News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

1 Nama Resmi Dipanggil Lagi, Ini Daftar Skuad Final Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025

Berikut daftar skuad final Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025 setelah Gerald Vanenburg memanggil total 23 pemain.
Senin, 14 Juli 2025 - 15:57 WIB
Timnas Indonesia U-23 akan tampil di Piala AFF U-23 2025
Sumber :
  • Kita Garuda

Jakarta, tvOnenews.com – Berikut daftar skuad final Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025 setelah Gerald Vanenburg memanggil total 23 pemain.

Dari 23 nama tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-23 itu memanggil kembali Frengky Missa untuk Piala AFF U-23 2025 yang akan dimulai 15-29 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain Timnas Indonesia U-23 Frengky Missa
Pemain Timnas Indonesia U-23 Frengky Missa
Sumber :
  • Timnas Indonesia

 

Sebelumnya, Frengky dicoret pada sesi latihan terbuka bersama awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis pekan lalu.

Akan tetapi, pemain Bhayangkara FC itu mendapatkan panggilan kembali untuk menutupi kekosongan yang ditinggalkan Mikael Tata karena sakit.

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

 

"Jadi sebenarnya Frengky Missa sudah keluar tapi berhubung Mikael Tata sakit, jadi memang harus diganti," kata pelatih Gerald Vanenburg dalam jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.

"Jadi untuk Mikael dia memang baru sakit kemarin dan masuk rumah sakit dan masih harus di rumah sakit kurang lebih seminggu lagi," kata Vanenburg menambahkan.

Legenda sepak bola Belanda itu sekali lagi menegaskan bahwa pemanggilan kembali Frengky tak ada maksud lain selain untuk menggantikan pemain lain karena sakit.

Hal serupa juga ia katakan dengan situasi Rivaldo Pakpahan yang tak dibawanya ke turnamen ini karena cedera.

"Juga sama dengan Rivaldo kasus yang sama, jadi bukan karena apa-apa, cuma ada sakit yang tidak cukup (waktu) pemulihan," lanjut dia.

Menariknya, dalam 23 pemain yang diumumkan, terdapat tiga pemain yang kerap mendapatkan panggilan Timnas Indonesia senior.

Mereka yaitu Muhammad Ferarri dan Hokky Caraka, dan Arkhan Fikri. Jika digabungkan, ketiga pemain itu total sudah memiliki 24 caps untuk tim Garuda.

Dengan rincian, Ferarri dan Arkhan sebanyak tujuh caps, serta Hokky 10 caps.

Ada juga pemain-pemain timnas senior yang sempat dipilih oleh Shin Tae-yong di Piala AFF 2024 akhir tahun lalu.

Mereka adalah Cahya Supriadi, Kakang Rudianto, Achmad Maulana, hingga Victor Dethan.

Selain kedua nama itu, skuad final yang dipilih Vanenburg juga dihuni alumni dari Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 beberapa bulan lalu.

Sebut saja seperti Kadek Arel, Dony Tri Pamungkas, Alfharezzi Buffon, Toni Firmansyah, dan Jens Raven.

Berikut daftar 23 pemain Timnas Indoneia U-23 di Piala AFF U-23 2025:

Kiper

1. M. Ardiansyah (1)

2. Cahya Supriadi (22)

3. Daffa Fasya (23)

Bek

4. Muhammad Ferarri (2)

5. Kakang Rudianto (3)

6. Kadek Arel Priyatna (4)

7. Brandon Sceunemann (18)

8. Dony Tri Pamungkas (5)

9. Frengky Missa (19)

10. Alfharezzi Buffon (13)

11. Achmad Maulana (20)

Gelandang

12. Robi Darwis (6)

13. Toni Firmansyah (7)

14. Rayhan Hannan (8)

15. Arkhan Fikri (10)

16. Firman Juliansyah (15)

Sayap

17. Dominikus Dion (14)

18. Victor Dethan (17)

19. Althaf Indie (16)

20. Yardan Yafi (9)

Penyerang

21. Rahmat Arjuna (11)

22. Hokky Caraka (12)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

23. Jens Raven (21)

(ant/yus)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reformasi Polri Bukan Agenda Baru, Komjen Chryshnanda Paparkan Dasar dan Arahnya dalam Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit

Reformasi Polri Bukan Agenda Baru, Komjen Chryshnanda Paparkan Dasar dan Arahnya dalam Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit

Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana menegaskan bahwa reformasi di tubuh Polri merupakan proses perbaikan yang berlangsung terus-menerus dan bukan agenda baru.
Purbaya Ngaku Sudah Cium Hal Aneh di Kantor Pajak dan Bea Cukai yang Hari Ini Kena OTT KPK

Purbaya Ngaku Sudah Cium Hal Aneh di Kantor Pajak dan Bea Cukai yang Hari Ini Kena OTT KPK

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dirinya sudah merasa ada yang aneh di Kantor Pajak Banjarmasin dan Bea Cukai yang hari ini, Rabu (4/2/2026) terkena OTT KPK.
Ronaldo Tantrum Karim Benzema Pindah ke Klub Pesaing Al Nassr

Ronaldo Tantrum Karim Benzema Pindah ke Klub Pesaing Al Nassr

Karim Benzema resmi bergabung dengan Al Hilal pada hari terakhir bursa transfer paruh musim Liga Arab Saudi setelah sebelumnya membela Al Ittihad. 
Buntut Konten Pornografi, DPR Sebut Pemblokiran Grok AI Tak Cukup, Dorong Regulasi AI

Buntut Konten Pornografi, DPR Sebut Pemblokiran Grok AI Tak Cukup, Dorong Regulasi AI

DPR RI menilai pemblokiran aplikasi kecerdasan buatan Grok AI karena memicu konten semi pornografi tidak bisa menjadi satu-satunya solusi dalam pengawasan ruang digital.
Ini Alasan Ruben Amorim Memilih Bungkam Usai Dipecat Manchester United, Ada Hubungannya Dengan Michael Carrick?

Ini Alasan Ruben Amorim Memilih Bungkam Usai Dipecat Manchester United, Ada Hubungannya Dengan Michael Carrick?

Motivasi utama Ruben Amorim untuk bungkam disebut berangkat dari keinginannya melindungi skuad Setan Merah dan penggantinya. Amorim memilih menunda semua tanggapan
Empat Tuntutan Masih Diabaikan, Warga Dua Dusun di Sleman Desak Penundaan Tol Solo–Yogya

Empat Tuntutan Masih Diabaikan, Warga Dua Dusun di Sleman Desak Penundaan Tol Solo–Yogya

Warga dari dua dusun di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta mendesak pemerintah untuk menunda pelaksanaan proyek tol Solo - Yogyakarta seksi II.
background

Pekan ke-20

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT