Bak Mutiara Terpendam, Jay Idzes Memang Jodohnya Timnas Indonesia, Andai Pilih Belanda Mungkin Bakal…
tvOnenews.com - Nama Jay Idzes kini terus mencuat di kalangan pecinta sepak bola, bukan hanya karena kontribusinya bersama Timnas Indonesia, namun juga karena kabar transfernya yang menarik.
Pemain bertahan yang musim lalu memperkuat Venezia FC ini tengah diincar oleh klub Serie A lainnya, yakni Udinese.
Menurut laporan dari media Italia Tutto Udinese, Jay Idzes kini menjadi target serius bagi manajemen klub asal Udine.
“Udinese sedang berusaha untuk menutup kesepakatan dengan pemain internasional Indonesia dari Venezia, setelah menjalin kontak dengan pemain dan klub,” tulis laporan tersebut.
Performanya yang solid bersama Venezia, membuat Udinese memandang Idzes sebagai opsi yang sangat ideal untuk memperkuat lini belakang mereka.
Meskipun Udinese menaruh minat besar, negosiasi disebut masih terkendala di harga.
Banderol Idzes saat ini masih dianggap terlalu tinggi oleh pihak Udinese, meskipun kualitasnya sudah tak diragukan lagi.
Idzes telah menunjukkan konsistensi luar biasa musim lalu dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di timnya.
![]()
Di sisi lain, sorotan terhadap dirinya semakin meningkat sejak ia memutuskan membela Timnas Indonesia.
Keputusan Jay Idzes untuk mengenakan seragam Merah Putih memang menuai banyak pujian.
Padahal, lahir dan besar di Belanda, Idzes memiliki peluang terbuka untuk membela negeri Kincir Angin tersebut.
Banyak pihak menilai bahwa andai ia memilih Belanda, bukan tidak mungkin ia hanya akan menjadi pemain pelapis, mengingat ketatnya persaingan di skuad Oranje yang penuh dengan pemain bintang.
Komentator senior sepak bola Indonesia, Bung Ropan, dalam kanal YouTube-nya mengungkapkan pendapatnya terkait keputusan Jay Idzes.
"Jay Idzes memilih untuk sekarang bermain di tim nasional Indonesia, bukan Belanda ya. Padahal memang dia kelahiran di Belanda, tentunya banyak yang menginginkan bisa bermain untuk tim nasional sana,” ujar Bung Ropan.
Lebih lanjut, ia menilai keputusan Idzes adalah pilihan tepat.
"Tapi bagi Jay, dia punya tekad yang bulat sebagai pemain yang punya darah keturunan Indonesia. Jay memilih Indonesia, padahal peluangnya itu terbuka (di Belanda). Bagi Ronald Koeman, sepertinya kalah cepat dan kalah jeli dibandingkan dengan Shin Tae-yong," ungkapnya.
Menurut Bung Ropan, pelatih Timnas Belanda mungkin terlalu fokus pada nama-nama besar, hingga melupakan potensi emas seperti Jay Idzes.
"Koeman mungkin agak terbuai dengan pemain-pemain top, sehingga dia seakan melupakan bahwa ada mutiara yang sangat bagus yang terpendam dalam diri Jay Idzes,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kini Jay Idzes telah membuktikan kemampuannya.
"Dia tampil sangat piawai, sangat dingin, sangat tenang. Intersep bagus, tackling oke, motong bola-bola udara baik, visi, dan reading the game-nya berjalan semua dengan baik. Kita beruntung mendapatkan seorang Jay Idzes," jelasnya.
Bung Ropan juga menyebut bahwa Jay Idzes kini menjadi sosok yang tak tergantikan di jantung pertahanan Garuda.
“Kita punya seorang bek tangguh yang punya visi bermain sangat baik. Dia pasti tidak tergantikan ketika ia bugar, fit, tidak bermasalah. Dia akan selalu mendapat tempat dan kepercayaan luar biasa yang sudah diberikan," katanya.
Jay disebut tampil sangat konsisten dan stabil dalam mengawal lini belakang Indonesia.
Bahkan Bung Ropan menyatakan, pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman bisa saja menggeleng-geleng kepala menyaksikan permainan solid dari Jay Idzes di level internasional.
Idzes juga dipercaya mendapatkan panggung besar bersama Timnas Indonesia, sebuah posisi dan kesempatan yang mungkin tidak akan ia dapatkan jika memutuskan untuk memperjuangkan tempat di Timnas Belanda yang penuh persaingan.
"Faktanya pelatih memberikan suatu kepercayaan yang belum tentu dia dapatkan di Belanda. Saya bilang, persaingan di sana banyak sekali,” tambah Bung Ropan.
Kini Jay Idzes tak hanya menjadi andalan di lini belakang Timnas Indonesia, tetapi juga jadi aset penting yang diperhitungkan di pentas sepak bola Eropa.
Masa depannya bersama klub Serie A seperti Udinese bisa menjadi langkah besar berikutnya bagi kariernya yang terus menanjak. (adk)
Load more