News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Dapat Cuan Fantastis usai Ribuan Warga Bahrain Tolak Datang ke Stadion GBK, Kans Garuda Menang Semakin Besar

Timnas Indonesia dapat cuan fantastis usai ribuan warga Bahrain menolak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Selasa, 18 Maret 2025 - 09:48 WIB
Timnas Indonesia akan Hadapi Bahrain di Stadion GBK
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com Timnas Indonesia dapat cuan fantastis usai ribuan warga Bahrain menolak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Skuad Garuda dijadwalkan akan menjamu The Reds pada laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duel Timnas Indonesia vs Bahrain bakal dilangsungkan di Stadion GBK, Jakarta pada Selasa (25/3/2025) malam WIB mendatang.

Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • AFC

 

PSSI melalui Direktur Utama PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) sebelumnya telah menyediakan slot 3.000 tiket penonton untuk tim tamu.

Namun, Direktur Utama PT GSI, Marsal Masita mengonfirmasi bahwa slot tiket untuk suporter Bahrain itu tidak ada yang dibeli satu pun.

Sempat Tolak Main di Indonesia, 3000 Tiket Tandang ke SUGBK untuk Suporter Bahrain Tak Ada yang Beli
Sempat Tolak Main di Indonesia, 3000 Tiket Tandang ke SUGBK untuk Suporter Bahrain Tak Ada yang Beli
Sumber :
  • PSSI

 

"Kebetulan slot kita (tiket untuk mereka) 3.000, tapi sampai dengan hari H mereka tidak ambil, sama sekali," ujar Marsal ketika ditemui di Jakarta Utara, Senin (17/3/2025) dikutip dari ANTARA.

Lebih lanjut, Marsal pun langsung mengalihkan 3.000 tiket tersebut untuk dijual ke pendukung umum dan tuan rumah Timnas Indonesia dan habis dalam beberapa jam.

"Jadi ya kita gak bisa menunggu, lalu kita harus sesuai deadline. Jadi kuota tiket tersebut kita alihkan, kita sudah jual by the way, sudah termasuk yang kemarin kita umumkan, kita sudah kasih kesempatan, tapi sampai dengan tenggat waktu mereka juga gak ambil," paparnya.

Praktis, warga Bahrain bisa dibilang menolak jatah 3.000 tiket yang telah disediakan untuk mereka. Disinyalir, hal itu imbas dari pertemuan pertama kedua tim tahun lalu.

Timnas Indonesia dipaksa bermain imbang 2-2 dengan Bahrain pada laga penuh kontroversial yang digelar di Stadion Nasional Bahrain (10/10/2024).

Sejumlah netizen Indonesia melakukan serangan siber terhadap Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) hingga para pemain The Reds.

Hal itu buntut dari keputusan wasit Ahmed Al Kaf membiarkan laga melebihi tambahan waktu hingga menit 90+9 yang membuat Bahrain selamat dari kekalahan.

BFA pun sempat mengajukan bermain di tempat netral dengan alasan keamanan dan keselamatan timnya maupun warga Bahrain setelah menerima serangan siber.

Di sisi lain, Timnas Indonesia dalam hal ini PSSI dan PT GSI tetap mendapatkan keuntungan setelah ribuan warga Bahrain tidak mengklaim slot 3.000 tiket.

Sebab, 3000 tiket tersebut sudah habis dibeli oleh para suporter Garuda. Praktis, hasil penjualan itu bisa dialokasikan untuk kepentingan Timnas Indonesia.

Lantas, berapa keuntungan dari penjualan 3.000 tiket itu? Paling minimal, PSSI bisa meraup Rp90 juta jika slot tiket itu hanya di kelas Upper Garuda Zona 1-12 A/B (Rp300.000).

Sementara paling maksimal, PSSI bisa mendapatkan cuan sekitar Rp525 miliar jika slot tiket itu dijual di kelas West Zona 1 dan East Zona 6&7 (Rp1.750.000).

Selain keuntungan berupa materi di atas, Timnas Indonesia juga diuntungkan karena tidak akan mendapatkan teror atau psywar dari para suporter Bahrain di atas lapangan.

Jika situasi itu terjadi, bukan tidak mungkin para pemain Timnas Indonesia lebih percaya diri karena didukung suporter sendiri sehingga kans untuk menang terbuka lebar. 

Di sisi lain, Marsal tak bisa memastikan mengenai kemungkinan nanti suporter Bahrain akan hadir di Stadion GBK atau tidak. Yang pasti, untuk jalur resmi sudah tidak bisa.

"Kita gak tahu, kalau masuknya melalui jalur resmi yang sudah kita sediakan untuk mereka yang pasti tidak diambil,” jelas Marsal.

Terlepas dari ada atau tidaknya fans Bahrain, Marsal memastikan Indonesia akan berusaha menjadi tuan rumah yang baik di laga nanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita mau berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik, karena pak ketum juga bilang bahwa akan ada tamu dari FIFA, AFC, kita mau jadi tuan rumah yang bagus, kami mau pertandingannya nyaman, aman, dan tertib, hopefully bisa menang," tutupnya.

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Seorang pengasuh pondok pesantren berinisial A yang menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilaporkan melarikan diri saat hendak diperiksa oleh penyidik.
Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Hamparan hijau yang menenangkan mata tersaji di Taman Piknik Cipinang Melayu, yang berlokasi di Jalan Manunggal II, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2026).
UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Yogyakarta mencatat telah menerima 182 aduan terkait dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan tempat penitipan anak Little Aresha. 
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Sejumlah orang tua dari anak yang diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha melayangkan petisi yang ditujukan kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. 

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT