GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Tutupi Lagi, Pelatih Timnas Thailand U-23 Jujur soal Drama Eksekusi Kakang Rudianto: Semua Wasit, Baik Wasit Utama dan Hakim Garis...

Menanggapi keputusan wasit soal eksekusi Kakang Rudianto, pelatih Thailand U-23, Thawathcai Damrong-Ongtrakul, memberikan pernyataan blak-blakan. Katanya...
Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:51 WIB
Pelatih Thailand U-23 Thawatchai Damrong-Ongtrakul
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

tvOnenews.com - Semifinal Piala AFF U-23 2025 antara Timnas Indonesia U-23 dan Thailand U-23 diwarnai drama yang tak terlupakan, terutama pada babak adu penalti. 

Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/7) malam WIB, berakhir dengan skor imbang 1-1 hingga waktu tambahan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Garuda Muda akhirnya lolos ke final setelah menang adu penalti dengan skor 7-6. Salah satu momen krusial yang mencuri perhatian terjadi ketika eksekusi penalti Kakang Rudianto harus diulang akibat keputusan wasit.

Kakang, yang merupakan penendang kedua Indonesia, awalnya gagal menuntaskan tugasnya setelah tembakannya ditepis oleh kiper Thailand, Sorawat Phosaman. 

Namun, wasit utama langsung menunjuk titik penalti dan memerintahkan eksekusi ulang. Sorawat dianggap melanggar aturan karena bergerak terlalu cepat sebelum bola ditendang. 

Dalam percobaan kedua, Kakang berhasil menaklukkan kiper dan mencetak gol, yang kemudian menjadi bagian penting dari kemenangan Indonesia.

Menanggapi keputusan tersebut, pelatih Thailand U-23, Thawathcai Damrong-Ongtrakul, memberikan pernyataan blak-blakan. 

Ia menegaskan bahwa keputusan wasit adalah bagian dari pertandingan yang harus dihormati, meski terasa pahit.

"Itu adalah keputusan dari wasit. Semua wasit, baik wasit utama maupun hakim garis, sudah menjalankan tugasnya. Tapi bagi saya, kita harus menerima keputusan dari wasit," ujar Thawathcai usai laga.

Pelatih berusia 51 tahun itu tetap mengapresiasi jalannya pertandingan yang menurutnya berlangsung seru dan penuh sportivitas. 

Ia juga memberikan selamat kepada Indonesia atas keberhasilannya melaju ke partai puncak.

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Indonesia yang berhasil lolos ke babak final. Jika kita bicara soal pertandingan hari ini, itu adalah laga yang sangat bagus. Kedua tim bermain dengan sangat baik dan pertandingan berlangsung fair play," ungkap mantan pemain timnas Thailand era 1990-an hingga 2000-an awal itu.

Meski kalah dalam adu penalti dramatis, Thawathcai tetap menilai anak asuhnya telah berjuang maksimal. 

Hanya saja, ia menyadari bahwa ada kekurangan di sektor penyelesaian akhir yang membuat peluang emas terbuang sia-sia.

"Kalau melihat tim kami, memang masih ada beberapa kesalahan, tapi di sisi lain kami juga mampu menciptakan banyak peluang. Sayangnya, kami tidak bisa memanfaatkannya menjadi gol," ujarnya menambahkan.

Seperti diketahui, adu penalti berlangsung menegangkan hingga delapan penendang dari masing-masing tim. 

Penentuan akhirnya terjadi ketika kiper Indonesia, Muhammad Ardiansyah, berhasil menepis tendangan Yotsakorn Burapha. 

Setelah itu, Alfharezzi Buffon menjadi penentu kemenangan dengan tendangan yang tak terbendung, membuat Indonesia unggul 7-6 dan memastikan tiket ke final menghadapi Vietnam U-23 pada Selasa (29/7) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Thailand U-23 masih punya satu laga tersisa, yakni perebutan tempat ketiga melawan Filipina U-23 pada Senin (28/7). 

Kekalahan dari Indonesia menjadi bahan evaluasi penting bagi Thawathcai untuk memperbaiki performa timnya, terutama di lini serang. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anggota Komisi IV DPR Sebut Beberapa Tantangan Ini Masih Jadi Masalah untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia

Anggota Komisi IV DPR Sebut Beberapa Tantangan Ini Masih Jadi Masalah untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia

Anggota Komisi IV DPR RI Rokhmin Dahuri soroti masa depan pangan Indonesia. Ia menilai negara ini berpeluang di bidang pangan, namun hal ini harus diperhatikan.
Tanggapi Wacana soal Kembali ke UU KPK Lama, Ketua KPK Tegaskan UU Sekarang Tak Kurangi Sisi Kewenangan

Tanggapi Wacana soal Kembali ke UU KPK Lama, Ketua KPK Tegaskan UU Sekarang Tak Kurangi Sisi Kewenangan

Ketua KPK Setyo Budiyanto angkat bicara soal wacana dikembalikan UU KPK lama yang diusulkan oleh mantan Ketua KPK Abraham Samad.
Hadapi Runner Up Wimbeldon 2025, Langkah Janice Tjen Harus Terhenti Pada Babak Ketiga Dubai Tennis Championships

Hadapi Runner Up Wimbeldon 2025, Langkah Janice Tjen Harus Terhenti Pada Babak Ketiga Dubai Tennis Championships

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, gagal melangkah lebih jauh pada ajang WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships setelah takluk dari unggulan kedua.
Wanita Haid Tetap Bisa Raih Pahala Besar di Ramadhan, Ini Amalan Istimewa Menurut Buya Yahya

Wanita Haid Tetap Bisa Raih Pahala Besar di Ramadhan, Ini Amalan Istimewa Menurut Buya Yahya

Wanita haid tak perlu khawatir, tetap bisa meraih pahala besar meski tak puasa di bulan Ramadhan, ini amalan-amalan yang bisa dilakukan kata Buya Yahya.
Jesse Lingard Segera Gabung Klub Brasil Remo, Eks MU yang Sempat Dikaitkan Persib Bandung Ini Tolak Balik ke Eropa

Jesse Lingard Segera Gabung Klub Brasil Remo, Eks MU yang Sempat Dikaitkan Persib Bandung Ini Tolak Balik ke Eropa

Jesse Lingard dikabarkan hampir bergabung dengan Remo di Brasil. Eks MU yang sempat dihubungkan Persib Bandung ini memilih Amerika Selatan.
Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Majed Mohammed Al-Shamrani akan menjadi pengandil di laga penentu Persib melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026). 
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia Akhirnya Ditemukan dan Sudah di Tanah Air, Eks Kapten Timnas Belanda Ini Dipanggil John Herdman?

Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia Akhirnya Ditemukan dan Sudah di Tanah Air, Eks Kapten Timnas Belanda Ini Dipanggil John Herdman?

Thom Haye absen di FIFA Series 2026, John Herdman bisa bidik pemain ini. Eks kapten Timnas Belanda U-20 itu dinilai cocok perkuat lini tengah Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT