News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-Gara Keputusan AFC, Media Asia Timur Sebut Timnas Indonesia Peluangnya Sangat Kecil di Ronde 4: Siapa yang Punya Uang Dapat...

Media asal Asia Timur menyebut Timnas Indonesia peluangnya sangat kecil di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 20 Juli 2025 - 16:36 WIB
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Media asal Asia Timur menyebut Timnas Indonesia peluangnya sangat kecil di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pada Oktober 2025 mendatang, Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil Drawing Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Terjebak di Grup Neraka
Hasil Drawing Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Terjebak di Grup Neraka
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

 

AFC resmi menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah. Di mana, Arab Saudi bertindak sebagai tuan rumah Grup B, selagi Qatar tuan rumah Grup A.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan AFC, skuad Garuda akan berhadapan dengan Arab Saudi pada 8 Oktober 2025 dan melawan Irak pada 11 Oktober 2025.

Sebelumnya, Timnas Indonesia tampil gemilang di babak ketiga kualifikasi dan secara tak terduga berhasil lolos ke babak keempat sebagai wakil ASEAN.

Namun begitu hasil drawing grup putaran keempat itu diumumkan, kegembiraan penggemar Timnas Indonesia berubah menjadi kekhawatiran. 

Betapa tidak, Jay Idzes dkk tergabung dalam satu grup dengan Arab Saudi dan Irak, dua tim yang jauh lebih tinggi ranking FIFA-nya dari Timnas Indonesia.

Terlebih, jadwal laga tersebut telah menimbulkan kontroversi dan metode pengelompokan grup telah menarik perhatian khusus dan menjadi fokus diskusi.

Pasalnya, AFC dianggap telah menguntungkan Arab Saudi dan Qatar yang merupakan negara kaya dan memiliki sumber daya olahraga yang melimpah. 

Terutama Arab Saudi, yang bermain di kandang sendiri, suasana di lapangan akan menguntungkan mereka, dan keputusan wasit juga berpotensi bias. 

Hal itu membuat media China, Sohu, menduga bahwa keputusan AFC yang dianggap menguntungkan Arab Saudi dan Qatar itu ada indikasi permainan uang.

Logo AFC
Logo AFC
Sumber :
  • AFC.com

 

"Kontroversi terus berlanjut sebelum drawing diumumkan! Indonesia menghadapi lawan yang kuat di babak play-off. Apakah aturan AFC dimanipulasi oleh uang?," tulis Sohu dalam artikelnya.

"Yang membingungkan adalah AFC mengubah aturan pertandingan untuk sementara. Pertandingan ini awalnya diselenggarakan oleh Irak dan Uni Emirat Arab, tetapi sekarang telah diubah menjadi Arab Saudi dan Qatar," imbuh media China itu.

Lebih lanjut, media negara asal Asia Timur itu juga memprediksi kans Timnas Indonesia sangat kecil untuk lolos ke Piala Dunia 2026 karena keputusan AFC.

"Sekalipun tim Indonesia tampil sangat baik, peluangnya sangat kecil. Semua orang menduga AFC memiliki hubungan khusus dengan kekuatan ekonomi, dan siapa pun yang punya uang dapat mengubah pola permainan," tulisnya lagi.

Padahal, kata Sohu, Timnas Indonesia dulu tampil apik, bahkan mampu mengalahkan Arab Saudi di ronde 3, sebuah pencapaian yang cukup membanggakan. 

Namun, sistem putaran keempat yang dinilai berbeda dari sebelumnya, dan Grup B dianggap memberikan tekanan yang besar bagi Indonesia. 

Arab Saudi sulit dikalahkan di kandang sendiri, sementara Irak juga kuat, sehingga sulit bagi Timnas Indonesia untuk menembus babak selanjutnya. 

"Para penggemar menganggap sistem ini tidak adil bagi tim lemah, dan upaya mereka tampaknya sia-sia. Keikutsertaan Indonesia di play-off justru menjadi ajang pertarungan bagi kedua tim kuat tersebut," tulis Sohu.

"Di permukaan, ini adalah kompetisi regional, tetapi sebenarnya mencerminkan masalah yang lebih mendalam, yaitu keadilan aturan main yang terkait dengan politik dan uang," lanjutnya.

Menurut Sohu, uang dan kekuasaan telah menjadi kekuatan pendorong di balik aturan AFC, dan sulit bagi negara-negara lemah untuk melawan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"FIFA telah memperhatikan situasi ini, tetapi Konfederasi Sepak Bola Asia tampaknya tidak terlalu peduli. Meskipun para penggemar tim Indonesia sangat bangga lolos ke babak play-off, ketika mereka tenang, mereka mungkin juga tahu bahwa tim tersebut kemungkinan akan menjadi "papan latar" kata Sohu.

Terlepas dari hal itu, nantinya hanya juara grup yang berhak lolos ke Piala Dunia 2026, sementara para runner-up akan diadu pada putaran kelima.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
Reaksi Keras Volimania Usai Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Leg 1: Satu-satunya di Dunia, Selebrasi Juara Ditunda!

Reaksi Keras Volimania Usai Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Leg 1: Satu-satunya di Dunia, Selebrasi Juara Ditunda!

Euforia kemenangan Jakarta Pertamina Enduro di grand final Proliga 2026 justru diwarnai keanehan yang memancing reaksi publik. Respons fans langsung membanjiri media sosial
Mahasiswa Dorong Evaluasi Kinerja Sosial Perusahaan untuk Kemajuan Daerah di Kalteng

Mahasiswa Dorong Evaluasi Kinerja Sosial Perusahaan untuk Kemajuan Daerah di Kalteng

Ketua umum SEMMI Kalteng, Afan menilai masih banyak anak daerah yang kesulitan mengakses pendidikan layak meskipun tinggal di wilayah kaya sumber daya.
Transformasi Layanan Jantung: AI dan Telekardiologi Perluas Akses hingga Pelosok

Transformasi Layanan Jantung: AI dan Telekardiologi Perluas Akses hingga Pelosok

Upaya memperkuat layanan kardiovaskular di Indonesia terus berkembang seiring pemanfaatan teknologi digital. 

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT