GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inilah Syarat Bagi Klub Besar Super League Jika Mau Datangkan Shin Tae-yong, Cukup dengan Satu Hal Ini ...

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memberikan sinyal bagi klub-klub yang mau menggunakan jasanya sebagai pelatih di Super League Indonesia. (17/8).
Minggu, 17 Agustus 2025 - 17:01 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • AFC

Hasil positif bagi Ulsan dengan meraih kemenangan 1-0 atas Jeju SK FC pada pekan ke-25 K League 1, Sabtu (9/8/2025).

Hasil positif disambut hangat oleh para suporter di Korea Selatan dan Indonesia, lantaran membawa tim Ulsan HD berhasil memutus tren buruk yang sebelumnya gagal menang dalam 11 pertandingan terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Shin Tae-yong membuka kemungkinan untuk melatih klub di Super League.

Hal ini disampaikan saat Jeje, penerjemahnya membacakan pertanyaan dari fans Timnas Indonesia.

"Gimana kalau ada klub bola Indonesia yang minta Coach jadi Pelatih?" tanya Jeje.

Merespons pertanyaan tersebut, STY menegaskan syarat utama yang harus dipenuhi bagi klub yang ingin meminangnya.

"Saya belum pernah berpikir ke situ, soalnya klub enggak bisa menyesuaikan gaji saya," ujarnya dilansir dari kanal Youtube JekPot.

Kendati demikian, Shin Tae-yong tidak menutup kemungkinan jika ke depannya bisa melatih salah satu klub Super League Indonesia, yang terpenting menyesuaikan gaji yang dirinya minta.

"Kalau gajinya memang sesuai, tentu," tuturnya.

"Kalau gajinya sesuai, saya bisa profesional maksimal," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong menerima bayaran fantastis saat menukangi Timnas Indonesia.

Besaran gaji Timnas Indonesia Shin Tae-yong diungkap ke publik oleh eks Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam kanal Youtube Deddy Corbuzier pada 2022 lalu.

“(Gaji Shin Tae-yong) Dua miliar per bulan. Itu di luar kendaraan, apartemen, dan sebagainya,” kata Iriawan kepada Deddy Corbuzier.

“Tapi itu kan tim, ada enam pelatih lainnya. Mungkin dia dapat 1,1 lah,” imbuh pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Pelatih asal Korea Selatan itu juga berhasil membawa Timnas Indonesia lolos Piala Asia 2023 setelah 16 tahun penantian.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu Shin Tae-yong juga sukses memastikan Indonesia lolos ke Piala Asia U-20 2023, runner up AFF 2020, serta menggondol perunggu SEA Games 2021.

Pelatih yang pernah mengalahkan Jerman saat masih melatih Korea Selatan di ajang Piala Dunia 2018 itu membawah timnas Indonesia lolos ke Piala Asia dengan tiga kelompok berbeda. (ind)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT