5 Fakta Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026: Kontroversi AFC Tunjuk Qatar dan Arab Saudi Hingga Jadwal Untungkan Tuan Rumah
- Kolase tvOnenews/AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia secara resmi telah memasuki putaran keempat dengan berisikan pertarungan enam tim tersisa.
Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dijadwalkan baru akan digelar mulai 8 hingga 14 Oktober 2025.
Sebelumnya, total ada 18 tim dari tiga grup yang bertarung dalam putaran ketiga untuk memperebutkan dua tiket lolos langsung dari masing-masing grup dan dua slot lainnya untuk melaju ke babak play-off atau putaran keempat.
Tercatat ada enam tim yang memastikan tampil di di fase ini, yaitu Timnas Indonesia, Uni Emirat Arab (UEA), Irak, Oman, Qatar, dan Arab Saudi.
Di balik persiapan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, ternyata ada sejumlah fakta menarik termasuk keputusan kontroversial Federasi Sepak Bola Asia (AFC), berikut ulasannya.
1. Qatar dan Arab Saudi ditunjuk jadi tuan rumah
AFC secara resmi menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah bergulirnya putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kabar Qatar dan Arab Saudi ditunjuk sebagai tuan rumah pertama kali diumumkan langsung pihak AFC pada Jumat (13/6/2025).
"Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengonfirmasi Asosiasi Sepak Bola Qatar dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi sebagai tuan rumah putaran keempat kualifikasi," tulis AFC.
2. Keputusan AFC dianggap kontroversial
Keputusan AFC dalam menunjuk Qatar dan Arab Saudi tersebut dianggap kontroversial hingga berujung protes keras dari empat tim lainnya.
Empat tim yang melayangkan protes keras kepada induk sepak bola Asia itu adalah Uni Emirat Arab (UEA), Irak, Oman, dan Timnas Indonesia.
Empat tim itu meminta AFC secara transparan dalam menjelaskan alasan kuat dalam menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah.
Pasalnya, keputusan itu dianggap dapat menguntungkan dua tim tersebut karena tidak bermain di tempat netral.
- AFC
Â
3. AFC tetap keras kepala
Di balik keputusan yang dianggap kontroversial itu, AFC tetap keras kepala meski telah mendapatkan desakan dan protes keras dari empat tim sekaligus.
Load more