News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media China Blak-blakan Sebut Timnas Indonesia Tak Pantas Jadi Bagian Tim Asia Tenggara: Mereka Lebih Cocok Dianggap Sebagai...

Media China tak bisa menyembunyikan kepanikannya jelang laga krusial Timnas Indonesia kontra China. Mereka kini menilai level Skuad Garuda di Asia sebenarnya...
Sabtu, 24 Mei 2025 - 13:15 WIB
Timnas Indonesia bisa menang lawan Jepang
Sumber :
  • X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Media China, 163.com, secara terang-terangan menyuarakan keresahan terhadap kekuatan Timnas Indonesia yang akan menjadi lawan mereka berikutnya.

Menjelang laga hidup-mati Kualifikasi Piala Dunia 2026, kekhawatiran besar datang dari China

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan krusial antara Indonesia vs China dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis, 5 Juni 2025.

Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa bagi China, ini adalah pertarungan terakhir demi menyelamatkan peluang melaju ke ronde keempat kualifikasi.

Timnas Indonesia dan China
Timnas Indonesia dan China
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

China kini berada di dasar klasemen sementara Grup C dengan enam poin dari delapan laga. Harapan untuk finis di dua besar dengan jalur otomatis menuju Piala Dunia 2026 sudah sirna.

Satu-satunya jalan yang tersisa adalah merebut peringkat tiga atau empat agar tetap punya peluang di babak selanjutnya.

Namun untuk itu, mereka wajib menang di dua laga terakhir saat melawan Indonesia dan Bahrain.

Jika Wu Lei dan kawan-kawan kalah di Jakarta, maka tamat sudah impian tampil di ajang akbar empat tahunan yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada tahun depan.

Timnas Indonesia vs China.
Timnas Indonesia vs China.
Sumber :
  • PSSI

 

Kecemasan media China pun bukan tanpa alasan. Dalam laporan yang dirilis 163.com, mereka mengaku bahwa pertandingan kontra Indonesia akan menjadi ujian berat bagi tim asuhan Branko Ivankovic.

Pasalnya, Indonesia bukan lagi tim yang sama seperti beberapa tahun lalu. Kini, kekuatan skuad Garuda disebut sudah melampaui level Asia Tenggara.

"Timnas Indonesia memanggil 19 pemain naturalisasi asal Belanda. Bagi tim Ivankovic, akan sangat sulit mendapatkan poin di kandang Indonesia," tulis mereka.

Lebih jauh lagi, media tersebut bahkan menyebut bahwa skuad Indonesia saat ini lebih tepat disebut sebagai “tim Belanda” ketimbang wakil Asia Tenggara.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram

 

"Jika melihat susunan pemain Timnas Indonesia, maka mereka tak lagi bisa dianggap sebagai tim Asia Tenggara," lanjut 163.com dalam laporannya.

"Mereka lebih cocok disebut sebagai tim Belanda karena skala naturalisasi yang besar. Target objektif mereka sangat jelas: lolos ke Piala Dunia," tambah mereka.

Pernyataan tersebut merujuk pada langkah pelatih Patrick Kluivert yang memanggil 32 pemain untuk menjalani pemusatan latihan (TC), dengan 19 di antaranya merupakan pemain naturalisasi.

Sebagian besar dari mereka bermain di Eropa, termasuk nama-nama tenar seperti Jay Idzes, Thom Haye, Calvin Verdonk, hingga teranyar Ole Romeny.

Thom Haye dan sejumlah pemain diaspora Timnas Indonesia
Thom Haye dan sejumlah pemain diaspora Timnas Indonesia
Sumber :
  • ANTARA/M Risyal Hidayat

 

Media 163 mengakui bahwa kekuatan Indonesia kini sangat solid, terorganisir, dan berbahaya.

“Program naturalisasi Timnas Indonesia sangat agresif, dan mereka memang memanfaatkan strategi ini untuk mendongkrak prestasi mereka di level internasional,” tulis media tersebut.

Dengan kekuatan yang kini bertabur bintang Eropa dan permainan kolektif yang tajam, Timnas Indonesia tak lagi bisa dipandang remeh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bermain di kandang sendiri dengan dukungan puluhan ribu suporter Garuda di GBK, Indonesia jelas berada di atas angin.

Jika berhasil mengalahkan China, maka langkah Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 akan semakin terbuka. Dan bagi China, ini bisa menjadi malam paling kelam dalam perjalanan mereka menuju pentas dunia. (udn/asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT