umurnya masih tergolong muda untuk masuk skuad timnas Indonesia U-23. (far/ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 28 Juni 2026, di antaranya Gemini ada rezeki mengalir hingga Taurus paling bersinar.
Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari pernikahan semakin dekat? Nathalie Holscher beri kode lewat foto prewedding terbaru bersama Aripat.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT