GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Juga Main Lawan Thailand, Pandit Senior Sudah Peringatkan Timnas Indonesia U-23 untuk Jangan Pernah …

Jelang semifinal Piala AFF U-23 2025, Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Thailand. Pandit senior beri peringatan penting agar Garuda Muda untuk jangan ...
Kamis, 24 Juli 2025 - 13:42 WIB
Timnas Indonesia di Piala AFF U-23
Sumber :
  • X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-23 kembali menjadi sorotan menjelang duel panas menghadapi Thailand di semifinal Piala AFF U-23 2025. 

Pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat, 25 Juli 2025, ini diyakini menjadi ujian berat berikutnya bagi skuad asuhan Gerald Vanenburg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tampil impresif di fase grup, Timnas Indonesia U-23 tidak boleh terlena, terlebih sudah ada peringatan serius dari pandit senior satu ini.

timnas indonesia
Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23. (Sumber: tvOnenews.com/Taufik Hidayat)

Laga Indonesia vs Thailand memang sangat dinanti. Kedua tim merupakan kandidat kuat juara, bersama Vietnam. 

Jika Garuda Muda berhasil menembus final, ini akan menjadi pencapaian ketiga mereka setelah edisi 2019 dan 2023. 

Sementara Thailand punya rekam jejak lebih panjang dengan tiga kali tampil di final pada 2005, 2019, dan 2022.

Menjelang laga krusial ini, pandit sepak bola senior, Binder Singh, memberikan analisis yang sarat pesan penting. 

Dalam unggahan YouTube pribadinya, ia awalnya membahas hasil laga Timnas Indonesia U-23 kontra Malaysia yang berakhir imbang tanpa gol.

“Saya ingin memberikan review dari pertandingan fase grup Piala AFF U-23 tahun 2025. Tentu saja dari grup A antara Indonesia vs Malaysia yang berakhir dengan hasil imbang 0-0,” ujarnya.

Binder menilai hasil itu cukup untuk membawa Indonesia lolos sebagai juara grup dan melangkah ke semifinal. 

Namun yang menarik, sebelum mengetahui lawan Indonesia selanjutnya, ia telah memberikan wejangan kepada tim Garuda Muda agar tetap fokus dan tidak terpengaruh nama besar lawan.

“Sampai saya upload konten ini memang kita belum tahu siapa lawan dari Indonesia di babak semifinal nanti. Tapi saya pikir siapapun lawannya nanti seharusnya para pemain dari Timnas Indonesia U-23 tidak perlu merasa khawatir apalagi takut,” tuturnya.

Meski memberikan semangat, Binder tetap mengingatkan pentingnya sikap rendah hati dan kerja keras. 

Ia menyebut bahwa bermain di kandang sendiri bukan jaminan kemenangan, jika penyelesaian akhir masih bermasalah.

“Karena yang pertama Timnas Indonesia U-23 bermain di tanah air. Sudah pastilah dukungan dari suporter akan bertambah nanti di babak semifinal,” tegasnya.

“Yang kedua, dengan tiga pertandingan yang telah dimainkan di fase grup, ya logisnya para pemain dari Timnas Indonesia U-23 akan lebih kompak nanti di babak semifinal,” lanjutnya.

Namun, menurutnya, tantangan utama Timnas justru ada pada efisiensi serangan.

“Dan yang paling penting lagi nanti di sesi latihan para pemain dari Timnas Indonesia U-23 harus bisa mengasah kemampuan mereka untuk bisa melakukan penyelesaian akhir supaya bisa melangkah ke final,” imbuhnya.

Pandangan ini seolah menjadi alarm dini bagi para pemain untuk tidak sekedar mengandalkan euforia dan dukungan publik di SUGBK, melainkan harus membenahi aspek teknis, khususnya finishing. 

Thailand bukanlah lawan sembarangan. Mereka sudah membuktikan kualitas dengan konsistensi di turnamen ini.

Perlu dicatat, ini adalah pertama kalinya Thailand akan bermain di GBK pada Piala AFF U-23 2025, setelah sebelumnya berlaga di Stadion Patriot. 

Artinya, meski sebagai tim tamu, mereka akan datang dengan semangat membara untuk menjungkalkan Indonesia di hadapan publiknya sendiri.

Meski begitu, Binder Singh tetap percaya diri pada potensi anak-anak muda Indonesia dan strategi dari pelatih Gerald Vanenburg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan waktu persiapan yang singkat, mampukah Garuda Muda menjawab tantangan tersebut dan terbang tinggi ke final? Tunggu saja aksi dari para Garuda muda.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT