News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanda-tanda Bahrain Takut Bertemu Timnas Indonesia? Ternyata Mau Lawan Garuda Saja, The Reds sampai Harus Siapkan...

Jelang hadapi Timnas Indonesia di laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Bahrain sampai lakukan hal ini.
Minggu, 9 Maret 2025 - 19:31 WIB
Timnas Bahrain.
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Laga krusial antara Timnas Indonesia dan Bahrain akan segera berlangsung pada 25 Maret 2025.

Kedua tim kini tengah mempersiapkan diri untuk pertandingan yang diyakini akan berjalan sengit dan penuh tantangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahrain, yang akan bertandang ke Indonesia, nampaknya telah memulai persiapan mereka dengan sangat serius.

Baru-baru ini, Dragan Talajic, pelatih Timnas Bahrain, dikabarkan telah memanggil 26 pemain untuk memperkuat skuadnya.

Timnas Indonesia patut waspadai Bahrain 100 persen
Timnas Indonesia patut waspadai Bahrain 100 persen
Sumber :
  • AFC

 

Yang menarik, dari 26 pemain yang dipanggil tersebut, sekitar 8 pemain di antaranya merupakan penyerang.

Langkah ini menandakan bahwa Bahrain tidak akan menganggap remeh Timnas Indonesia dan ingin tampil maksimal di laga nanti.

Bahrain, yang baru saja meraih gelar juara Piala Teluk, tentu berada dalam momentum positif.

Dengan skuad yang semakin solid dan pengalaman bertanding yang terus berkembang, Bahrain diprediksi akan menargetkan dua kemenangan di bulan Maret ini.

Mereka tahu, Indonesia merupakan lawan yang tak bisa dianggap enteng, setelah pada leg pertama sebelumnya, Timnas Indonesia berhasil menahan imbang Bahrain.

Pundit sepak bola Indonesia, Binder Singh atau yang lebih akrab disapa Bung Binder, memberikan pandangannya mengenai keputusan Bahrain untuk membawa banyak penyerang dalam skuad mereka.

Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • AFC

 

"Yang menarik bagi saya, dari 26 pemain yang dipanggil oleh pelatih Timnas Barhrain, ada sekitar 8 pemain yang bisa bermain di lini depan," ujar Bung Binder dikutip dari kanal YouTube Bola Bung Binder.

Menurut Bung Binder, keputusan ini mencerminkan ambisi Bahrain untuk meraih kemenangan melawan Indonesia.

Bung Binder juga menyoroti bahwa dengan banyaknya penyerang yang dipanggil, kemungkinan besar Bahrain akan mengusung permainan menyerang saat bertanding melawan Timnas Indonesia.

"Nah, ini yang membuat saya penasaran ini. Apakah jangan-jangan Bahrain ini menargetkan kemenangan di 2 pertandingan mereka di bulan Maret ini? Bisa saja, karena mereka sekarang berada dalam posisi yang cukup baik setelah menjadi Juara Piala Teluk," jelasnya.

Ini tentu menjadi tantangan bagi Indonesia, namun juga bisa menjadi keuntungan besar jika Timnas Indonesia mampu memanfaatkan strategi serangan balik (counter attack).

Indonesia, yang dikenal memiliki kecepatan para pemain depan, memiliki keunggulan dalam memanfaatkan peluang serangan balik. Menurut Bung Binder, jika Bahrain berani bermain menyerang di stadion Gelora Bung Karno (GBK), Indonesia bisa memanfaatkan celah yang ada untuk mencetak gol cepat melalui counter attack.

"Jika mereka menargetkan total 6 poin itu sebetulnya keuntungan juga bagi Timnas Indonesia kita, karena jika Bahrain berani tampil menyerang di GBK, itulah yang akan menguntungkan Timnas kita karena Timnas Indonesia kita itu sebetulnya punya pemain-pemain yang cepet di depan," kata pundit sepak bola Indonesia itu.

"Jika nanti Bahrain berani bermain menyerang tentu Timnas kita akan bisa memanfaatkan yang namanya proses counter attack, yang kita tahu bahwa itulah keunggulan dari Timnas Indonesia," lanjutnya.

Bung Binder menegaskan bahwa yang terpenting bagi Timnas Indonesia adalah bermain dengan taktik yang matang.

Permainan indah atau terus-menerus menyerang bukanlah prioritas utama. Yang paling penting adalah bagaimana tim bisa bermain secara taktis, sesuai dengan kekuatan dan kelemahan lawan.

Game plan yang tepat adalah kunci utama. Timnas Indonesia harus bermain dengan taktis, dan yang terpenting adalah koordinasi yang baik antar lini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Patrick Kluivert juga harus mampu menyiapkan taktik yang dipahami dengan baik oleh semua pemain, sehingga mereka bisa bermain dengan sinergi yang solid di lapangan.

Dengan persiapan yang matang dan pendekatan yang lebih taktis, Timnas Indonesia diharapkan dapat melangkah lebih jauh dan menunjukkan kualitas permainan terbaik mereka di hadapan publik Tanah Air. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT