GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terlalu Angkuh! Eks Pemain Belanda Ini Tak Suka jika Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026: Mereka Belum Layak

Pernyataan mengejutkan dilontarkan salah satu mantan pesepak bola Belanda, Kees Kwakman tentang peluang Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Kamis, 27 Maret 2025 - 09:44 WIB
Mantan Pesepak Bola Belanda, Kees Kwakman
Sumber :
  • fcvolendam.nl

Jakarta,tvOnenews.com - Pernyataan mengejutkan dilontarkan salah satu mantan pesepak bola Belanda, Kees Kwakman tentang peluang Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia saat ini masih berjuang keras untuk mendapatkan tiket lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama dalam sejarah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pertandingan teranyarnya, skuad Garuda berhasil mengalahkan Bahrain dengan skor tipis 1-0.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, tersebut, gol tunggal dari Ole Romeny membuat Timnas Indonesia sukses amankan 3 poin.

Hasil tersebut membawa Timnas Indonesia bertengger di urutan 4 klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan torehan 9 poin.

Anak asuh Patrick Kluivert tersebut hanya berjarak 4 angka dari Australia di urutan dua atau batas akhir lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

Dengan menyisakan dua laga terakhir, peluang Timnas Indonesia amankan posisi runner up atau lolos ke putaran 4 masih sangat terbuka lebar.

Namun di tengah perjuangan Jay Idzes untuk lolos ke Piala Dunia 2026, kritikan keras malah muncul dari salah satu mantan pesepak bola Belanda, Kees Kwakman.

Dalam acara podcastnya bersama media lokal Belanda, Voetbalpraat, dirinya secara blak-blakan mengaku tak antusias jika Timnas Indonesia berhasil lolos ke Piala Dunia 2026.

Alasannya, Kees Kwakman merasa kualitas Timnas Indonesia masih belum layak tampil di turnamen tertinggi antar negara tersebut.

Mantan Pemain Belanda, Kees Kwakman
Mantan Pemain Belanda, Kees Kwakman
Sumber :
  • scorelit.com

 

Dirinya juga mengkritik FIFA yang menambah jumlah peserta di Piala Dunia sehingga membuat tim-tim lemah berpotensi tampil.

"Saya tidak terlalu tertarik ketika melihatnya (pertandingan Indonesia vs Bahrain)," ucap Kees Kwakman dilansir dari Voetbalpraat.

"Saya berharap yang terbaik untuk para pemain dan tentu saja mereka mengejar impian mereka dan jika berhasil, akan luar biasa, tetapi ya Tuhan...,"

"Jika Anda menonton sore ini, Anda berharap anak saya bertanya apakah saya ingin bermain Rummikup [permainan kartu]. Tentu saja, itu bukan level tinggi," ujarnya.

Lebih lanjut, Kwakman juga menyindir kualitas para pemain Timnas Indonesia yang dianggap tidak maksimal lantaran sering terjatuh sepanjang laga.

Bahkan secara sarkas, dirinya mengaku tak mau menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia jika skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang.

Timnas Indonesia di Laga Kontra Bahrain
Timnas Indonesia di Laga Kontra Bahrain
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

"Mereka mengalami kram dan jatuh di lapangan. Tidak ada kecepatan sama sekali, tetapi tentu itu sulit. Dengan penambahan di Piala Dunia menjadi 48 negara, Anda akan mendapat negara peserta seperti Indonesia," tuturnya.

"Saya berharap mereka bisa melakukannya. Saya tidak mau berdebat dengan siapa pun. Tetapi jika melihat Romeny melawan Sudan, misalnya, maka saya berharap saya memiliki pekerjaan lain," tambah mantan pemain NAC Breda tersebut.

Masih dalam acara yang sama, Kees Kwakman menyindir format baru Piala Dunia 2026 yang dianggap tidak lagi memiliki nilai eksklusivitas lantaran tim-tim lemah berpotensi tampil.

"Hal spesial soal Piala Dunia adalah tidak semua bisa berpartisipasi," tutup mantan pemain berusia 41 tahun itu.

Sebagai informasi, Kees Kwakman merupakan salah satu mantan pemain sepak bola Belanda yang aktif pada tahun 2003 hingga 2018 lalu.

Tercatat, dirinya pernah memperkuat sejumlah tim papan atas Belanda seperti NAC Breda, Groningen serta sempat bermain di Liga Jerman bersama FC Augsburg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai gantung sepatu, dirinya beralih profesi sebagai pundit Liga Belanda dan bekerja untuk Fox Sports Eredivisie.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG mengonfirmasi adanya ancaman tsunami berstatus Siaga dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 - 3 meter di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) usai gempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo.
Viral Video Gempa di NTT, Orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengaku bahwa menyesalkan adanya kabar tersebut. Pasalnya, baik saksi maupun tersangka harus terjamin keselamatannya.
BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi berawan pada Sabtu.

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT