Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Pendam Lagi, Rivaldo Pakpahan Jujur Pernah Debut Mengerikan di Era Shin Tae-yong: Saat itu Sepertinya Mimpi Buruk untuk Semua Pemain....

Debut buruk Rivaldo Pakpahan di Timnas Indonesia pada era Shin Tae-yong. Gelandang Borneo FC itu sebut mimpi buruk bagi semua pemain debutan karena cedera yang
Jumat, 18 Juli 2025 - 11:01 WIB
Tak Mau Pendam Lagi, Rivaldo Pakpahan Jujur Pernah Debut Mengerikan di Era Shin Tae-yong: Saat itu Sepertinya Mimpi Buruk untuk Semua Pemain....
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Rivaldo Pakpahan akhirnya mencicipi atmosfer pertandingan resmi bersama Timnas Indonesia senior di bawah arahan Shin Tae-yong dalam ajang ASEAN Cup 2024.

Namun, debut yang seharusnya menjadi momen membanggakan justru berubah menjadi kenangan pahit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain Borneo FC itu tampil saat Indonesia melawan Vietnam pada laga ketiga fase grup di Stadion Viet Tri.

Sayangnya, ia hanya bermain selama 40 menit sebelum ditarik keluar akibat cedera engkel yang cukup serius.

Dalam kanal YouTube Timnas Indonesia, Rivaldo mengungkapkan perasaannya tentang laga debut yang tak sesuai harapan itu. 

Debut Mengerikan di Timnas Indonesia

“Pertandingan ketiga lawan Vietnam mungkin rata-rata pemain bola tidak ingin merasakan apa yang saya alami,” ungkapnya. 

“Saat itu sepertinya mimpi buruk untuk semua pemain debutan. Membela negara, rasa bangga ada. Semangat ada, tetapi situasi tidak bisa dilewatkan.” 

Ia juga menambahkan bahwa dirinya sempat ingin memaksakan bermain, tetapi tim medis bersama pelatih memutuskan untuk mengganti dirinya demi menghindari cedera yang lebih parah. 

“Saya mau paksa pertandingan tetap berjalan, tapi pelatih sudah lihat saya mulai pincang. Keputusan untuk ditarik itu jujur mengecewakan, tapi jadi pelajaran besar,” tambahnya.

Sejak awal pemusatan latihan, Rivaldo harus berjuang keras untuk bisa menembus skuad utama STY yang dikenal sangat disiplin dan menuntut fisik serta taktik tinggi. 

Dalam dua laga awal di turnamen, ia bahkan tak diturunkan. “Untuk adaptasi ke permainan Coach Shin mungkin jauh berbeda dari tim saya,” ujar Rivaldo. 

“Saya belum bisa beradaptasi, dan harus terima tidak bermain di dua laga awal. Tapi saya respect dengan keputusan pelatih. Pertandingan pertama saya masuk daftar susunan pemain (DSP) saat lawan Myanmar saja saya sudah senang.”

Shin Tae-yong memang dikenal sebagai pelatih yang sangat ketat soal kedisiplinan dan fisik. Pemain yang tidak bisa memenuhi standar kebugaran tinggi akan sulit mendapatkan menit bermain. 

Hal ini diakui beberapa pemain lain selama masa kepemimpinannya. Rivaldo juga menyinggung bahwa persaingan di dalam skuad sangat ketat, dan tidak cukup hanya mengandalkan talenta teknis. 

“Kita harus terus memperbaiki diri. Di tim ini bukan soal siapa yang terkenal, tapi siapa yang paling siap,” katanya.

Lebih lanjut, kabar terbaru datang dari kubu Timnas Indonesia U-23. Rivaldo kembali harus absen membela Garuda Muda akibat cedera yang belum pulih sepenuhnya. 

Sebelumnya, ia masuk dalam proyeksi pemain untuk agenda penting U-23, namun dipastikan batal tampil. 

Ini tentu jadi pukulan berat bagi pemain berusia 23 tahun tersebut, yang seharusnya bisa memperkuat lini pertahanan Timnas U-23 dan membuktikan kapasitasnya di level internasional.

Sebagai tambahan, debut Rivaldo ini menandai satu dari sekian contoh betapa kerasnya persaingan di era Shin Tae-yong. 

Pelatih asal Korea Selatan tersebut secara konsisten menyaring pemain-pemain terbaik bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari segi profesionalisme dan kedisiplinan. 

Rivaldo yang sempat mengalami masa adaptasi sulit mengaku bahwa dirinya masih harus banyak belajar agar mampu menjawab tantangan taktik STY yang kompleks.

Meski hanya berlangsung singkat, debut ini menjadi pembelajaran besar bagi Rivaldo. 

Ia kini menyadari bahwa membela tim nasional bukan sekadar mengenakan seragam merah-putih, melainkan juga kesiapan fisik, mental, dan kemampuan taktis tinggi. 

Ke depan, pemain bertinggi 179 cm ini berharap bisa bangkit dari cedera dan kembali bersaing di level tertinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan usianya yang masih muda, Rivaldo masih memiliki peluang untuk memperbaiki kariernya di Timnas Indonesia. 

Apalagi jika mampu menjaga performa bersama Borneo FC di Liga 1 dan membuktikan komitmennya terhadap standar tinggi ala STY. Kita tunggu kiprah berikutnya, semoga bukan lagi mimpi buruk. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.
Skin Booster dan Painless Injector Jadi Inovasi Baru di Dunia Aesthetic Medicine

Skin Booster dan Painless Injector Jadi Inovasi Baru di Dunia Aesthetic Medicine

Salah satu inovasi yang mulai banyak diperbincangkan adalah kombinasi skin booster berbahan Hyaluronic Acid dengan teknologi painless injector.
Resmi! Persija Jakarta Rekrut Victor Dethan, Shin Tae-yong Dapat Amunisi Baru untuk Super League 2026/2027

Resmi! Persija Jakarta Rekrut Victor Dethan, Shin Tae-yong Dapat Amunisi Baru untuk Super League 2026/2027

Persija Jakarta kembali memperkuat komposisi skuad nya menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Kali ini Macan Kemayoran resmi datangkan Victor Dethan.
Kunjungi Sentra UMKM Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh dan Sosis Bakar

Kunjungi Sentra UMKM Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh dan Sosis Bakar

Hari kedua kunjungan di Lampung, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kawasan Sentra UMKM Maliosewu di Pekon Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT