Betapa Congkaknya Pelatih Bahrain Berani Kirim Psywar ke Timnas Indonesia: Kami Tidak Takut, Sepertinya Kami Akan Bermain Melawan...
- instagram Emil Audero / AFC
tvOnenews.com - Pelatih tim nasional Bahrain, Dragan Talajic, mengeluarkan pernyataan bernada psywar menjelang laga kontra timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Talajic menanggapi kabar tentang potensi kehadiran tiga pemain naturalisasi baru di skuad Garuda, yakni Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James.
Bahrain dijadwalkan menghadapi Jepang lebih dulu di Saitama Stadium pada 20 Maret 2025, sebelum bertandang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, untuk menghadapi timnas Indonesia pada 25 Maret 2025.
Menjelang duel tersebut, Talajic terlihat cukup percaya diri meskipun Indonesia diprediksi akan tampil lebih kuat dengan tambahan tiga pemain baru.
"Melawan Indonesia, setiap kali ada dua atau tiga pemain baru dalam daftar," kata Talajic, dikutip dari *GDN*.
"Sekarang ada satu kiper baru dari Serie A dan dua lagi dari liga Belanda, sepertinya kami akan bermain melawan Belanda, tetapi kami siap untuk apa pun. Kami akan menunjukkan apa yang bisa kami lakukan, dan kami tidak takut," tegas Talajic.
Pernyataan ini muncul setelah PSSI mengumumkan bahwa Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Jika proses perpindahan federasi mereka rampung tepat waktu, ketiganya berpeluang besar memperkuat timnas Indonesia pada laga penting kontra Bahrain dan Jepang.
Emil Audero, yang saat ini bermain untuk Palermo di Serie B sebagai pemain pinjaman dari Como, berpotensi menjadi andalan utama di bawah mistar gawang.

- Instagram/ErickThohir
Emil akan bersaing dengan Maarten Paes, yang sebelumnya sudah menjadi pilihan utama di sektor penjaga gawang timnas Indonesia. Kehadiran Emil jelas memperkuat opsi di sektor krusial ini.
Di lini tengah, Joey Pelupessy (Lommel SK) diharapkan bisa memberikan keseimbangan dan ketenangan.
Selama ini, Indonesia cukup bergantung pada Thom Haye dan Ivar Jenner di posisi gelandang. Masuknya Joey akan memberikan kedalaman skuad dan variasi strategi bagi pelatih Shin Tae-yong.
Dean James (Go Ahead Eagles) akan memperkaya opsi di posisi bek kiri. Indonesia sejauh ini sudah memiliki sejumlah pemain berkualitas di sektor ini, seperti Calvin Verdonk, Pratama Arhan, Nathan Tjoe-A-On, dan Shayne Pattynama.
Kehadiran Dean akan menciptakan persaingan sehat sekaligus meningkatkan kualitas di sisi kiri pertahanan.
Sementara itu, Bahrain sedang dalam performa puncak setelah meraih gelar juara Gulf Cup ke-26 pada Januari 2025.
Bahrain tampil gemilang di ajang tersebut dengan menyingkirkan beberapa tim kuat di kawasan Timur Tengah. Di fase grup, Bahrain mengalahkan Arab Saudi (1-0) dan Irak (2-0) meski sempat kalah dari Yaman (1-2).
Di babak semifinal, Bahrain mengatasi perlawanan Kuwait dengan skor tipis 1-0 sebelum memastikan gelar juara lewat kemenangan 2-1 atas Oman di final.
Dengan modal juara Gulf Cup dan performa yang stabil, Bahrain tentu menjadi ancaman serius bagi timnas Indonesia.
Mereka bertekad meraih kemenangan demi menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026. Persaingan di Grup C memang sangat ketat, dan setiap poin akan sangat menentukan nasib di kualifikasi ini.
Bagi Indonesia, tambahan kekuatan dari tiga pemain naturalisasi bisa menjadi kunci untuk menghadapi Bahrain.

- PSSI
Emil Audero akan meningkatkan stabilitas di bawah mistar, Joey Pelupessy memperkuat lini tengah, dan Dean James memperkokoh sektor pertahanan.
Meski Talajic mencoba memberikan tekanan lewat psywar, pelatih Shin Tae-yong tampaknya tidak akan terpengaruh.
Kombinasi pemain naturalisasi dan pemain inti yang sudah matang diharapkan mampu membawa Indonesia tampil percaya diri di SUGBK.
Jika ketiga pemain baru bisa bermain, Indonesia berpotensi memberikan kejutan dan membuka peluang besar untuk melangkah ke fase berikutnya.
Dengan atmosfer SUGBK yang dipenuhi dukungan suporter, timnas Indonesia memiliki kesempatan emas untuk mencetak sejarah di kualifikasi ini.
Pertemuan dengan Bahrain akan menjadi ujian sejati bagi tim Garuda, sekaligus kesempatan untuk menunjukkan bahwa Indonesia siap bersaing di level tertinggi. (udn)
Load more