Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Australia Sindir Keras Patrick Kluivert dan Popovic Jelang Laga Timnas Indonesia Vs Australia: Dua Pelatih dengan Catatan Buruk akan...

The Roar media olahraga Australia, yang dengan sinis menyebut duel Tony Popovic dan Patrick Kluivert sebagai pertemuan dua pelatih dengan rekam jejak yang buruk
Selasa, 18 Maret 2025 - 12:08 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan Pelatih Australia, Tony Popovic
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Pertemuan antara Australia dan Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 diprediksi akan menjadi laga yang lebih dari sekadar persaingan antar negara tetangga. 

Laga ini mempertemukan dua pelatih yang dianggap biasa-biasa saja, bahkan oleh media Australia sendiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritik pedas datang dari The Roar, media olahraga Australia, yang dengan sinis menyebut duel Tony Popovic dan Patrick Kluivert sebagai pertemuan dua pelatih dengan rekam jejak yang jauh dari mengesankan.

"Saat Anda melihat dua pelatih dengan catatan yang sebagian besar buruk dan tidak meyakinkan saling berhadapan, pertanyaannya adalah: apa yang akan Anda tonton?" tulis The Roar.

Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Sydney Football Stadium pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 20.10 waktu setempat atau 16.10 WIB. 

Namun, antusiasme publik Australia terhadap laga ini tampaknya tak terlalu tinggi, mengingat hasil buruk yang diraih di bawah asuhan Popovic.  

Rekam Jejak Buruk Tony Popovic  
Popovic diangkat sebagai pelatih Australia menggantikan Graham Arnold setelah kegagalan pada September lalu. Namun, penunjukan ini justru menjadi sumber pesimisme ketimbang harapan. 

The Roar menyoroti performa buruk Popovic setelah hanya mampu meraih satu kemenangan dalam empat laga pertama putaran ketiga kualifikasi ini sebuah kemenangan comeback 3-1 atas China. 

Pelatih Australia Tony Popovic beri komentar berkelas soal Timnas Indonesia
Pelatih Australia Tony Popovic beri komentar berkelas soal Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

 

Dalam tiga laga lainnya, Australia hanya mampu bermain imbang, termasuk saat menghadapi Arab Saudi dan Bahrain yang menunjukkan ketidakmampuan Socceroos dalam memanfaatkan peluang.  

"Australia memang belum terkalahkan di bawah asuhan Popovic, tetapi tiga hasil imbang dari empat pertandingan membuat kredibilitas kepelatihannya dipertanyakan," tulis The Roar.  

Keputusan Popovic dalam memanggil skuad juga menuai kritik keras. Ia dianggap mengabaikan pemain-pemain yang sedang tampil gemilang seperti Mohamed Toure, Jack Iredale, Max Balard, Anthony Kalik, Deni Juric, dan Nestory Irankunda. 

Sebaliknya, ia tetap memanggil pemain yang sedang menurun performanya seperti Kusini Yengi, Dan Arzani, Nishan Velupillay, dan Brandon Borrello.  

Catatan Popovic sejak memimpin Western Sydney Wanderers menjuarai Liga Champions Asia 2014 memang tak menjanjikan. 

Kiprahnya di klub-klub berikutnya seperti Perth Glory dan Melbourne Victory berakhir tanpa gelar berarti. Kini, di bawah kendalinya, Australia terancam gagal melangkah jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026.  

Rekam Jejak Patrick Kluivert, Kegagalan yang Berulang
Di sisi lain, Timnas Indonesia kini dipimpin oleh Patrick Kluivert, sosok yang memiliki nama besar sebagai pemain tetapi catatan kepelatihannya jauh dari memuaskan. 

The Roar menyoroti bagaimana Kluivert pernah berkontribusi sebagai asisten Louis van Gaal di Piala Dunia 2014, namun setelah itu kariernya justru menurun.  

Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia pengganti Shin Tae-yong
Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia pengganti Shin Tae-yong
Sumber :
  • Kolase

 

Kluivert memulai karier kepelatihannya bersama Curacao pada 2015–2016. Ia sempat sukses membawa tim kecil Karibia itu menjuarai Piala Karibia 2017, tetapi gagal membawa mereka ke Piala Dunia 2018 setelah kalah dari El Salvador dengan agregat 2-0. 

Kluivert juga pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Kamerun pada Piala Afrika 2019 bersama Clarence Seedorf. 

Namun, Kamerun tampil lesu dan tersingkir setelah dikalahkan Nigeria 2-3 meski sempat unggul di babak pertama.  

Setelah kegagalan itu, Kluivert kembali ke Curacao namun tetap gagal membawa mereka lolos ke Piala Dunia 2022, terhenti di tangan Panama dengan agregat 1-2. 

Pengalaman buruknya berlanjut ketika ia melatih Adana Demirspor di Turki. Setelah awal yang cukup menjanjikan, klub tersebut terpuruk dan gagal lolos ke UEFA Conference League setelah dikalahkan Genk dari Belgia. Kekalahan 2-3 di kandang dari Samsunspor membuat Kluivert dipecat.  

Laga antara Australia dan Indonesia ini menjadi ujian besar bagi Popovic dan Kluivert. Kedua pelatih menghadapi tekanan besar dari publik dan media. 

Perbedaannya, jika Australia yang berpenduduk 25 juta jiwa mungkin bisa menerima hasil buruk, Indonesia dengan basis penggemar sepak bola yang fanatik dan jumlah penduduk 280 juta jiwa jelas tak akan memaafkan kegagalan dengan mudah.  

"Bedanya, tak seperti Australia yang masih merupakan negara berkembang di bidang sepak bola, Indonesia memiliki budaya sepak bola yang sangat lantang dan fanatik. Satu hasil buruk saja bisa mengakibatkan hancurnya pamor sepak bola negeri itu. Apa yang akan terjadi jika Indonesia akhirnya gagal lolos?" sindir The Roar.  

Media Australia itu bahkan menutup ulasan dengan nada tajam.

"Ketika dua pelatih dengan reputasi buruk dan lesu saling beradu, mungkin deskripsi terbaik untuk pertandingan ini adalah 'Yang Buruk, Yang Lebih Buruk, dan Yang Terburuk.' Mungkin salah satu dari mereka akan ditentukan nasibnya, cepat atau lambat."  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga soal nasib dan kredibilitas Popovic dan Kluivert sebagai pelatih. 

Siapa yang akan selamat dari tekanan besar ini? Jawabannya akan terungkap di Sydney Football Stadium pada 20 Maret nanti. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap Stasiun Gambir Bakal Jadi Pemberhentian KRL, Tak Hanya Layani Kereta Jarak Jauh Saja

Siap-siap Stasiun Gambir Bakal Jadi Pemberhentian KRL, Tak Hanya Layani Kereta Jarak Jauh Saja

Pemerintah menunjuk PT KAI sebagai leading sector pelaksanaan beautifikasi sekaligus pengembangan fungsi Stasiun Gambir agar mampu melayani kebutuhan perjalanan masyarakat yang semakin beragam.
Eks Petinggi AC Milan Sebut Cristiano Ronaldo Hampir Gabung Rossoneri: Sudah Capai Kesepakatan

Eks Petinggi AC Milan Sebut Cristiano Ronaldo Hampir Gabung Rossoneri: Sudah Capai Kesepakatan

Cristiano Ronaldo ternyata pernah nyaris gabung AC Milan pada 2018. Fakta mengejutkan itu diungkap mantan direktur olahraga Rossoneri, Massimiliano Mirabelli.
Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Wacana penyelenggaraan Piala ASEAN FIFA 2026 belum benar-benar terealisasi, namun perhatian media Vietnam sudah lebih dulu tertuju kepada Timnas Indonesia.
Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Klub Liga italia, AC Milan dikabarkan tinggal selangkah lagi merampungkan transfer striker Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, pada bursa transfer musim panas.
Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Kehadiran Gerai Samsat di PRJ juga semakin relevan dengan adanya program pembebasan sanksi administratif untuk PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). 
Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Tanjung Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, mereka menorehkan sejarah dengan memastikan langkah ke babak 32 besar.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT