GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Publik China Tak Mau Sembunyikan Lagi Rasa Irinya terhadap Timnas Indonesia: Garuda Jadi Kuda Hitam, Benar-Benar Iri 

Publik China tak mau menyembunyikan lagi rasa irinya terhadap Timnas Indonesia U-17 yang tampil mengesankan di Piala Asia U-17 2025.
Jumat, 18 April 2025 - 14:34 WIB
Suporter China saat laga vs Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Publik China tak mau menyembunyikan lagi rasa irinya terhadap Timnas Indonesia U-17 yang tampil mengesankan di Piala Asia U-17 2025.

Sebaliknya, Tim Naga junior -julukan Timnas China U-17- justru mendapatkan hasil yang mengecewakan selama fase grup ajang yang digelar di Arab Saudi itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Timnas Indonesia U-17, tim besutan Nova Arianto itu disebut-sebut menjadi kuda hitam, setelah memberi kejutan terutama di pertandingan pertama babak penyisihan Grup C.

Tepatnya ketika menghadapi serangan gila Korea Selatan. Pada akhirnya, Garuda Asia berhasil mengalahkan Korsel 1-0 di saat-saat terakhir. 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan
Sumber :
  • Timnas Indonesia

 

Secara keseluruhan, Timnas Indonesia U-17 memenangkan tiga pertandingan berturut-turut di babak penyisihan grup.

Zahaby Gholy dan kolega pun melaju ke babak perempat final Piala Asia U-17 2025 dan juga lolos otomatis ke Piala Dunia U-17 2025.

Namun ketika berhadapan dengan Korea Utara di perempat final, Timnas Indonesia U-17 harus dibuat kocar-kacir oleh lawannya hingga takluk 0-6. 

Padahal, rekor Korea Utara di fase grup hanya satu kemenangan dan dua hasil seri yang tidak terlalu menonjol, kebalikannya dengan Indonesia.

Timnas Indonesia U-17 justru sukses menaklukkan Korea Selatan 1-0, mengalahkan Yaman 4-1 dan menghajar Afghanistan 2-0.

Namun di luar dugaan, setelah pertandingan dimulai, tim besutan Nova Arianto justru panik meladeni taktik Korea Utara yang menekan dengan tekanan tinggi.

Praktis, situasi itu membuat Indonesia sangat tertekan dan menyebabkan mereka terus-menerus melakukan kesalahan.

Pada menit ke-7, Korea Utara unggul terlebih dahulu melalui gol berawal dari tendangan sudut. Setelah itu, Korea Utara terus memberikan tekanan.

Korut pun mendapat banyak peluang secara beruntun. Pada menit ke-19, bola atas membuat pertahanan Indonesia kocar-kacir dan kembali kebobolan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Singkat cerita, Timnas Indonesia U-17 pun harus menyerah 0-6 dan tersingkir dari Piala Asia U-17 2025. Meski begitu, Garuda Asia tetap dapat apresiasi.

Salah satunya disampaikan oleh publik alias media China, Sohu. Dalam artikelnya, mereka menyebut Indonesia sebagai kuda hitam di Piala Asia U-17 2025.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.
FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Selain sebagai upaya menangkal krisis iklim, penanaman mangrove bertajuk Garden of Memory: From Moscow to Jakarta ini juga menjadi simbol diplomasi hijau antara Rusia dan Indonesia.
Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan hasil panen raya jagung Polri pada kuartal I dan II. Menurutnya, semua capaian adalah komitmen semangat untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. 
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT