GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Jangan Senang Dulu Timnas Indonesia U-23, Walau Singkirkan Malaysia, Pandit Senior Ingatkan untuk...

Timnas Indonesia U-23 lolos ke semifinal Piala AFF U-23 usai bermain imbang lawan Malaysia. Tapi pandit senior ingatkan hal penting yang tak boleh diabaikan!
Kamis, 24 Juli 2025 - 12:59 WIB
Timnas Indonesia vs Malaysia di Piala AFF U-23 2025
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-23 berhasil lolos ke babak semifinal Piala AFF U-23 2025. 

Hasil ini diperoleh usai timnas Indonesia U-23 bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia U-23 pada laga terakhir Grup A yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (21/7) malam WIB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski prestasi ini patut diapresiasi, seorang pandit senior justru mengingatkan publik untuk tidak langsung larut dalam euforia karena masih ada banyak pekerjaan rumah yang perlu dibereskan oleh skuad Garuda Muda.

timnas indonesia
Pemain Timnas Indonesia U-23. (Sumber: tvOnenews-Taufik Hidayat)

Dalam laga penentuan tersebut, duel antara timnas Indonesia U-23 dan Malaysia berlangsung sangat ketat. 

Tim Merah Putih tampil dominan sejak awal laga dan mampu menciptakan beberapa peluang. 

Namun sayangnya, finishing yang kurang tajam membuat tidak ada gol yang tercipta hingga peluit akhir dibunyikan.

Sementara itu, Malaysia sempat memberikan perlawanan sengit di babak kedua, bahkan mencoba mengancam lewat tendangan jarak jauh. 

Tapi, kedua tim tetap buntu hingga skor akhir bertahan 0-0. Hasil imbang ini cukup bagi Indonesia untuk mengunci posisi puncak klasemen Grup A dengan tujuh poin, sementara Malaysia tersingkir karena hanya mengumpulkan empat poin.

Namun di balik hasil ini, analisis menarik disampaikan oleh pandit senior sepak bola Indonesia, Binder Singh. 

Dalam kanal YouTube miliknya, Binder memberikan beberapa catatan penting yang patut jadi perhatian. 

Ia mengaku terkejut dengan penurunan kualitas serangan timnas dalam dua pertandingan terakhir.

“Saya kaget kok dari menang telak lawan Brunei, lalu susah payah menang lawan Filipina, dan kini lebih sulit lagi menciptakan peluang lawan Malaysia. Berarti ada kesulitan bagi para pemain timnas Indonesia U-23 untuk menciptakan peluang yang terkait dengan kreativitas permainan,” ujar Binder.

Binder menilai bahwa kreativitas serangan yang semakin menurun bisa menjadi sinyal adanya problem dalam proses membangun serangan yang efektif, terutama saat menghadapi tim yang bermain defensif seperti Malaysia.

 

“Saya juga perlu mengingatkan kepada teman-teman... yang penting bagi para pemain dari timnas Indonesia U-23 di Piala AFF kali ini adalah untuk membentuk yang namanya chemistry, karena ini adalah tim yang baru dengan pelatih yang baru,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama dalam turnamen ini bukan hanya soal menang, tapi lebih pada proses membangun kekompakan tim di bawah asuhan pelatih baru, Gerald Vanenburg.

Kekhawatiran lain dari Binder adalah soal mental para pemain muda menghadapi tekanan di laga besar, “Kalau bermain dengan beban, apalagi nanti di semifinal stadion penuh, aduh mereka kan enggak terbiasa bermain dengan stadion penuh walaupun di level klub mereka juga banyak yang jadi pemain inti.”

Menurutnya, tekanan publik dan atmosfer pertandingan bisa jadi bumerang bagi pemain muda jika tidak dikelola dengan baik.

Meski ia melihat para pemain memiliki ide bermain, Binder menyoroti kurangnya kesabaran yang membuat taktik tak berjalan maksimal.

“Jadi yang saya harapkan nih para pemain dari timnas Indonesia U-23 bisa bermain dengan yang namanya visi. Tapi visi itu memang kelihatan, namun tidak bisa mereka aplikasikan dengan baik karena tidak sabar,” tegasnya.

Binder juga memberikan saran khusus untuk Vanenburg agar lebih fokus membenahi lini depan.

“Finishing yang harus diasah... saya akan tetap mendukung Gerald Vanenburg untuk membentuk tim ini menjadi tim yang solid, tim yang bisa bermain secara konsisten dengan skemanya: ball possession dan movement of the ball,” jelas Bung Binder.

Namun demikian, ia juga menekankan bahwa kegagalan menjadi juara bukanlah akhir dari segalanya.

“Tapi kalau enggak menjadi juara seharusnya kita bisa memaklumi juga, karena ada target yang lebih besar lagi,” tandasnya.

Binder menutup komentarnya dengan pemahaman dan harapan besar terhadap proses pembentukan skuad jangka panjang:

“Saya tidak merasa kecewa sama sekali walaupun saya kaget karena Indonesia tidak bisa mencetak satu pun gol. Bahkan di pertandingan sebelumnya lawan Filipina kan gol itu dari bunuh diri pemain Filipina,” katanya.

“Saya paham ini adalah pemain-pemain muda yang coba untuk membentuk permainan terbaik mereka. Dan saya juga paham Gerald Vanenburg punya tugas yang berat untuk membentuk tim yang solid yang nanti kita harapkan bisa juga tembus ke level Asia,” tutup sang Pandit Senior.

Lolosnya timnas ke semifinal memang layak diapresiasi, tapi komentar dari pandit senior seperti Binder Singh menunjukkan bahwa perjalanan Garuda Muda masih panjang. 

Piala AFF U-23 kali ini seharusnya menjadi batu loncatan, bukan garis finish. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang terpenting bukan hanya lolos dari fase grup, melainkan sejauh mana proses pembentukan tim ini bisa menjawab tantangan yang lebih besar ke depannya.

(anf)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Persaingan Super League Indonesia menghadirkan sejumlah partai menarik pada Sabtu, 16 Mei 2026. Tiga laga penting akan tersaji sejak sore hingga malam hari.
Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Koreksi harga tersebut membuat pelaku pasar kembali mencermati pergerakan emas domestik di tengah dinamika harga emas global dan nilai tukar rupiah.
KDM Larang Keras Masyarakat Bawa Bayi ke Lokasi Kirab Budaya di Kota Bandung, Ini Alasannya

KDM Larang Keras Masyarakat Bawa Bayi ke Lokasi Kirab Budaya di Kota Bandung, Ini Alasannya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) melarang masyarakat membawa bayi ke lokasi Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026) malam.
Anak di Jabar Menangis Histeris Sebut Nama KDM, Tak Disangka Ini Respons Menohok Dedi Mulyadi: Bawa ke Barak Loh

Anak di Jabar Menangis Histeris Sebut Nama KDM, Tak Disangka Ini Respons Menohok Dedi Mulyadi: Bawa ke Barak Loh

Sebuah video diunggah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi dalam akun instagramnya.
Lama-lama Netizen Mulai Merasa Muak saat Lihat Konten Dedi Mulyadi, Ingatkan Warga Jawa Barat soal Sikap ke KDM

Lama-lama Netizen Mulai Merasa Muak saat Lihat Konten Dedi Mulyadi, Ingatkan Warga Jawa Barat soal Sikap ke KDM

Netizen menyoroti sebuah kebiasaan buruk yang selalu muncul dalam konten Dedi Mulyadi. Netizen mengkritik sikap warga Jawa Barat setiap kali Dedi Mulyadi datang
Cara Licik Daycare Little Aresha Yogyakarta Yakinkan Orang Tua, Pakai Kamar Percontohan, Janjikan 1 Anak 1 Pengasuh

Cara Licik Daycare Little Aresha Yogyakarta Yakinkan Orang Tua, Pakai Kamar Percontohan, Janjikan 1 Anak 1 Pengasuh

Salah satu metode yang digunakan ialah menampilkan ruang contoh dengan fasilitas yang terlihat nyaman dan aman bagi anak-anak.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT