News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melihat Peta Kekuatan Sepak Bola Asia di 2025

Inisiatif seperti peningkatan jumlah slot untuk tim Asia di Piala Dunia FIFA dari empat menjadi delapan tim juga memberikan peluang lebih besar.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 7 Maret 2025 - 10:21 WIB
Wejangan Jay Idzes untuk Pemain Baru Timnas Indonesia, Sosok Kapten yang Amanah: Pesan Saya....
Sumber :
  • Timnas Indonesia

Kolaborasi regional dan pengembangan sumber daya manusia

Kolaborasi antara FIFA dan negara-negara ASEAN juga menunjukkan komitmen untuk mentransformasi sepak bola di kawasan tersebut. Dengan pembukaan kantor FIFA di Jakarta pada November 2023, diikuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan ASEAN, diharapkan sinergi antara pemangku kepentingan sepak bola di Asia Tenggara dapat ditingkatkan. Langkah ini mencakup workshop dan inisiatif yang berfokus pada tata kelola keuangan dan pengembangan kapasitas. ​

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, program FIFA Football Executive Programme yang diselenggarakan di Jakarta pada Mei 2024 melibatkan perwakilan dari 29 asosiasi anggota FIFA di Asia dan Oseania. Program ini bertujuan untuk membekali para eksekutif sepak bola dengan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan organisasi sepak bola, termasuk perencanaan anggaran, pengadaan, dan manajemen krisis.

Fokus pada pengembangan usia dini dan manajemen olahraga

Di tingkat nasional, beberapa negara Asia telah menjalin kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas sepak bola mereka. Di Indonesia sendiri, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan La Liga Asia untuk mengembangkan pembinaan usia dini dan manajemen olahraga.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, menekankan pentingnya pembinaan sepak bola dari tingkat akar rumput dan berharap sinergi ini dapat meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.

Tantangan dan prospek ke depan

Meskipun terdapat kemajuan signifikan, tantangan masih ada. Dominasi tradisional Eropa dan Amerika Selatan dalam sepak bola dunia bukanlah sesuatu yang mudah untuk diatasi. Namun, dengan investasi yang berkelanjutan dalam infrastruktur, pengembangan pemain muda, peningkatan standar liga domestik, dan kolaborasi regional yang erat, Asia memiliki potensi untuk mempersempit kesenjangan tersebut.​

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inisiatif seperti peningkatan jumlah slot untuk tim Asia di Piala Dunia FIFA dari empat menjadi delapan tim juga memberikan peluang lebih besar bagi negara-negara Asia untuk berkompetisi di level tertinggi. Hal ini diharapkan dapat mendorong investasi lebih lanjut dan meningkatkan standar sepak bola di seluruh benua. ​

Secara keseluruhan, sepak bola Asia berada di jalur yang tepat menuju transformasi yang signifikan. Melalui komitmen dari berbagai pemangku kepentingan dan dukungan dari organisasi internasional seperti FIFA, masa depan sepak bola Asia tampak cerah. Namun, perjalanan menuju tingkat kompetitif yang setara dengan Eropa dan Amerika Selatan memerlukan upaya berkelanjutan, strategi yang tepat, dan dedikasi dari semua pihak yang terlibat.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SPBU Swasta di Kota Bandung Tutup Tak Lagi Melayani Pengisian BBM

SPBU Swasta di Kota Bandung Tutup Tak Lagi Melayani Pengisian BBM

Kondisi stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU swasta, seperti Shell dan Vivo di Kota Bandung tutup alias tak melayani pengisian BBM. 
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Lakukan Tendangan Kungfu ke Lawan, Terancam Dapat Sanksi Berat

Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Lakukan Tendangan Kungfu ke Lawan, Terancam Dapat Sanksi Berat

Aksi tendangan “kungfu” Fadly Alberto di laga EPA U-20 viral dan menuai kecaman. Bintang muda timnas Indonesia itu kini terancam dapat sanksi berat dari PSSI.
Kronologi Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Maluku Tenggara, Dua Pelaku Diringkus dalam Waktu Singkat

Kronologi Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Maluku Tenggara, Dua Pelaku Diringkus dalam Waktu Singkat

Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas di Bandara Karel Sadsuitubun setelah diserang OTK, pada Minggu (19/4/2026).
Sosok Guru yang Diolok-olok Muridnya di Purwakarta Terungkap, Disegani dan Penyayang

Sosok Guru yang Diolok-olok Muridnya di Purwakarta Terungkap, Disegani dan Penyayang

Sosok guru yang diolok-olok muridnya di Purwakarta diungkap sejumlah alumni di media sosial. 
Warga Cidadap Kota Bandung Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan di Lereng Gunung

Warga Cidadap Kota Bandung Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan di Lereng Gunung

Warga Kelurahan Ledeng, Cidadap, Kota Bandung, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang diduga berjenis kelamin perempuan di bawah lereng dekat aliran sungai.

Trending

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Kurang dari 120 menit setelah insiden yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, polisi dapat membekuk para pelaku. 
Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Jordy Wehrmann ungkap proses naturalisasinya. Gelandang Madura United berdarah Indonesia itu mengaku siap bela Garuda kapan saja dipanggil.
Respons Kilat Dedi Mulyadi Usai Dengar Curhatan Siswa Soal Gedung Sekolah yang Jadi Sarang Ular  dan Mirip Hutan di Bekasi

Respons Kilat Dedi Mulyadi Usai Dengar Curhatan Siswa Soal Gedung Sekolah yang Jadi Sarang Ular dan Mirip Hutan di Bekasi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons cepat curhatan siswa soal salah satu gedung sekolah di Kabupaten Bekasi yang jadi sarang ular dan mirip hutan.
Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Arsenal masih bertahan di puncak klasemen Liga Inggris 2025/26, tetapi posisi mereka makin terancam setelah keunggulan atas Manchester City menipis menjadi tiga poin usai pekan ke-33.
Jika Iran Batal Tampil di Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia dan 2 Negara Ini Dinilai Pantas Rebut Tiket Playoff

Jika Iran Batal Tampil di Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia dan 2 Negara Ini Dinilai Pantas Rebut Tiket Playoff

Wacana Iran mundur dari Piala Dunia 2026 membuka peluang bagi Timnas Indonesia. Pengamat menyebut tiga negara Asia layak berebut tiket playoff.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT