News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Peter Withe? Pelatih Inggris yang Bawa Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Tiger 2004, Lama Tak Terdengar, Ia Kini...

Peter Withe pernah menjadi salah satu pelatih Timnas Indonesia yang masih sangat diingat oleh suporter Garuda. 18 tahun berlalu, bagaimana kabarnya sekarang?
Jumat, 19 September 2025 - 17:38 WIB
Eks pelatih Timnas Indonesia Peter Withe
Sumber :
  • Instagram @peter.withe & Asian Cup/Viva

tvOnenews.com - Jauh sebelum adanya Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Timnas Indonesia sempat dilatih oleh manajer kelas dunia yaitu Peter Withe.

Peter Withe merupakan legenda sepak bola Inggris yang meraih kesuksesan luar biasa ketika ia menjabat sebagai pelatih tim nasional Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semasa melatih tim nasional Thailand, Peter Withe sukses mempersembahkan dua gelar Piala Tiger atau Piala AFF serta satu medali emas SEA Games.

Maka tak heran jika PSSI menunjuk Peter Withe sebagai pelatih Timnas Indonesia yang saat itu tengah mengincar trofi Piala Tiger di tahun 2004.

Akan tetapi, Peter Withe justru mengulangi pencapaian pelatih-pelatih sebelumnya yang hanya mengantarkan Timnas Indonesia sebagai runner-up turnamen.

Setelah tak lagi melatih Timnas Indonesia pada 2007, Peter Withe kembali ke Inggris. Ia sempat balik lagi ke Thailand dengan menukangi dua klub lokal.

Tapi siapa sangka, 18 tahun berlalu setelah tinggalkan Timnas Indonesia, Peter Withe justru disibukkan dengan pekerjaan barunya di Inggris.

Kabar Peter Withe

Lahir di Liverpool, 30 Agustus 1951, Peter Withe dikenal sebagai striker dengan postur yang tinggi besar dan selalu memenangkan duel udara dari lawan-lawannya.

Memulai karier sepak bolanya pada 1971, Peter Withe muda bergabung dengan klub Inggris Southport dan tim cadangan dari Ipswich Town.

Setelahnya, sejumlah klub Inggris seperti Barrow, Wolves, Birmingham, Nottingham Forest, Newcastle, Aston Villa, Sheffield United, dan Huddersfield pernah ia bela.

Bukan cuma itu, dua klub dari luar Inggris seperti Arcadia (Afrika Selatan) serta Portland (Amerika Serikat) sempat memakai jasanya.

Namun, kesuksesan sebagai pemain baru ia raih saat gabung Nottingham Forest. Tiga gelar masing-masing First Division, Football League Cup, hingga FA Charity Shield sukses diamankan pada 1977/1978.

Tuah Peter Withe kembali berlanjut di Aston Villa. Empat trofi masing-masing dari First Division, FA Charity Shield, European Cup, hingga European Super Cup didapatkan.

Berkat performa memukaunya di level klub, tim nasional Inggris akhirnya tak ragu memberikan kesempatan untuk Peter Withe sebagai striker utama.

Debutnya terjadi pada 12 Mei 1981. Ketika itu, Inggris kalah dari Brasil dalam laga uji coba. Total 11 caps dicatatkan Peter Withe untuk negaranya dengan torehan satu gol.

Eks pelatih Timnas Indonesia Peter Withe
Eks pelatih Timnas Indonesia Peter Withe
Sumber :
  • Instagram @peter.withe & Asian Cup/Viva

 

Setelah pensiun, Peter Withe langsung terjun ke dunia kepelatihan. Mantan klubnya yaitu Aston Villa menjadi destinasi pertamanya pada Januari 1991.

Pindah ke Wimbledon pada Oktober 1991, metode kepelatihan Peter Withe di sini justru tidak disukai. Ia dipecat setelah melatih hanya 105 hari saja.

Tujuh tahun setelahnya, Peter Withe mencoba peruntungan ke Asia Tenggara. Thailand langsung memintanya sebagai nahkoda teranyar pada Juli 1998.

Di Asia Tenggara, Peter Withe justru sukses besar. Lima tahun di Thailand, tiga trofi bergengsi yang berikan seperti SEA Games 1999 serta Piala Tiger 2000 dan 2002.

Sukses di Thailand, Peter Withe menerima pinangan Timnas Indonesia. Tugas utama yang diberikan oleh PSSI saat itu juara Piala Tiger 2004.

Kendati demikian, Timnas Indonesia besutan Peter Withe kalah di final Piala Tiger 2004. Saat itu, mantan timnya yakni Thailand lagi-lagi menjadi juara.

Tiga tahun Peter Withe bersama Timnas Indonesia. Ia juga dipercaya memimpin skuad Garuda di Piala Asia 2007 yang saat itu menjadi tuan rumah.

Tim Merah Putih gagal total di Piala Asia 2007 dan harus puas terhenti di fase grup. Alhasil, Peter Withe harus merelakkan jabatannya sebagai pelatih di Timnas Indonesia.

Kabar Peter Withe Sekarang

Setelah pergi dari Timnas Indonesia, Peter Withe sempat melatih klub lamanya di Inggris yaitu Stockport pada April hingga November 2012.

Dia bahkan kembali sebentar ke Thailand. Dua klub Thai League PTT Rayong serta Nakhon Pathom United dia latih masing-masing dari tahun 2013 hingga 2016.

Kecintaannya terhadap Thailand juga terbukti saat dia mempunyai klub sendiri di liga setempat bernama Deffo FC. Peter Withe dipercaya sebagai owner pada Mei 2018.

Kini, Peter Withe yang telah berusia 74 tahun menikmati masa tuanya di Inggris. Di sana, dia tetap dianggap legenda oleh fans Nottingham Forest dan Aston Villa.

Sampai sekarang, Peter Withe masih aktif membagikan aktivitasnya semasa aktif di dunia sepak bola melalui website pribadinya peterwitheofficial.com.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di laman tersebut, Peter Withe juga membagikan foto-fotonya semasa menjadi striker hebat Inggris serta menjual berbagai merchandise seperti jersi retro koleksinya.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga nyawa terjadi di jalan Yogya-Wates, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Jumat (3/4/2026).
Mulai Sendiri Perang dengan Iran, Trump Rencana Akhiri Ketegangan karena Takut Kalah di Kongres

Mulai Sendiri Perang dengan Iran, Trump Rencana Akhiri Ketegangan karena Takut Kalah di Kongres

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan sedang berupaya mencari jalan untuk mengakhiri perang dengan Iran, karena ia khawatir kalah di Kongres.
Pengusaha Rokok M Suryo Mangkir dari Panggilan KPK, Kasus Dugaan Korupsi Cukai Kian Disorot Publik

Pengusaha Rokok M Suryo Mangkir dari Panggilan KPK, Kasus Dugaan Korupsi Cukai Kian Disorot Publik

Pengusaha rokok M Suryo mangkir dari panggilan KPK terkait dugaan korupsi cukai. Publik desak KPK bertindak tegas dan transparan.
Mobil Pikap Pengangkut Sayur Terjun ke Sungai Sedalam 10 Meter di Jembatan Getasan Kabupaten Semarang

Mobil Pikap Pengangkut Sayur Terjun ke Sungai Sedalam 10 Meter di Jembatan Getasan Kabupaten Semarang

Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jembatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (3/4/2026).
Hasil Super League: Hansamu Yama Bawa Arema FC Unggul, Penalti David da Silva Paksa Laga Berakhir 1-1 Lawan Malut United

Hasil Super League: Hansamu Yama Bawa Arema FC Unggul, Penalti David da Silva Paksa Laga Berakhir 1-1 Lawan Malut United

Arema FC akhiri tren buruk tiga kekalahan beruntun dengan menahan Malut United 1-1 di Kanjuruhan, Jumat (3/4/2026). Gol Hansamu dibalas penalti David da Silva.
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Sukses Amankan Tiga Poin, LavAni Langsung Kudeta Juara Bertahan dari Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Sukses Amankan Tiga Poin, LavAni Langsung Kudeta Juara Bertahan dari Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan kedua di sektor putra antara LavAni menghadapi Jakarta Garuda Jaya.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT