Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Lawan Filipina, Gerald Vanenburg Coret Jens Raven Jika Ulangi Selebrasi Joget Pacu Jalur di Timnas Indonesia U-23?

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, mengunkap alasannya mengancam mencoret Jens Raven dari skuadnya jika mengulangi selebrasi joget 'Pacu Jalur'.
Kamis, 17 Juli 2025 - 21:44 WIB
Pelatih TImnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, mengunkap alasannya mengancam mencoret Jens Raven dari skuadnya jika mengulangi selebrasi joget 'Pacu Jalur'.

Jens Raven diketahui melakukan selebrasi tersebut saat mencetak gol kelima saat Timnas Indonesia menang 8-0 dari Brunei Darussalam di Grup A Piala AFF U-23, Selasa (15/7/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seusai pertandingan, Gerald Vanenburg menegaskan tidak menyukai selebrasi tersebut. Pasalnya, dia mengaku memiliki alasan tersendiri.

Peringatan itu dilontarkan Vanenburg sebagai bentuk ketegasan terhadap sikap yang ia anggap tidak mencerminkan etika bertanding, terlebih saat tim sedang dalam posisi unggul jauh.

“Saya mengatakan bahwa, itu semuanya tidak benar (isu saya melarang joget). Saya hanya tidak suka jika Anda menang 4 atau 5 gol, lalu Anda berjoget,” ujar Vanenburg kepada awak media usai sesi latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (17/7/2025).

Ia menegaskan bahwa setiap pemain memang bebas mengekspresikan diri, tetapi ada batas-batas yang menurutnya patut dijaga.

Selebrasi pacu jalur yang menjadi sorotan itu dilakukan Raven saat mencetak gol kelimanya melalui titik putih dalam kemenangan telak 8-0 atas Brunei Darussalam, Selasa lalu.

Usai mencetak gol, Raven berlari ke sisi kiri gawang dan melakukan gerakan aura farming pacu jalur yang terinspirasi dari tradisi budaya Riau, yang belakangan ini ramai dijadikan konten di media sosial.

Meski menyebut selebrasi itu sah secara aturan, Vanenburg mengaku tidak menyukai ekspresi berlebihan dalam momen ketika tim telah unggul dengan margin besar.

"Jika dia (Jens Raven) mau melakukannya, silakan. Tapi saya pribadi tidak menyukainya. Saya hanya menyampaikan pendapat saya. Semua orang bisa punya opini,” kata pelatih asal Belanda berusia 61 tahun itu.

Selebrasi Pacu Lajur Jens Raven
Selebrasi Pacu Lajur Jens Raven
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sikap tegas Vanenburg ini muncul setelah Raven sempat menjelaskan bahwa selebrasi tersebut dilakukan sebagai bentuk janji kepada seseorang sebelum pertandingan.

“Saya berjanji kepada seseorang sebelum laga, dan semua fotografer bilang saya harus melakukan selebrasi itu. Ya, akhirnya saya lakukan juga," ujar Raven dalam konferensi pers usai laga.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT