GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pujian Bertubi-tubi Pandit Senior untuk Patrick Kluivert, Bukan karena Keberhasilan Timnas Indonesia Menjegal China, tapi karena…

Bukan hanya para suporter Garuda yang berbahagia, seorang pandit senior ini memberikan pujian bertubi-tubi kepada Timnas Indonesia, khususnya pelatih Patrick Kluivert.
Jumat, 6 Juni 2025 - 16:43 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • Kitagaruda.id

tvOnenews.com - Keberhasilan Timnas Indonesia melawan China dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia memunculkan rasa gembira di hati para fans Garuda.

Di hadapan puluhan ribu pendukung yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada Kamis malam, (5/6/2025), Timnas Indonesia mampu menjebol gawang China dengan skor tipis 1-0. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan ini berkat gol semata wayang dari striker naturalisasi, Ole Romeny yang sukses mengeksekusi penalti dengan sangat baik. 

tvonenews

Setelah sukses mematahkan langkah China, Timnas Indonesia berhasil mendapatkan tambahan tiga poin, hingga kini telah mengoleksi 13 poin dari sembilan pertandingan dan menjaga peluang untuk lolos ke babak keempat kualifikasi. 

Bukan hanya para suporter Garuda yang berbahagia, seorang pandit senior, Binder Singh juga memberikan pujian bertubi-tubi kepada Timnas Indonesia, khususnya sang pelatih Patrick Kluivert.

Melalui tayangan YouTube Bola Bung Binder, pandit senior Binder Singh memberikan apresiasi kepada para pemain atas perjuangannya dapat mengalahkan China setelah 38 tahun lamanya.

Selain itu dirinya memberikan pujian kepada pelatih Patrick Kluivert dan jajaran pelatih Timnas Indonesia karena memilih pemain-pemain yang pas sesuai dengan taktik yang akan dipakai untuk melawan China. 

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Awalnya Bung Binder mengingatkan bahwa Timnas Indonesia diperkuat oleh para pemain yang bermain di liga Eropa.

“Timnas Indonesia sekarang diperkuat oleh pemain-pemain Eropa. Artinya materi pemain dari Timnas Indonesia kita itu adalah materi pemain standart Eropa,” ungkap Binder Singh pada tayangan YouTube Bola Bung Binder.

Meski begitu, perlu adanya keseimbangan dari pemain Liga Eropa dan pemain Liga Indonesia untuk bisa menyatu di lapangan.

Pandit senior ini memuji susunan pemain rancangan Patrick Kluivert untuk menjalankan strategi melawan China berjalan dengan baik.

Dirinya melihat dari penampilan para pemain yang tidak memberikan celah kepada pemain China untuk menembus pertahanan. 

“Di pertandingan malam hari ini, perjuangan secara kolektif dari para pemain Timnas Indonesia itu berjalan secara konsisten selama 97 menit,” ujarnya.

“Karena terlihat jelas jarak di antara para pemain yang tidak jauh sehingga menyulitkan para pemain China untuk memainkan umpan-umpan kombinasi dan mereka lebih mengandalkan long ball passing yang tentu lebih bagi para pemain Timnas Indonesia untuk menghalaunya,” imbuhnya.

Patrick Kluivert dan Bung Binder
Patrick Kluivert dan Bung Binder
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

 

Binder juga memuji rencana Patrick Kluivert untuk menurunkan tiga pemain di lini pertahanan yang sudah menyatu secara permainan, yaitu Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner. 

Walaupun sang pelatih bisa saja menurunkan pemain lain, namun menurut Binder, Patrick Kluivert lebih mementingkan kebutuhan tim dibandingkan melihat value individu pemain.

“Di lini pertahanan tiga center back dipilih yang memang sudah menyatu secara permainan, yaitu Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner,” kata Bung Binder.

“Walaupun bisa saja dia menurunkan Mees Hilgers tapi ternyata tidak. Artinya memang Patrick Kluivert adalah pelatih yang profesional yang mementingkan kebutuhan tim daripada melihat value dari seorang pemain atau melihat performa dari pemain tersebut di level klub saja,” jelas pandit senior ini.

“Bukan hanya di level klub para pemain itu dilihat, tetapi juga dilihat pada saat bermain di timnas. Bisa nggak dia menyatu (dengan tim), tentu akan beresiko untuk menurunkan pemain di pertandingan sepenting malam ini,” sambungnya.

Tak hanya itu, keputusan untuk memainkan Ricky Kambuaya untuk bermain melawan China menjadi hal yang tepat.

Sebab, pemain asal Papua Barat ini memberikan performa yang luar biasa dan menguasai lapangan di berbagai lini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bung Binder mengungkapkan Timnas Indonesia membutuhkan sosok pelatih yang adil seperti Patrick Kluivert.

“Jadi memang Patrick Kluivert ini melihat siapa pemain yang bisa perform akan dia turunkan. Nah kita membutuhkan pelatih yang fair seperti ini,” pungkasnya. (kmr)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Fans One OK Rock Jangan Sampai Salah, Simak Informasi Penting Soal Konser di Jakarta Berikut

Fans One OK Rock Jangan Sampai Salah, Simak Informasi Penting Soal Konser di Jakarta Berikut

Grup asal Jepang, One Ok Rock kembali menyambanginJakarta untuk bertemu kangen dengan fans Indonesia pada Sabtu (16/5/2026).
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
One Ok Rock Konser di Jakarta Hari Ini, Simak Informasi Penukaran Tiket Berikut

One Ok Rock Konser di Jakarta Hari Ini, Simak Informasi Penukaran Tiket Berikut

Grup musik asal Jepang, One Ok Rock akan kembali menyapa fans Indonesia dalam ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026 Jakarta.
Begini Nasib Josepha Sekarang, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Karena Berani Protes ke Juri LCC Empat Pilar MPR RI

Begini Nasib Josepha Sekarang, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Karena Berani Protes ke Juri LCC Empat Pilar MPR RI

Nama Josepha Alexandra Roxa Potifera atau yang akrab disapa Ocha mendadak viral karena keberaniannya di LCC Empat Pilar MPR RI baru-baru ini.
Detik-detik Menegangkan Penumpang Wanita Jatuh di Stasiun Manggarai Jelang Kedatangan Kereta Api

Detik-detik Menegangkan Penumpang Wanita Jatuh di Stasiun Manggarai Jelang Kedatangan Kereta Api

Seorang penumpang wanita mendadak terjatuh ke rel kereta api saat suasana peron di Stasiun Manggarai Jakarta dipenuhi antrean penumpang, Rabu (13/5/2026) sore.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT