Konflik Timur Tengah Belum Reda, Media Vietnam Sarankan Timnas Indonesia Segera Ajukan Permohonan Ini ke FIFA dan AFC
- Antara-tvOnenews/Julio Trisaputra
tvOnenews.com - Memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, serta Amerika Serikat, berpotensi membawa dampak signifikan terhadap jalannya Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.Â
Salah satu negara yang mungkin terdampak secara langsung adalah Iran, yang kini disebut-sebut terancam dilarang berpartisipasi dalam ajang bergengsi tersebut.
Media Vietnam Dantri.com melaporkan bahwa absennya Iran dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 bisa membuka peluang baru bagi negara-negara lain di Asia.

- Tangkapan layar
Â
Dalam sistem normal, babak keempat adalah fase krusial sebelum babak play-off antar-benua.Â
Jika Iran tidak ikut serta, maka slot yang biasanya diisi oleh mereka akan dibagi ulang, dan ini membuka jalan bagi tim-tim seperti Indonesia untuk bersaing lebih longgar.
Media Vietnam tersebut juga menyebut ada kemungkinan kuota akan disalurkan ke babak keempat. Â
"Kemungkinan besar, tempat ini akan dialokasikan untuk putaran empat kualifikasi Piala Dunia 2026," tulis media Vietnam Dantri.com dalam laporannya.
"Awalnya tim teratas di setiap grup. Sedangkan tim peringkat kedua di setiap grup akan mengikuti babak play-off untuk mencari tim Asia yang akan mengikuti babak play-off Interkontinental."
"Namun, FIFA kini memberikan tiket langsung ke Piala Dunia kepada tiga tim teratas di babak kualifikasi keempat jika Iran tersingkir."

- Instagram/teammellifootball | kitagaruda.id
Â
Hal ini tentu akan memperbesar peluang negara-negara dengan peringkat menengah, termasuk Indonesia.
Timnas Indonesia saat ini berada di jalur yang menjanjikan setelah berhasil melaju ke putaran keempat kualifikasi.Â
Bila aturan diubah seperti prediksi Dantri, maka Timnas Garuda punya peluang lebih besar untuk merebut tiket otomatis, tanpa harus melalui jalur play-off yang lebih sulit.
"Hal ini secara tidak sengaja meningkatkan peluang Indonesia untuk mendapatkan tiket," lanjut Dantri.
Potensi Pergeseran Lokasi Tuan Rumah

- Kolase tvOnenews.com / AFC.com / REUTERS/Issei Kato
Â
Tak hanya soal kelolosan, media Vietnam tersebut juga menyinggung kemungkinan perubahan lokasi pertandingan jika konflik kian memburuk.Â
Seperti diketahui, Qatar dan Arab Saudi dijadwalkan menjadi tuan rumah gelaran putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jika AFC dan FIFA memutuskan untuk mencabut hak tuan rumah dari Qatar atau Arab Saudi demi alasan keamanan, negara lain bisa mengajukan diri sebagai pengganti.Â
Indonesia dinilai layak karena punya infrastruktur yang memadai dan pengalaman menjadi tuan rumah ajang besar seperti Piala Dunia U-17 2023.
"Saat itu, Indonesia dapat mengajukan permohonan penuh untuk menjadi tuan rumah dan memperoleh keuntungan pada tahap ini," lanjut isi laporan Dantri.
FIFA Masih Belum Ambil Tindakan Resmi

- Instagram/Erick Thohir
Â
Hingga kini, baik FIFA maupun AFC belum memberikan pernyataan resmi terkait situasi geopolitik dan dampaknya terhadap kualifikasi.
"FIFA belum turun tangan untuk memberikan komentar apa pun terkait situasi saat ini."
"Namun, mereka dapat turun tangan sepenuhnya jika situasinya semakin tidak terduga."
Artinya, belum ada keputusan final dari badan tertinggi sepak bola dunia.Â
Mereka masih memantau situasi sambil menjaga netralitas.
Jika eskalasi konflik membahayakan jalannya pertandingan atau keselamatan pemain dan ofisial, FIFA bisa bertindak, termasuk membatalkan keikutsertaan suatu negara atau memindahkan lokasi pertandingan ke negara yang lebih aman. (gwn)
Load more