GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan, Thom Haye Ungkap Penyebab Kekalahan 0-6 dari Jepang: Jadi Agak Aneh...

Gelandang Timnas Indonesia Thom Haye angkat bicara soal kekalahan telak 0-6 dari Jepang pada laga terakhir Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Minggu, 22 Juni 2025 - 20:44 WIB
Thom Haye dan Yance Sayuri di laga Jepang vs Indonesia, Selasa (11/6/2025)
Sumber :
  • Instagram/yansayuri11

Jakarta, tvOnenews.com — Gelandang Timnas Indonesia Thom Haye angkat bicara soal kekalahan telak 0-6 dari Jepang pada laga terakhir Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Haye mengakui bahwa perbedaan kualitas menjadi alasan utama Tim Garuda kesulitan menghadapi tim sekelas Samurai Biru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga tersebut berlangsung pada 10 Juni 2025, hanya lima hari setelah kemenangan dramatis Indonesia atas China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, yang memastikan langkah Skuad Garuda ke putaran keempat kualifikasi.

Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Dalam sebuah perbincangan di kanal YouTube miliknya The Haye Way, Thom menjelaskan bahwa pertandingan kontra Jepang berlangsung dalam situasi yang tidak biasa bagi pemain. Ia menyebut pertandingan internasional jarang digelar setelah musim kompetisi klub berakhir.

“Jadi agak aneh menyelesaikan musim seperti itu,” ujar Haye dalam siniar tersebut, Minggu (22/6/2025).

“Tapi tetap, itu hasil yang bagus bisa lolos ke putaran empat kualifikasi,” tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa fokus utama tim sebenarnya tertuju pada laga melawan China, yang dianggap sebagai penentu nasib Indonesia di grup. Setelah mengamankan tiga poin, tekanan pun sedikit mereda saat menghadapi Jepang.

Pemain Timnas Indonesia Thom Haye
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

 

“Pertandingan agak aneh, karena semua fokus pada pertandingan terakhir melawan China. Kami meraih hasil bagus, dan kami tahu kami sudah lolos ke putaran empat. Tidak masalah Anda di posisi tiga atau empat di grup,” jelasnya.

Namun, menghadapi Jepang, yang selama ini menjadi langganan Piala Dunia, menjadi tantangan yang jauh lebih berat.

“Jepang adalah tim berkualitas yang dengan mudah lolos ke Piala Dunia. Tapi perbedaan kualitas terlalu besar,” kata Haye.

“Kami ingin menunjukkan kemampuan dan bermain bagus, tapi kami tidak cukup melakukannya,” imbuhnya.

Meski menelan kekalahan telak, Thom Haye tetap menilai keberhasilan lolos ke babak berikutnya sebagai pencapaian penting bagi Indonesia.

Ia berharap skuad asuhan Patrick Kluivert dapat mengambil pelajaran dari kekalahan tersebut dan menatap laga-laga berat yang akan datang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia kini bersiap menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang akan digelar pada 8–14 Oktober 2025. Garuda akan bertarung menghadapi lima kekuatan besar Asia lainnya, yaitu Arab Saudi, Qatar, Oman, Irak, dan Uni Emirat Arab.

Laga-laga ini akan menjadi ujian berat sekaligus kesempatan emas untuk mencetak sejarah. Performa pemain seperti Thom Haye akan sangat krusial dalam menjaga asa Indonesia melaju ke panggung sepak bola dunia.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos sempat dihadapi momen lucu perkara mimbar dan layar error saat presentasi data di acara Musrenbang RKPD 2027.
Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Kondisi Jay Idzes kembali menjadi sorotan jelang laga penting Sassuolo kontra Lecce di Serie A. Media Italia akui peran bek Timnas Indonesia sulit digantikan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT