News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habis Menang 8-0 atas Brunei di Piala AFF U-23, Timnas Indonesia Malah 'Kena Rujak' Suporter Se-Asia, Ada Apa?

Bukannya dikasih ucapan selamat, Timnas Indonesia malah kena rujak suporter se-Asia setelah menang telak atas Brunei di laga pembuka grup A Piala AFF U-23 2025.
Rabu, 16 Juli 2025 - 15:36 WIB
Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025
Sumber :
  • X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Timnas Indonesia justru mendapat sindirian tajam dari suporter se-Asia tak lama setelah menang telak dari Brunei di Piala AFF U-23 2025.

Padahal, laju Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025 kali ini sudah benar dengan mengeklaim kemenangan di laga perdana atas Brunei.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia asuhan Gerald Vanenburg mengawali Piala AFF U-23 2025 dengan baik. Skor delapan gol tanpa balas sukses disarangkan ke gawang Brunei.

Dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa malam (15/7/2025), laga antara Timnas Indonesia U-23 vs Brunei Darussalam terasa kurang seimbang.

Buktinya, skuad Garuda Muda mampu unggul jumlah penguasaan bola sampai 84 persen, berbanding terbalik dengan Brunei yang hanya 16 persen saja.

Benar saja, sejak menit pertama, tak ada hentinya lini pertahanan Brunei dibombardir oleh para pemain Timnas Indonesia yang dipimpin Jens Raven.

Hasilnya, tujuh dari delapan gol yang bersarang ke gawang Brunei berhasil dilesakkan oleh para pemain Timnas Indonesia di babak pertama.

tvonenews

Striker naturalisasi Jens Raven bahkan mampu ciptakan double hattrick sedangkan dua lainnya masing-masing disumbangkan oleh Arhan Fikri dan Rayhan Hannan.

Berkat tiga poin atas Brunei di SUGBK semalam, Timnas Indonesia untuk sementara waktu memuncaki klasemen grup A Piala AFF U-23 2025 diikuti oleh Filipina.

Kemenangan atas Brunei semalam jelas penting bagi Timnas Indonesia. Hal ini bisa menambah kepercayaan diri Garuda Muda untuk bisa membawa trofi Piala AFF U-23.

Apalagi, sudah enam tahun lamanya Timnas Indonesia puasa gelar Piala AFF U-23 setelah terakhir kali merengkuh trofi bergengsi di Asia Tenggara tersebut pada 2019.

Di sisi lain, kejayaan Timnas Indonesia atas Brunei dengan delapan gol tanpa balas sedikit tercoreng dengan munculnya beragam komentar dari suporter se-Asia.

Bukan karena tak suka, namun sejumlah suporter memberikan masukan untuk Timnas Indonesia meskipun skuad Gerald Vanenburg baru saja tumbangkan Brunei.

Satu fans yang mengaku dari Malaysia meminta agar suporter Timnas Indonesia jangan terlalu besar hati. Menurutnya, menang telak dari Brunei itu hal yang biasa.

“Lawannya (hanya) Brunei. Dari dulu juga kalau bersua Brunei pasti hasilnya skor besar! Jadi, jangan jumawa,“ ujar fans Malaysia. 

Beda lagi halnya dengan suporter yang mengaku dari Myanmar dan Thailand. Berbekal pengamatannya, mereka mengkritisi aspek taktikal Gerald Vanenburg.

Kesalahan pertama Gerald Vanenburg menurutnya adalah pemain pengganti yang masuk di babak kedua tidak bisa mengimbangi rekan-rekan lainnya.

Sehingga katanya, laga Timnas Indonesia vs Brunei di babak kedua berjalan membosankan. Realitanya, hanya satu gol tambahan yang tercipta.

Striker Timnas Indonesia U-23 Jens Raven
Striker Timnas Indonesia U-23 Jens Raven
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

 

“Meskipun Indonesia menang besar, di babak kedua semua pemain pengganti tidak sebaik pemain utama. Pertandingan di babak kedua berjalan membosankan bagi kedua tim,” kata suporter Myanmar.

Senada dengan pernyataan sebelumnya, fans Thailand juga mengkritik para pemain Timnas Indonesia yang tak jarang melakukan kesalahan sendiri, khususnya di babak kedua.

Lebih lanjut, fans ini bahkan membandingkan Timnas Indonesia U-23 era Shin Tae-yong yang masih lebih baik ketimbang Gerald Vanenburg sekarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemenangan Indonesia biasa saja, tidak ada yang istimewa, bahkan di babak kedua pun mereka banyak melakukan kesalahan sendiri. Menurut saya, tim ini belum mendekati 60% jika dibandingkan dengan tim U-23 era Shin Tae-yong. Semoga saja pelatih Gerald menyadari bahwa timnya masih jauh dari harapan,” jelas suporter Thailand.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Belakang ke Podium, Morgan Holindo Curi Perhatian di Eshark Rok Cup

Dari Belakang ke Podium, Morgan Holindo Curi Perhatian di Eshark Rok Cup

Pembalap muda Morgan Holindo Sonmoahi menargetkan hasil lebih baik pada putaran ketiga Eshark Rok Cup setelah berhasil meraih podium ketiga pada seri kedua di Sirkuit Karting Sentul Internasional, Jawa Barat, akhir pekan lalu.
Baru Pemulihan, Lukaku Kembali Tumbang! Mimpi ke Piala Dunia Terancam

Baru Pemulihan, Lukaku Kembali Tumbang! Mimpi ke Piala Dunia Terancam

Striker Napoli, Romelu Lukaku, kembali mendapat pukulan telak dalam proses pemulihan kebugarannya. Penyerang asal Belgia itu dilaporkan mengalami cedera pergelangan kaki saat menjalani rehabilitasi di negaranya.
Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menandatangani kesepakatan strategis untuk mengubah sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Bogor Raya, Selasa (21/4).
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Teknologi XPS Hadir di Indonesia untuk Kepentingan Riset, Alat Ini Bisa Ungkap Rahasia Material Skala Nano

Teknologi XPS Hadir di Indonesia untuk Kepentingan Riset, Alat Ini Bisa Ungkap Rahasia Material Skala Nano

Salah satu instrumen yang menjadi andalan para ilmuwan adalah X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS), sebuah teknologi berbasis efek fotolistrik yang mampu mengungkap
AI Tak Cukup Tanpa Data Real-Time! Ini Strategi Pemimpin Teknologi Indonesia Hadapi Era Streaming

AI Tak Cukup Tanpa Data Real-Time! Ini Strategi Pemimpin Teknologi Indonesia Hadapi Era Streaming

Menurut berbagai laporan industri, lebih dari 80 persen organisasi digital di negara maju kini mengandalkan data real-time untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis AI

Trending

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Teknologi XPS Hadir di Indonesia untuk Kepentingan Riset, Alat Ini Bisa Ungkap Rahasia Material Skala Nano

Teknologi XPS Hadir di Indonesia untuk Kepentingan Riset, Alat Ini Bisa Ungkap Rahasia Material Skala Nano

Salah satu instrumen yang menjadi andalan para ilmuwan adalah X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS), sebuah teknologi berbasis efek fotolistrik yang mampu mengungkap
Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku skuadnya dalam kondisi menakutkan untuk lawan jelang menghadapi Persita Tangerang.
Baru Pemulihan, Lukaku Kembali Tumbang! Mimpi ke Piala Dunia Terancam

Baru Pemulihan, Lukaku Kembali Tumbang! Mimpi ke Piala Dunia Terancam

Striker Napoli, Romelu Lukaku, kembali mendapat pukulan telak dalam proses pemulihan kebugarannya. Penyerang asal Belgia itu dilaporkan mengalami cedera pergelangan kaki saat menjalani rehabilitasi di negaranya.
PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

Pemerintah mematok target besar dalam penanganan masalah limbah nasional melalui pembangunan instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 
Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menandatangani kesepakatan strategis untuk mengubah sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Bogor Raya, Selasa (21/4).
AI Tak Cukup Tanpa Data Real-Time! Ini Strategi Pemimpin Teknologi Indonesia Hadapi Era Streaming

AI Tak Cukup Tanpa Data Real-Time! Ini Strategi Pemimpin Teknologi Indonesia Hadapi Era Streaming

Menurut berbagai laporan industri, lebih dari 80 persen organisasi digital di negara maju kini mengandalkan data real-time untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis AI
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT