GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Jepang Sampai Angkat Topi Lihat Tifo Suporter Timnas Indonesia dan Skuad Patrick Kluivert: Sikap Mereka…

Suporter Indonesia curi perhatian di Jepang dengan tifo bersahabat dan dukungan tanpa henti meski kalah 0-6, warga Jepang beri pujian dan respek tinggi.
Rabu, 11 Juni 2025 - 19:36 WIB
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Meski Timnas Indonesia harus menelan kekalahan telak 0-6 dari Jepang dalam lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, penampilan suporter dan pemain Indonesia justru mendapat banyak pujian dari publik Jepang.

Kekalahan besar yang dialami skuad asuhan Patrick Kluivert di Stadion Panasonic, Suita, Jepang, Selasa (10/6/2025), tidak menyurutkan semangat para pendukung Garuda yang hadir langsung di stadion.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu hal yang menjadi sorotan utama di media sosial Jepang adalah aksi tifo yang dibentangkan oleh suporter Timnas Indonesia.

Tifo tersebut menampilkan gambar seekor serigala yang mengenakan jersey Timnas Jepang berdampingan dengan Garuda yang memakai jersey Timnas Indonesia.

Keduanya digambarkan akrab menyambut ajang Piala Dunia 2026 mendatang, seolah melambangkan hubungan persahabatan dan rasa hormat antar kedua negara di dunia sepak bola.

Tak hanya itu, dalam tifo tersebut juga tampak beberapa landmark terkenal dari Jepang seperti Kastil Osaka.

Detail ini membuat banyak warga Jepang merasa dihargai oleh kreativitas dan niat baik dari suporter Timnas Indonesia.

Seorang netizen Jepang menuliskan kekagumannya di media sosial.

"Spanduk yang dibentangkan oleh suporter Indonesia. Sebuah spanduk yang indah yang menunjukkan rasa hormat mereka kepada Jepang. Tergambar di dalamnya Stadion Suita, Menara Tokyo, dan lainnya. Mungkin juga ada Miyajima dan Kastil Osaka?” tulisnya.

Selain aksi kreatif tifo yang mendapat perhatian, sikap suporter Indonesia yang tetap memberikan dukungan penuh meski timnya dibantai 6 gol juga membuat banyak warga Jepang angkat topi.

Mereka kagum karena meskipun tim Garuda terus kebobolan, atmosfer positif dari tribun suporter tak pernah surut hingga peluit akhir dibunyikan.

Tifo Suporter

Seorang netizen Jepang lain menuliskan pujiannya.

“Meskipun kebobolan banyak gol, mereka tetap bersuara dan mendukung tim sampai akhir. Kalau di negara lain, setelah kebobolan banyak biasanya tim jadi bermain kasar, tapi mereka tetap bermain bersih, tanpa permainan keras, bahkan tanpa kartu kuning, dan terus berusaha mencetak gol. Saya benar-benar merasakan rasa hormat mereka kepada Jepang di setiap sikap mereka. Saya ingin mendukung Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia. Semangat untuk babak play-off!” tulis yang lain.

Pujian serupa juga diungkapkan oleh netizen Jepang lainnya yang semakin mengagumi suporter Timnas Indonesia.

"Meskipun kebobolan 6 gol, melihat mereka tetap mendukung dengan sepenuh hati membuatku jadi sangat menyukai suporter Indonesia," tulisnya.

Tak hanya para pendukung yang menunjukkan sikap sportif dan semangat tinggi, energi positif juga ditunjukkan oleh skuad Patrick Kluivert di atas lapangan.

Meski menghadapi kekuatan Jepang yang sudah sangat matang secara permainan, tim Indonesia tetap berusaha bermain maksimal.

Mereka tetap bermain disiplin, menghindari permainan kasar, serta mencoba memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk merebut bola hingga akhir laga.

Bagi publik Jepang, sikap sportif semacam ini sangat dihargai.

Mereka menilai Indonesia punya potensi besar di kancah sepak bola Asia, terlebih dengan semangat pantang menyerah yang diperlihatkan baik oleh pemain maupun suporternya.

Meski kalah telak, aura positif suporter Indonesia dianggap telah meninggalkan kesan mendalam di mata penonton Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi suporter Indonesia yang membentangkan tifo persahabatan ini pula yang membuat banyak warga Jepang mendoakan Indonesia agar bisa tampil di putaran final Piala Dunia 2026.

Mereka menilai dengan dukungan luar biasa seperti itu, sepak bola Indonesia tinggal membutuhkan pembinaan yang lebih baik untuk mampu bersaing di level dunia. (adk)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT