News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keputusan Gerald Vanenburg Bikin Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Pemain Timnas Indonesia Disuruh...

Media Vietnam begitu kaget sekaligus heran dengan keputusan Gerald Vanenburg kepada pemain Timnas Indonesia U23, bagaimana pandangan media VIetnam soal Timnas?
Jumat, 12 September 2025 - 14:57 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Media Vietnam menyoroti keputusan Gerald Vanenburg untuk Timnas Indonesia U23.

Keputusan tersebut dinilai berpengaruh besar terhadap kegagalan Timnas Indonesia U23 di kualifikasi Piala Asia U23 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya gagal di kualifikasi Piala Asia U23 2026, Timnas Indonesia U23 di bawah asuhan Gerald Vanenburg gagal meraih gelar juara Piala AFF U23 2025 meski bermain di kandang sendiri.

Sebuah catatan yang kurang baik bagi Gerald Vanenburg di masa awalnya menangani Timnas Indonesia U23.

tvonenews

Ditambah lagi bayang-bayang Shin Tae-yong yang sebelumnya cukup sukses dalam membawa Timnas Indonesia U23 bersinar di Piala Asia U23 2024.

Namun jika dilihat secara objektif, tentu kondisi yang dihadapi Gerald Vanenburg sangat berbeda dibanding Shin Tae-yong.

Salah satu yang mudah dilihat adalah dari segi komposisi pemain yang memperkuat Timnas Indonesia U23 era Shin Tae-yong dan Gerald Vanenburg.

Skuad Gerald Vanenburg saat ini tak diperkuat oleh beberapa pemain yang dulu menjadi andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U23.

Menurut Gerald Vanenburg sendiri, kegagalan Timnas Indonesia sendiri diakibatkan oleh faktor fisik para pemain.

"Pelatih Vanenburg mengatakan bahwa kekalahan itu disebabkan oleh kelemahan fisik para pemainnya," tulis media Vietnam, Soha soal pelatih Timnas Indonesia, seperti dilansir tvOnenews.com.

Mendengar alasan dari Gerald Vanenburg, media Vietnam justru heran mengapa pelatih asal Belanda itu malah memaksakan gaya bermain yang mengandalkan fisik sementara sudah tahu fisik pemain Timnas Indonesia tak cukup kuat.

"Apakah tepat mempertahankan gaya bermain yang mengendalikan ketika mereka tahu bahwa kekuatan fisik para pemain mereka tidak mampu mengatasinya? Dan apakah gaya pelatih Eropa cocok untuk pemain Asia?" tulis media Vietnam, Soha.

Menurut pengakuan media Vietnam, sebenarnya mereka juga pernah mengalami hal serupa ketika masih dilatih oleh pelatih dari Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun akhirnya mereka kembali bersinar setelah merekrut pelatih asal Korea Selatan.

"Timnas Vietnam juga menghadapi pertanyaan-pertanyaan ini beberapa waktu lalu, lalu mengatasinya dengan beralih ke pelatih asal Korea, Kim Sang-sik," tulis media Vietnam, Soha.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Jakarta Selatan, Winarko akan dipanggil KPK usai ditemukannya uang 8.500 Dolar Singapura di dalam ruangannya oleh penyidik. 
Kemenag Didesak Jatuhkan Sanksi Tegas ke ASN yang Berurusan dengan Hukum

Kemenag Didesak Jatuhkan Sanksi Tegas ke ASN yang Berurusan dengan Hukum

Sejumlah massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Berkeadilan (Germak) mendadak menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Inspektorat Jenderal Kemenag di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus, Kamis (6/8/2026). 
Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Di tengah tingginya jumlah penyandang diabetes, jutaan pasien masih kesulitan menjalani pengobatan dan pemantauan secara berkelanjutan, sehingga risiko komplikasi masih tinggi.

Trending

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Di tengah tingginya jumlah penyandang diabetes, jutaan pasien masih kesulitan menjalani pengobatan dan pemantauan secara berkelanjutan, sehingga risiko komplikasi masih tinggi.
Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus, Kamis (6/8/2026). 
Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Sebelas dekan baru berbagai fakultas di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dilantik pada Selasa (4/8). Dalam menjalankan tugas, mereka dituntut fokus pada 5 agenda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT