Reaksi Tak Terduga Media China Lihat Timnas Indonesia Kena Bantai 0-6 dari Jepang: Pada Awalnya …
- REUTERS/Issei Kato
tvOnenews.com - Kekalahan telak Timnas Indonesia 0-6 dari Jepang dalam laga pamungkas Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 10 Juni 2025 memicu reaksi tak terduga dari media China.
Menurut laporan media China Titan Changxiang (11/6/2025) yang mengutip media Jepang Football Channel, kemenangan besar Jepang atas Indonesia justru membuat tim China "sangat menyesal".
Pasalnya, peluang mereka untuk lolos ke babak berikutnya sebenarnya sangat besar, namun gagal dimanfaatkan secara maksimal.
![]()
Ole Romeny dalam laga Timnas Indonesia vs Jepang. (Sumber: Timnas Indonesia)
Media China menyoroti pernyataan media Jepang yang menyebut bahwa Tim Naga patut menyesal karena tadinya mereka punya peluang lolos
"Media Jepang: Kemenangan Jepang atas Indonesia membuat tim China merasa menyesal. Mereka awalnya punya peluang besar untuk lolos," demikian judul yang diberikan media China Titan Changxiang.
Tulisan tersebut menggambarkan kesedihan mendalam yang dirasakan publik sepak bola China setelah mengetahui bahwa hasil akhir Grup C bisa saja berbeda, jika saja mereka menang atas Indonesia sebelumnya.
Sebagai informasi, Indonesia lebih dulu mempermalukan China pada 5 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dalam laga itu, Timnas Indonesia sukses menang 1-0 berkat penalti dari Ole Romeny di menit ke-45.
Penalti diberikan setelah pelanggaran terhadap Ricky Kambuaya di kotak terlarang.
Kiper Emil Audero yang menjalani debut tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting.
Kemenangan tersebut menjadi penentu utama bagi Indonesia yang akhirnya mengoleksi 12 poin dan mengamankan posisi keempat dan cukup untuk melangkah ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sementara itu, di matchday ke-10, Indonesia harus menerima kekalahan memalukan saat bertandang ke Stadion Panasonic Suita di Osaka.
Jepang yang sudah dipastikan lolos sebagai juara grup tampil tanpa ampun dan mencetak enam gol tanpa balas.
Para pencetak gol adalah Daichi Kamada (2 gol), Takefusa Kubo, Ryoya Morishita, Shuto Machino, dan Mao Hosoya.
Meski kalah, Indonesia tetap berada di posisi keempat dengan 12 poin.
Pelatih Patrick Kluivert menyebut Jepang sebagai tim kuat dan menyiratkan bahwa strategi yang direncanakan tidak membuahkan hasil.
Namun, kemenangan telak Jepang atas Indonesia justru menjadi pukulan bagi publik China.
Menurut media Jepang yang melansir portal China, kekalahan Tim Naga dari Indonesia pada 5 Juni menjadi titik balik yang membuat mereka kehilangan semua peluang untuk lolos, bahkan sebelum laga terakhir dimulai.
Dalam pertandingan terakhir melawan Bahrain, China menang tipis lewat penalti Wang Yudong di masa tambahan waktu. Tapi hasil itu tidak cukup untuk mengubah nasib mereka.
Media Jepang menulis, “Setelah Jepang menang telak 6-0 atas Indonesia, China merasa menyesal dengan keputusan-keputusan sebelumnya. Pelatih Ivankovic membuat kesalahan besar dalam pengambilan keputusan. Meskipun China menang di laga terakhir melawan Bahrain, di pertandingan lain dalam grup yang sama, Jepang menghancurkan Indonesia dengan skor mencolok 6-0 dan memperlihatkan kekuatan menakutkan sebagai tim nomor satu Asia. Kemenangan ini membuat China sangat menyesal, karena mereka sebenarnya punya peluang besar untuk lolos.”
Lebih lanjut, media Jepang menjelaskan bahwa jika China berhasil menang atas Indonesia di laga sebelumnya, maka dengan kondisi saat ini, mereka bisa saja menyalip Indonesia dan merebut tiket playoff.
“Jika China tidak kalah di laga terakhir, kedua tim (China dan Indonesia) akan sama-sama mengoleksi 10 poin, dengan selisih gol China hanya -12. China sejatinya memiliki peluang untuk membalikkan keadaan di pertandingan terakhir dan menyalip Indonesia guna lolos ke babak berikutnya.”
Namun, media Jepang juga menyiratkan pelajaran penting, “Dalam sepak bola tidak ada terlalu banyak ‘andai’. Kini yang bisa dilakukan Timnas China hanyalah menerima kenyataan bahwa mereka tersingkir, dan mulai bersiap untuk Kualifikasi Piala Dunia 2030.”
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, sebelumnya menyebut kemenangan atas China sebagai momen penting dan strategis untuk mengamankan posisi.
Meski menelan kekalahan telak dari Jepang, ia tetap optimis dengan perkembangan timnya. Dalam konferensi pers usai laga lawan Jepang, ia mengatakan “Saya pikir, tim ini [Jepang] adalah tim yang menurut saya sudah level Piala Dunia. Saya pikir banyak negara yang akan menghadapi kesulitan saat menghadapi Jepang.”
Reaksi media China ini mencerminkan betapa satu kekalahan bisa mengubah nasib seluruh kampanye kualifikasi.
Meski kalah besar, Timnas Indonesia tetap menorehkan sejarah dengan lolos ke putaran keempat, sedangkan tim China harus kembali memupuk harapan untuk masa depan.
(anf)
Load more