Dengan Mata Berkaca-kaca, Ole Romeny Ungkap Soal Makna 'Selebrasi' Topang Dagu, Tak Main-main Ternyata Artinya Soal....
- Tangkapan layar Youtube Vindes
tvOnenews.com - Striker Timnas Indonesia dan Oxford United, Ole Romeny, resmi tiba di Indonesia menjelang turnamen Piala Presiden 2025.
Ia datang bersama skuad Oxford United termasuk rekan setimnya di Timnas, Marselino Ferdinan. Kehadiran dua pemain yang sedang naik daun ini disambut antusias oleh para penggemar sepak bola nasional.
Marselino dan Romeny memang tengah jadi sorotan usai tampil menawan bersama Timnas Indonesia di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Marselino yang kini makin matang di Oxford United, tak hanya jadi simbol talenta muda Indonesia, tapi juga ikon kebanggaan yang membawa nama Indonesia ke kancah Eropa.
Di sisi lain, Ole Romeny mencuri perhatian lewat dua gol pentingnya di dua laga terakhir Timnas Indonesia.
- Tangkapan layar Youtube Vindes
Dalam wawancara bersama kanal YouTube Vindes, Sabtu (5/7/2025), Romeny menceritakan pengalaman menarik saat kembali ke Indonesia.
Ia mengaku cukup terharu bisa datang bukan sebagai pemain Timnas, melainkan sebagai bagian dari klub Inggris yang tengah menjalani tur pramusim.
“Itu sedikit aneh, karena semua memoriku dengan Timnas Indonesia. Tapi sekarang aku datang dengan jersey Oxford. Banyak rekan tim juga antusias dan berdiskusi soal budaya Indonesia. Itu keren,” ujar Romeny.
Tak hanya soal atmosfer tim, Romeny juga membagikan cerita mendalam di balik gaya selebrasi khasnya yang menjadi ciri setiap kali mencetak gol.
Gaya selebrasi itu berupa menaruh tangan di bawah dagu, seolah sedang menopang kepala yang tegak. Romeny menjelaskan bahwa selebrasi itu bukan sekadar gaya, tapi sarat makna.
![]()
"Ya, perayaan itu seperti tetap tegakkan kepala. Jadi ini menjadi pesan positif bagi siapa pun yang sedang mengalami masa sulit. Baik dalam sepak bola maupun dalam kehidupan, tetap tegakkan kepala dan teruslah berusaha," ungkap Romeny dengan nada penuh keyakinan.
Ia menyampaikan bahwa selebrasi itu lahir dari pengalaman pribadi yang berat.
Pemain kelahiran Nijmegen, Belanda, itu mengungkap bahwa selebrasi itu lahir dari masa-masa tergelap dalam kariernya. Ia pernah merasa tidak dipercaya oleh pelatihnya di klub sebelumnya.
Situasi itu membuatnya nyaris kehilangan motivasi. Namun, justru di titik terendah itu ia menemukan kekuatan baru, termasuk dalam bentuk selebrasi yang kini menjadi pesan penyemangat universal.
“Tetaplah percaya pada diri sendiri, bahkan di saat-saat sulit. Jadi ini hanyalah pesan positif bagi anak-anak, bagi semua orang,” tambahnya.
![]()
Bagi Romeny, perayaan gol itu juga mengingatkan siapa pun agar tak mudah goyah saat menghadapi tekanan, kritik, atau omongan orang lain.
“Tujuan selebrasi ini bukan hanya untuk sepak bola. Ini juga untuk kehidupan kita jika kita berada dalam situasi sulit, atau jika kita sedih, atau jika kita tidak termotivasi. Ini adalah tanda bagi kita untuk tetap tegakkan kepala, bangga, dan termotivasi,” katanya lagi.
Yang lebih menyentuh, setiap gol yang dicetak Romeny bersama Timnas Indonesia selalu ia dedikasikan kepada neneknya yang berasal dari Medan.
- Tangkapan layar Youtube Vindes
“Saya mengatakan kepada ibu saya bahwa setiap gol yang saya cetak akan didedikasikan untuk nenek saya karena dia adalah alasan saya di sini (membela timnas Indonesia). Tapi gol malam ini (ke gawang Bahrain) juga untuk seluruh Indonesia,” tegas Romeny.
Ia juga bercerita bahwa selebrasi itu terinspirasi dari obrolannya bersama teman yang bermain di FC Utrecht.
Mereka sama-sama sepakat bahwa dalam hidup maupun sepak bola, orang akan selalu berbicara dan menghakimi.
“Kamu harus kuat, kulitmu harus tebal, dan kamu tahu bisa menangani semua pendapat itu. Dengarkan dirimu sendiri, teruslah maju. Itu adalah nasihat hidup yang aku pegang terus,” pungkas Romeny. (udn)
Load more