News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia U-23 Ketiban Untung Jelang Piala AFF U-23 2025, Suporter Malaysia Minder Gara-Gara Hal Ini

Timnas Indonesia U-23 berpotensi mendapatkan untung menjelang Piala AFF U-23 2025 lantaran suporter Malaysia minder karena sesuatu hal.
Jumat, 27 Juni 2025 - 09:33 WIB
Timnas Indonesia U-23 akan tampil di Piala AFF U-23 2025
Sumber :
  • Kita Garuda

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-23 berpotensi mendapatkan untung menjelang Piala AFF U-23 2025 lantaran suporter Malaysia minder karena sesuatu hal.

Skuad Garuda Muda akan mengikuti turnamen Piala AFF U-23 2025 yang akan digelar di Indonesia pada Juli mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajang tersebut akan digelar pada tanggal 15 hingga 31 Juli 2025  di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Timnas Indonesia U-23
Timnas Indonesia U-23
Sumber :
  • PSSI

 

Timnas Indonesia U-23 dan Malaysia tergabung dalam grup yang sama, yaitu Grup A bersama dengan Brunei Darussalam dan Filipina.

Pertemuan di antara kedua tim akan dilaksanakan pada 21 Juni mendatang dan pelatih kedua tim sudah mulai mempersiapkan timnya masing-masing.

Pada Rabu (25/6/2025) kemarin, Harimau Malaya sudah mengumumkan 30 pemain yang dibawa untuk Piala AFF U-23 2025.

Dalam skuad yang diasuh oleh Nafuzi Zain ini, kebanyakan pemain adalah para pemain lokal, tak seperti tim senior yang ramai diperkuat oleh para pemain naturalisasi.

Hanya Fergus Tierney yang merupakan pemain keturunan, namun dia juga merupakan hasil dari pembinaan lokal.

Fergus Tierney
Fergus Tierney
Sumber :
  • FAM Malaysia

 

Situasi ini membuat sejumlah suporter Malaysia terlihat pesimistis, sebagaimana yang terlihat di kolom komentar media setempat, Makan Bola, di Instagram.

Menurut salah satu netizen, ada jurang besar antara para pemain, terutama karena mereka tidak menjadi starter di klubnya masing-masing.

“Dari daftar pemain, hanya Haqimi, Alif Izwan, Fergus, dan Ubaidullah saja yang sudah terbukti sering main di klub level super. Yang lain banyak di Piala Malaysia, ada jurang besar. Beda jauh dengan tim OKS [Ong Kim Swee] dulu hampir satu tim main sebagai starter. Tidak apa-apa, semoga beruntung Malaysia U-23,” tulis seorang netizen.

Jika dibandingkan dengan Timnas Indonesia U-23, sebenarnya tidak terlalu berbeda jauh karena hanya Jens Raven yang merupakan pemain naturalisasi.

Selebihnya adalah pemain dari klub-klub Liga 1. Namun, perbedaannya adalah karena mereka dimainkan secara reguler di klubnya, seperti Muhammad Ferarri di Persija Jakarta pada musim lalu dan juga Kakang Rudianto di Persib Bandung.

Bek Persib Bandung, Kakang Rudianto saat hadapi Alejandro Garnacho
Bek Persib Bandung, Kakang Rudianto saat hadapi Alejandro Garnacho
Sumber :
  • Website Persib Bandung

 

“Pemain Indonesia U-23 punya menit bermain di liga rata-rata 1000 menit dan juga mencapai 2000 menit lebih, PSSI bikin kebijakan klub Liga 1 wajib memainkan pemain U-22 minimal 45 menit per pertandingan. PSSI bukan hanya berpikir soal timnas senior tapi juga junior,” komentar netizen Malaysia.

Meski begitu, Malaysia U-23 tetap diharapkan untuk setidapnya mampu mencapai final di Piala AFF U-23 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semoga ada yang memuaskan pemain yang rata-rata diturunkan pemain lokal. Pemain telah diberikan kesempatan untuk bermain. Semoga lolos ke final,” tulisnya.

Harimau Malaya mengawali turnamen pada 15 Juli dengan menghadapi Filipina sebelum menghadapi Brunei tiga hari kemudian dan terakhir Timnas Indonesia U-23. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.
Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija terancam keluar dari persaingan juara usai tiga laga tanpa kemenangan. Bambang Pamungkas mendesak tim bangkit di delapan laga sisa.
Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Menteri Hukum Republik Indonesia menerima audiensi delegasi US-ASEAN Business Council (USABC) bersama perwakilan perusahaan teknologi global, seperti META, Google, APPLE, dan SALESFORCE.
Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Jangan lagi sepelekan pakai baju bergambar saat shalat. Sebab hukumnya bisa jadi makruh
Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral motor listrik BGN, Kepala BGN jelaskan penganggaran masuk RPATA sesuai PMK. Realisasi 21.801 unit untuk dukung Program MBG.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT