GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Patrick Kluivert, Inilah Dua Pelatih Timnas Indonesia Terbaik Versi Legenda, Tanpa Ragu Sebut Shin Tae-yong Ada di Dalamnya!

Di skuad Timnas Indonesia, hanya sedikit pelatih yang dianggap mampu memberikan dampak besar dan meninggalkan jejak positif. Salah satunya adalah Shin Tae-yong.
Jumat, 19 September 2025 - 16:55 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Julio Trisaputra/ PSSI

Saat ini, Rochi Putiray berkarier sebagai pelatih, dan mengikuti perkembangan Timnas Indonesia yang kini berjuang untuk di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Awalnya, ia menyatakan hanya ada dua pelatih Timnas Indonesia yang menurutnya berkualitas, yaitu Luis Milla dan Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih yang dimaksud adalah Luis Milla, sosok yang juga memiliki kontribusi besar dalam perkembangan Timnas Indonesia. Luis Milla dikenal dengan pendekatan disiplin dan pengembangan pemain muda yang konsisten, sehingga namanya selalu masuk dalam daftar pelatih terbaik yang pernah menangani skuad Merah Putih.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla
Sumber :
  • Instagram/@luismillacoach

 

Menurut seorang legenda sepak bola Indonesia, hanya Shin Tae-yong dan Luis Milla yang berhasil membawa perubahan signifikan dalam kualitas dan mental para pemain Timnas. Shin Tae-yong, khususnya, dipuji karena mampu membangun fondasi yang kokoh meskipun belum membawa tim meraih gelar juara. Peningkatan peringkat FIFA dan progres individu para pemain menjadi bukti nyata keberhasilannya.

"Kalau kita lihat berapa persen pemain yang Shin Tae-yong pegang sampai dia dipecat, berapa banyak pemain lokal yang dikembalikan karena masalah indisipliner. Artinya, kita harus belajar dari situ," ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Vindes.

Pria kelahiran Ambon ini mengaku tidak memahami alasan PSSI memecat Shin Tae-yong, padahal perkembangan tim cukup positif.

Witan Sulaeman dan Shin Tae-yong saat di Timnas Indonesia
Witan Sulaeman dan Shin Tae-yong saat di Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

 

"Saya tidak tahu dengan pola pikir mereka, mereka melihat sukses itu dari juara, tapi Shin Tae-yong memang belum pernah juara, tapi banyak hasil positif yang dia raih," tambahnya.

"Kita berhasil naik peringkat FIFA, para pemain menunjukkan progres, banyak hal positif. Daripada sekali juara tapi tiga tahun hilang, lebih baik progres terus seperti di era Shin Tae-yong karena itu membentuk pondasi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kita sudah punya mental dan karakter, hal ini yang sering tidak disadari netizen," tambahnya.

Selanjutnya, sang legenda yang dikenal dengan gaya nyentriknya membahas isu panas terkait pemecatan Shin Tae-yong, yaitu dinamika ruang ganti. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Ditjenpas sebut pemberian remisi khusus dan pengurangan masa pidana terhadap 44 warga binaan beragama konghucu di Hari Raya Imlek 2026 merupakan bagian dari..
Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beri keleluasaan terhadap keluarga dan kerabat untuk menemui para tahanan di Hari Raya Imlek 2026.
Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pelaku nekat mancarkan aksinya di Inacraft JCC lantaran terdesak ekonomi.
Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Vicky Prasetyo dituding melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama Nunun Lusida. Ia juga menjanjikan suami korban maju jadi cawabup Bandung Barat.
Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Pemerintah Provinsi DKI berikan peringatan keras terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta selama bulan Ramadhan.
Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Menjelang hari raya Idul Fitri yang penuh kemenangan, tradisi berbagi kebahagiaan melalui hantaran atau hampers kembali menjadi tren yang dinanti.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT