News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Zahra Muzdalifah Ungkap Alasan Main di Posisi Tak Lazim saat Timnas Putri Indonesia Menang atas Kirgistan

Penyerang Timnas Putri Indonesia, Zahra Muzdalifah membeberkan alasannya sempat bermain di dua posisi berbeda, termasuk disulap menjadi bek sayap.
Kamis, 3 Juli 2025 - 08:21 WIB
Pemain Timnas Putri Indonesia Zahra Muzdalifah
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Penyerang Timnas Putri Indonesia, Zahra Muzdalifah membeberkan alasannya sempat bermain di dua posisi berbeda, termasuk disulap menjadi bek sayap.

Zahra Muzdalifah telah bermain di dua pertandingan berbeda bersama Timnas Putri Indonesia saat tampil di Kualifikasi Piala Asia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, dia dua pertandingan tersebut, pemain berusia 24 tahun itu justru tampil di dua posisi berbeda.

Timnas Putri Indonesia
Timnas Putri Indonesia
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

 

Dua pertandingan yang dimaksud adalah saat menghadapi Kirgistan dan Pakistan di Kualifikasi Piala Asia 2026.

Zahra Muzdalifah sebenarnya berposisi asli sebagai striker, namun uniknya dia sempat disulap untuk tampil sebagai bek sayap.

Momen itu terjadi kala Zahra Muzdalifah tampil dalam laga kontra Kirgistan pada Minggu (29/6/2025) di Indomilk Arena, Tangerang.

Dalam pertandingan itu, dirinya tampil sebagai bek sayap di lini pertahanan bersama Emily Julia Frederica Nahon, Safira Ika Putri Kartini, dan Gea Yumanda.

Namun, dalam laga kontra Pakistan semalam, Rabu (2/7/2025), dirinya justru kembali ke posisi aslinya sebagai striker.

Timnas Putri Indonesia kalah 0-2 dari Pakistan di laga kedua Grup D Kualifikasi Piala Asia 2026
Timnas Putri Indonesia kalah 0-2 dari Pakistan di laga kedua Grup D Kualifikasi Piala Asia 2026
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

Saat dijumpai awak media usai laga, Zahra Muzdalifah pun membeberkan alasannya sempat disulap sebagai bek sayap di skuad Garuda Pertiwi.

Zahra Muzdalifah mengatakan bahwa alasannya sempat bermain di dua posisi berbeda karena pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki menyukai sosok pemain yang multi posisi atau bisa bermain di banyak posisi.

Ia menyebut awal mula dirinya bermain sebagai bek sayap saat Timnas Putri Indonesia menghadapi Ado Den Haag pada 23 Oktober 2024 lalu.

"Jadi Coach Mochi (Satoru Mochizuki) tuh sekarang suka sama pemain yang bisa banyak posisi," ujar Zahra Muzdalifah usai laga, Rabu (2/7/2025).

"Dan kebetulan aku di main wingback tuh karena dia ngeliat aku waktu itu main di Netherlands lawan Ado Den Haag, aku punya potensial disitu," tambahnya.

Pemain timnas Indonesia putri, Zahra Muzdalifah
Pemain timnas Indonesia putri, Zahra Muzdalifah
Sumber :
  • Cerezo Osaka

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Lebih lanjut, eks Cerezo Osaka itu mengaku jika skuad Garuda Pertiwi masih kekurangan pemain di posisi sebagai bek sayap.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT