GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekjen PSSI Yunus Nusi Ajak Masyarakat untuk Tidak Lakukan Demonstrasi: Tak Begitu Penting, Kita Nonton Timnas Indonesia Hari Ini

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, mengajak masyarakat untuk tidak melakukan demonstrasi, dan meminta agar menonton Timnas Indonesia.
Rabu, 3 September 2025 - 10:41 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi (kedua dari kanan)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Maulana Yusuf

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, mengajak masyarakat untuk tidak melakukan demonstrasi, dan meminta agar menonton Timnas Indonesia.

Seperti diketahui, masyarakat Indonesia melakukan demonstrasi besar-besaran di berbagai daerah sejak Senin, 25 Agustus 2025 hingga hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cegah Demonstrasi Anarkis, TNI-Polri Lakukan Patroli Skala Besar
Cegah Demonstrasi Anarkis, TNI-Polri Lakukan Patroli Skala Besar
Sumber :
  • Antara

 

Aksi unjuk rasa penyampaian aspirasi itu awalnya memprotes besaran tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI).

Namun, berubah menjadi kerusuhan dan penjarahan di berbagai lokasi di Indonesia yang diduga dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Akibatnya, sudah ada sekitar sembilan orang meninggal dunia di berbagai daerah. Namun hingga kini, aksi demonstrasi kabarnya terus berlanjut.

Di tengah situasi politik dan keamanan di Indonesia yang sedang tidak kondusif, Yunus Nusi mengajak masyarakat untuk tidak melakukan demonstrasi.

Khususnya untuk hari ini, Rabu (3/9/2025), dia mengajak warga utamanya yang ada di sekitar Jawa Timur untuk menonton Timnas Indonesia. 

Yunus Nusi berharap sepak bola akan menjadi pemersatu bangsa di tengah situasi yang sedang tidak kondusif saat ini.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi (kedua dari kanan)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi (kedua dari kanan)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Maulana Yusuf

 

"Kami bersyukur dari pihak kepolisian, menganggap bahwa sepak bola itu kan menjadi pemersatu kita semuanya. Sepak bola, jangan sampai mencerai beraikan kita," kata Yunus Nusi kepada awak media di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (2/9/2025).

"Bahkan mungkin kita berharap besok (hari ini)semua senang menonton bola. Yang ada demo, tidak usah demo lah, kita nonton timnas. Baik itu di TV, langsung datang kesini. Kita berharap semua bisa berjalan dengan baik," tambahnya.

Sebagai informasi, malam ini ada pertandingan antara Timnas Indonesia U-23 melawan Laos dalam laga perdana Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

Yunus Nusi pun berharap masyarakat untuk datang atau menonton pertandingan yang akan dilaksanakan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo itu.

Selain itu, dia juga berharap suporter Timnas Indonesia agar bisa menyaksikan langsung laga-laga lainnya baik Timnas Indonesia senior maupun U-23.

"Dan kita juga berharap dengan pertandingan tanggal 3 di Sidoarjo. Tanggal 5 di GBT, tanggal 6 di Sidoarjo lagi Tanggal 8 di GBT, tanggal 9 lagi di Sidoarjo. Berjalan dengan baik, akhirnya kawan-kawan masyarakat yang di luar bisa langsung menonton," ujar Yunus Nusi.

Menurutnya, melakukan demonstrasi di tengah situasi keamanan yang sedang tidak kondusif ini tidak begitu penting. Dia pun meminta masyarakat untuk menonton Timnas Indonesia alih-alih unjuk rasa.

"Kemudian yang ingin datang menonton langsung di tribun, langsung juga nonton. Tidak begitu penting untuk demo, apalagi anarkis. Kita berharap sepak bola, mereka nonton. Yang akan membuat pemerintahan kita di desa termasuk Jawa Timur," papar Yunus Nusi.

Untuk Timnas Indonesia U-23, setelah melawan Laos hari ini, mereka akan menantang Makau dan Korea Selatan pada 6 serta 9 September 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Timnas Indonesia senior, skuad Patrick Kluivert itu bakal bersua Taiwan dan Lebanon pada 5 serta 8 Oktober 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya dalam agenda FIFA Matchday.

(yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Tionghoa Lepas Burung Pipit di Vihara, Tradisi Tahun Baru Imlek untuk Buang Sial

Warga Tionghoa Lepas Burung Pipit di Vihara, Tradisi Tahun Baru Imlek untuk Buang Sial

Vihara Dharma Bhakti di kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, mulai dipadati masyarakat Tionghoa sejak pagi pada Selasa (17/2/2026).
Menlu Sugiono Bertemu Utusan Palestina di New York, RI Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Menlu Sugiono Bertemu Utusan Palestina di New York, RI Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, melakukan pertemuan dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB, Menteri Riyad Mansour, di Kantor Perwakilan Palestina di New York.
Momen Hari Raya Imlek 2026, Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu Dapat Remisi

Momen Hari Raya Imlek 2026, Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu Dapat Remisi

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada 44 narapidana pemeluk agama Konghucu di Hari Raya Imlek 2026.
Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia, Ricky Pratama dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya. PSM langsung memanggil sang pemain dan memantau proses hukum.
Kopi Cak Bhabin Jadi Sarana Personel Polri Dekat dengan Warga

Kopi Cak Bhabin Jadi Sarana Personel Polri Dekat dengan Warga

Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program Kobin atau Kopi Cak Bhabin.
Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Ditjenpas sebut pemberian remisi khusus dan pengurangan masa pidana terhadap 44 warga binaan beragama konghucu di Hari Raya Imlek 2026 merupakan bagian dari..
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT