News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hanya di Timnas Indonesia Shin Tae-yong Baru Merasakan Hal Ini: Bahkan Ketika Latih Korea Selatan ..

Setelah lebih dari enam bulan diberhentikan, Shin Tae-yong akhirnya muncul membicarakan kariernya sebagai pelatih Timnas Indonesia, singgung soal masa terpuuruk
Selasa, 19 Agustus 2025 - 23:32 WIB
Mantan Pelatih Timnas Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Setelah enam bulan pasca dipecat dari kursi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengugkap satu fakta tentang dirinya selama menjadi pelatih Timnas Indonesia kurang lebih lima tahun.

Kilas balik, saat timnas Indonesia U-23 gagal main di Olimpiade 2024 Paris setelah takluk 0-1 dari Guinea di babak playoff.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan yang berlangsung di Stade Pierre Pibarot, Kamis (9/5/2024) malam WIB, timnas Indonesia dikalahkan tipis oleh Guinea.

Gol semata wayang Guinea dicetak oleh Ilaix Moriba lewat titik putih penalti di menit ke-29'.

Atas hasil ini, tim Guinea yang dilatih oleh Kaba Diawara memastikan diri lolos ke Olimpiade 2024 Paris dan tergabung di Grup A bersama tuan rumah Prancis, Amerika Serikat, dan Selandia Baru.

Kekalahan ini seperti menjadi pukulan telak bagi tim, Shin Tae-yong pun tampak ikut juga menangis lantaran meratapi kekalahan anak-anak asuhnya.

Tangis Shin Tae-yong pecah di ruang ganti, ia menceritakan blak-blakan peristiwa tersebut.

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • YouTube JekPod

 

"Sebenarnya perasaan saya campur aduk, jujur, waktu itu kita capek capek banget, kan?" ungkap STY kepada Jeje

Cerita Shin Tae-yong, sebelum bertanding di Paris, skuad Garuda baru saja training camp di Dubai sekitar satu bulan.

"Sekitar sepuluh hari, terus ke Doha, Qatar, dan tanding sekitar 20 hari lebih. Habis itu, kami langsung ke Prancis," terang STY dilansir dari kanal Youtube JekPot.

"Cuaca Dubai dan Doha bagus banget, dan seingat saya, kami sampai di Prancis sekitar awal atau pertengahan Mei," tuturnya.

Shin Tae-yong menyatakan bahwa sekitar tanggal 4 atau 5 mereka tiba di Prancis, disambut cuaca sangat dingin.

"Kami gak punya jaket parka, karena berangkat dari negara panas, tapi tiba-tiba Prancis yang dingin. Itu nyiksa banget," ungkap STY.

"Selain itu, kami pilih penginapan di pinggiran kota Paris, karena dikira penginapannya bagus, tapi ternyata nggak. Dingin banget waktu, kamarnya juga dingin, dan sedang direnovasi," sambungnya.

Lebih lanjut, STY juga mengaku kecewa atas keputusan wasit dalam pertandingan tersebut.

"Saya yakin bisa menang kalau para wasit mengambil keputusan adil, pemain-pemain udah main gigih, dan berusaha keras, meski saya diusir karena protes," ujarnya.

Pelatih berusia 54 tahun itu mengaku bahwa pasca kekalahan menyakitkan dari Guinea, merupakan fase paling berat hingga membuatnya sampai menangis.

"Terus, waktu bilang terima kasih ke pemain, beres pertandingan. Saya langsung nangis sesenggukan," cerita Shin Tae-yong.

"Berat banget waktu itu, saya juga nangis gitu aja. Saya bilang terima kasih banyak ke para pemain, udah berjuang sampai sini, dan atas usaha mereka yang maksimal," tuturnya.

Terpaksa terhenti perjalanannya, dan gagal tampil di Olimpiade.

"Saya bilang,'walau berat, kalian sudah main bagus dan saya bangga,'" tuturnya.

"Tapi tanpa sadar, malah saya yang nangis sesenggukan, gara-gara itu semua pemain juga jadi ikut nangis sesenggukan," pungkasnya.

"Tanpa sadar, itu jadi pengalaman saya nangis sesenggukan, bahkan, saya gak nangis waktu menang," sambungnya.

Shin Tae-yong marah pada pertandingan Indonesia vs Guinea
Shin Tae-yong marah pada pertandingan Indonesia vs Guinea
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Hal mengejutkan lagi, Shin Tae-yong mengaku bahwa itu merupakan pertama kali dirinya menangis sepanjang kariernya sebagai pelatih.

Bahkan, ketika memimpin Timnas Korea Selatan mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018, ia tidak menangis.

"Kayaknya saya gak nangis, waktu Korea menang lawan Jerman," ujarnya.

"Menang AFC, mata saya berkaca-kaca," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shin Tae-yong diketahui menjadi orang pertama memenangkan Liga Champions AFC pada 2010 dengan klub yang diasuhnya, Seongnam Ilhwa Chunma, kini sekarang Seongnam FC. (ind)

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Temukan Dugaan Suap ke Penyelenggara Pemilu, Ada Upaya Manipulasi Suara

KPK Temukan Dugaan Suap ke Penyelenggara Pemilu, Ada Upaya Manipulasi Suara

Selain dugaan suap, KPK juga menyoroti persoalan dalam proses rekrutmen dan seleksi penyelenggara pemilu, baik di tingkat pusat maupun daerah.
5 Rekomendasi Acara Akhir Pekan di Jakarta, dari Festival Jazz hingga Pameran Batik

5 Rekomendasi Acara Akhir Pekan di Jakarta, dari Festival Jazz hingga Pameran Batik

Konsep yang diusung berupaya mendekatkan jazz dengan kehidupan urban dan generasi muda melalui pendekatan yang lebih inklusif dan relevan dengan dinamika kota.
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Ia menekankan, kinerja nasional merupakan agregasi dari kinerja pemerintah pusat dan seluruh daerah.
Sempat Tolak Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Maluku Ini Kini Berpeluang Bela Turki

Sempat Tolak Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Maluku Ini Kini Berpeluang Bela Turki

Jayden Oosterwolde kembali jadi sorotan. Bek berdarah Maluku yang sempat menolak Indonesia ini kini berpeluang besar bela Turki.
DKI Masih Butuh Sekitar 5.000 Anggota Satpol PP, Rano Karno Setujui Penambahan Personel

DKI Masih Butuh Sekitar 5.000 Anggota Satpol PP, Rano Karno Setujui Penambahan Personel

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyetujui usulan penambahan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI yang saat ini masih kurang ideal.
Jadwal Pemadaman Lampu Serentak di Jakarta, Catat Waktu dan Lokasinya

Jadwal Pemadaman Lampu Serentak di Jakarta, Catat Waktu dan Lokasinya

Pemprov DKI akan lakukan pemadaman lampu serentak pada 25 April 2026 Hari Bumi, 13 Juni 2026 Hari Lingkungan Hidup, dan pada 26 September 2026 Hari Ozon Sedunia

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT