GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Gengsi Lagi Mengakui, Legenda Malaysia yang Pernah Permalukan Timnas Indonesia Ini Akui Kehebatan Pasukan Garuda: Mereka Layak ...

Dulu sengit rivalitasnya dengan tim Garuda, legenda Malaysia kini tak malu lagi mengakui kehebatan Timnas Indonesia dengan adanya pemain keturunan asal Eropa.
Rabu, 9 Juli 2025 - 12:58 WIB
Safee Sali dan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Legenda tim nasional Malaysia yang pernah berjaya di Piala AFF, Safee Sali kini tak malu lagi kehebatan Timnas Indonesia untuk level ASEAN.

Safee Sali merupakan legenda timnas Malaysia dan aktor penting kesuksesan Harimau Malaya saat mengubur mimpi Timnas Indonesia di Piala AFF 2010.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada partai puncak ajang bergengsi ASEAN itu, Safee Sali menjadi pahlawan sekaligus mimpi buruk bagi Timnas Indonesia lewat tiga golnya. 

Berbeda dengan sekarang, Timnas Indonesia kini sangat berkembang drastis dalam beberapa tahun terakhir.

Terutama ketika PSSI pertama kali berhasil mendatangkan Shin Tae-yong, dari sini awal mula skuad Garuda bangkit hingga diakui sebagai "Raja Baru Sepakbola Asia Tenggara".

Meski kini  pelatih sudah berganti, di mana PSSI memecat Shin Tae-yong, menyusul kegagalannya di Piala AFF 2024, dan menunjuk Patrick Kluivert sebagai juru taktik baru Timnas Indonesia.

Terbaru, skuad Garuda menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang berhasil lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pada putaran ketiga, Timnas Indonesia berhasil finis di peringkat keempat klasemen dengan mengoleksi 12 poin.

Indonesia juga secara resmi melampaui rekor tim Nasional Vietnam yang pernah bertanding di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

 

Timnas Indonesia mengantongi total 12 poin dari 10 pertandingan yang dijalani di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Jumlah poin ini jauh melampaui pencapaian sebelumnya yang diraih oleh Vietnam, saat masih dilatih oleh Park Hang-seo.

Tim berjuluk Golden Star Warriors itu hanya mampu meraih 4 poin dari 10 pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Tak hanya itu, ranking FIFA Timnas Indonesia juga melejit dengan menempati peringkat ke-123 dunia, hanya dalam dua tahun terakhir naik signifikan dari peringkat 173.

Adapun salah satu kunci keberhasilan skuad Garuda adalah peran dan kontribusi dari pemain keturunan.

Program naturalisasi dari PSSI ini sangat aktif dalam merekrut pemain keturunan dari Eropa untuk dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia.

Beberapa nama yang sangat berperan penting dalam pertandingan terakhir skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 adalah Jay Idzes (Venezia FC), Ole Romeny (Oxford United), Joey Pelupessy (Lommel Sk), Thom Haye (Almere City), dan lain-lainnya.

Peningkatan performa dan kualitas Timnas Indonesia itu pun membuat anak asuh Shin Tae-yong menjadi salah satu tim yang diperhitungkan di sepakbola Asia. 

Bagaimana tidak, skuad Garuda dulu sebelumnya bikin gempar gelaran Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-23 2024 sebagai tim kuda hitam berhasil menumbangkan beberapa tim raksasa.

Bahkan legenda Malaysia, Safee Sali, tak malu mengakui jika kualitas Timnas Indonesia saat ini jauh diatas Harimau Malaya.

Safee Sali merasa geram dengan fans yang dianggapnya kurang peduli dengan timnas mereka. 

Safee juga memberikan kritik pada Timnas Malaysia dimana dirinya cukup menyoroti program naturalisasi FAM.

Safee Sali
Safee Sali
Sumber :
  • REUTERS/Samsul Said

 

Safee Sali menilai jika Malaysia sangat lamban soal urusan naturalisasi pemain Tim Nasionalnya. 

"Harimau Malaya harus melakukan evaluasi apa masalahnya. Bagi saya, semenjak proyek naturalisasi diperkenalkan, ini puncak terbesar untuk pasukan negara. Timnas Malaysia harus dikoreksi lagi," kata Safee Sali dilansir dari YouTube Sudut Timnas TV.

Karena, jika membandingkan dengan Timnas Indonesia, menurutnya Malaysia tidak menunjukan perubahan yang signifikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan apa yang terjadi pada tim nasional saat ini, saya pikir kami membutuhkan staf pelatih baru. Kita harus melihat ke luar karena kita sudah terlalu lama berada di dalam," ucap Safee Sali dilansir dari Kanal Youtube ABS Multimedia.  

"Lihat bagaimana Vietnam, Timmnas Indonesia, Thailand, berhasil melakukan perombakan yang luar biasa. Kalau kita masih berharap pada penduduk setempat, maka kita masih akan terjebak dalam waktu yang lama," pungkasnya. (ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Dalam kunjungannya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda menaruh perhatian serius pada kondisi kesehatan anak-anak Suku Togutil yang hidup jauh dari peradaban modern.
Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar sementara pemain diaspora Timnas Indonesia mulai terbongkar, tiga nama mencuat setelah John Herdman memantau enam talenta muda dari empat negara.
AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

Foolad Sirjan Iranian berhasil menyegel satu tempat di babak final AVC Champions League 2026 setelah berhasil menaklukan JTEKT Stings Aichi di babak semifinal
Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia menjelang persiapan melakoni agenda krusial FIFA Matchday periode Juni 2026 mendatang. Benteng kokoh sekaligus -
AVC Champions League 2026: Libero JTEKT Stings Aichi Ungkap Biang Keroek Kekalahan Mereka atas Foolad Sirjan Iranian

AVC Champions League 2026: Libero JTEKT Stings Aichi Ungkap Biang Keroek Kekalahan Mereka atas Foolad Sirjan Iranian

Langkah wakil dari Jepang di gelaran AVC Champions League 2026 yakni JTEKT Stings Aichi dipastikan gagal melaju ke babak final setelah kalah dari Foolad Sirjan.
Ramalan Asmara Weton Tanggal 17 Mei 2026, Apakah Neptu Anda Masuk Daftar yang Beruntung Soal Cinta Besok?

Ramalan Asmara Weton Tanggal 17 Mei 2026, Apakah Neptu Anda Masuk Daftar yang Beruntung Soal Cinta Besok?

Berdasarkan perhitungan Primbon Jawa, berikut lima weton yang diprediksi akan mandi keberuntungan dalam hal asmara esok hari pada tanggal 17 Mei 2026.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT