News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beda dari Timnas Indonesia U-17, Pelatih Thailand Akui Level Timnya Belum Sanggup Tampil di Asia

Thailand U-17 menjadi tim pesakitan dengan kalah dari tiga tim di Grup A, Uzbekistan, Arab Saudi dan China. 
Kamis, 10 April 2025 - 10:32 WIB
Timnas Thailand U-17
Sumber :
  • Changsuek

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-17 berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 dua edisi secara beruntun. 

Timnas Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 sebagai tuan rumah untuk edisi 2023 dan melalui kualifikasi untuk edisi 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia U-17 berhasil menyegel posisi di Piala Dunia U-17 2025 setelah lolos ke babak perempat final Piala Asia U-17 dengan menaklukan Korea Selatan dan Yaman. 

Sementara Timnas Indonesia U-17 berhasil meraih poin penuh di dua pertandingan, Thailand U-17 justru pulang tanpa satu pun meraih poin. 

Thailand U-17 menjadi tim pesakitan dengan kalah dari tiga tim di Grup A, Uzbekistan, Arab Saudi dan China. 

Pulang tanpa poin, pelatih Thailand U-17 Jadet Meerlarp mengakui bahwa level mereka baru di Asia Tenggara, bukan Asia seperti Timnas Indonesia. 

"Saat bermain di turnamen ASEAN, kami menguasai bola dengan nyaman, namun di level Asia, lawan akan memeberikan tekanan yang sangat besar," kata Jadet Meerlarp dikutip dari laman Thai Rath, Kamis (10/4/2025). 

Jadet Meerlarp mengakui bahwa pemainnya terlalu khawatir dalam mengambil keputusan. Bahkan mereka kesulitan untuk menghadapi lawan yang jauh di atas mereka. 

"Bermain di bawah tekanan, pemain kami masih belum bisa bersaing dengan lawannya," katanya. 

Berbeda dari Timnas Indonesia U-17 yang mengambil pemain dari tim Elite Pro Academy, Jadet Meerlarp mengakui bahwa pemainnya berasal dari liga pelajar sehingga kekurangan pemain yang punya mental setara tim profesional.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harus diakui bahwa kami masih menggunakan tim dari tim pelajar untuk bertanding dimana sudah banyak negara menggunakan kompetisi tingkat klub profesional," katanya. 

"Perbedaan ini membuat banyak ketimpangan dari tim kami, kekuatan, tenaga, kecepatan, pemikiran kami belum sampai pada levelnya dan itu perlu ditingkatkan kembali," katanya. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gaji Ribuan Guru Honorer di Jabar Segera Turun, Dedi Mulyadi Bakal Temui Menpan RB untuk Bahas Pencairan

Gaji Ribuan Guru Honorer di Jabar Segera Turun, Dedi Mulyadi Bakal Temui Menpan RB untuk Bahas Pencairan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan mengambil langkah tegas terkait belum cairnya gaji guru honorer di Dinas Pendidikan Jawa Barat. KDM akan temui Menpan RB.
Swasembada Pangan Dipertanyakan, Pemerintah Paparkan Data Produksi hingga Stok Beras

Swasembada Pangan Dipertanyakan, Pemerintah Paparkan Data Produksi hingga Stok Beras

Polemik terkait klaim swasembada pangan Indonesia kembali mencuat di ruang publik. Sejumlah narasi bahkan menyebut capaian tersebut tidak berdasar.
BPJPH Apresiasi Implementasi Sistem Jaminan Halal di Ritel

BPJPH Apresiasi Implementasi Sistem Jaminan Halal di Ritel

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengapresiasi pelaku ritel modern yang dinilai sigap dalam memenuhi kewajiban sertifikasi halal. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Kapten Jakarta Electric PLN Akui Tak Menyesal Gagal Rebut Juara Ketiga Proliga 2026 dari Popsivo Polwan

Kapten Jakarta Electric PLN Akui Tak Menyesal Gagal Rebut Juara Ketiga Proliga 2026 dari Popsivo Polwan

Kapten Jakarta Electric PLN, Afra Hasna Nurhaliza mengaku tak merasa menyesal meski kalah dramatis dari Jakarta Popsivo Polwan di leg kedua perebutan juara ketiga Proliga 2026.

Trending

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Dikenal sebagai pejabat yang paling hobi blusukan dan "royal" membagi-bagikan bantuan kepada warga di jalanan, lantas berapa harta kekayaan milik Dedi Mulyadi?
Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Pertemuan Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di grand final Proliga 2026 diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim memiliki kekuatan
Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Baru-baru ini 6 atlet Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Sumatera Utara (Sumut) membanggakan Provinsi Sumut. Pasalnya enam (6) atlet KKI Sumut lolos seleksi
Reaksi Denada saat Tahu Ressa Rossano Menikah, Manajer Ungkap Rencana ke Banyuwangi

Reaksi Denada saat Tahu Ressa Rossano Menikah, Manajer Ungkap Rencana ke Banyuwangi

​​​​​​​Reaksi Denada saat tahu Ressa Rossano menikah di Banyuwangi terungkap. Sang manajer sebut Denada sudah tahu dan berencana menyusul ke sana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT