Gerald Vanenburg Bandingkan Dirinya dengan Nova Arianto saat Ditanya soal Persiapan SEA Games
- PSSI
Jakarta, tvOnenews.com – Nama Nova Arianto ikut disebut-sebut di tengah derasnya desakan agar PSSI memecat Gerald Vanenburg, usai Timnas Indonesia U-23 dipastikan gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026.
Dalam laga terakhir Grup J di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (9/9/2025), Garuda Muda kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan.
Gol tunggal Taeguk Warriors dicetak Hwang Do-yoon pada menit ke-7. Hasil tersebut membuat Indonesia hanya finis sebagai runner-up grup dan gagal menembus putaran final.
Kegagalan itu memicu kritik tajam dari publik terhadap Gerald Vanenburg. Banyak yang menilai pelatih asal Belanda tersebut tidak mampu memenuhi ekspektasi.
- Instagram @erickthohir
Erick Thohir minta evaluasi
Menanggapi hasil tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir tetap memberikan apresiasi kepada Garuda Muda yang sudah berjuang keras.
“Ya, tim sudah kerja keras. Tadi coba formasi 4-3-3, 3-5-2, coba lagi dengan formasi lain. Dan akhirnya tetap kalah 1-0 sama Korea, tim yang sangat bagus. Saya rasa kita kalah terhormat,” ujar Erick di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Erick juga memastikan akan meminta Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers melakukan evaluasi menyeluruh terkait performa tim.
“Saya nanti akan meminta Technical Director untuk review semuanya, tidak hanya hasil hari ini, tapi juga persiapan ke depan,” tegasnya.
Erick turut menyinggung hasil imbang tanpa gol kontra Laos di laga perdana yang menurutnya kurang maksimal.
- instagram.com/shintaeyong7777
Di tengah kritik terhadap Vanenburg, sebagian besar suporter mendesak PSSI untuk kembali menunjuk Shin Tae-yong. Selama periode kepemimpinannya 2020–2025, Timnas Indonesia mencatat prestasi bersejarah.
Di level U-23, ia sukses membawa Garuda Muda mencapai semifinal Piala Asia U-23. Sementara di level senior, skuad Merah Putih untuk pertama kalinya menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam wawancara bersama kanal YouTube JekPot pada Agustus 2025, Shin mengaku tidak menutup pintu untuk kembali.
“Saya enggak menutup kemungkinan, soalnya penggemar sepak bola Indonesia sudah kasih banyak hal ke saya,” kata Shin Tae-yong.
“Jadi, saya mungkin kembali kalau ada kesempatan,” tambahnya.
Vanenburg ingin TC jangka panjang
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Meski kritik berdatangan, Gerald Vanenburg berharap tetap mendapat kesempatan membangun tim.
Ia menegaskan pentingnya pemusatan latihan (TC) jangka panjang jika ditunjuk menangani Indonesia U-23 di SEA Games 2025 Thailand, Desember mendatang.
“Untuk program ke SEA Games kalau misalnya kita hanya mendapatkan program seperti sekarang yaitu cuma seminggu berlatih untuk menghadapi turnamen mungkin hasilnya akan sama. Jadi ini memang suatu hal yang tidak bisa (persiapan mepet),” ujarnya.
Vanenburg membandingkan program persiapan Garuda Muda dengan Timnas U-17 asuhan Nova Arianto yang mendapat TC panjang untuk menghadapi Piala Dunia U-17 2025.
Selain itu, ia juga menyinggung perbedaan kualitas skuad saat ini dengan generasi sebelumnya yang sempat tampil di Piala Asia U-23 2024 di bawah asuhan Shin Tae-yong.
“Kalau dibandingkan mungkin dari sisi pemain juga lebih baik (yang sebelumnya). Ada Marselino, Ridho, Ivar Jenner, Struick, Hubner. Mereka juga pemain-pemain yang bagus. Dan mereka juga berlatih lumayan panjang dibanding kita. Itu perbedaannya,” jelas Vanenburg.
Dengan hasil empat poin dari tiga laga, Indonesia hanya menempati posisi kedua Grup J. Namun, poin tersebut tidak cukup untuk bersaing di klasemen runner-up terbaik.
Kegagalan ini membuat Garuda Muda kembali absen di Piala Asia U-23, setelah sebelumnya mencatat sejarah lolos untuk pertama kali pada edisi 2024 di Qatar.
Load more